4 Contoh Surat Jual Beli Motor Secara Tunai atau Kredit

Pada umumnya, setiap transaksi jual beli apapun membutuhkan kesepakatan dan kerelaan dari masing-masing pihak. Salah satunya melalui kesepakatan tertulis yang tercantum dalam surat perjanjian.

Begitu juga dalam jual beli kendaraan bermotor. Antara penjual dan pembeli memembutuhkan surat perjanjian jual beli motor. Tujuannya selain memang bisa mengikat kedua belah pihak. Juga, masing-masing yang bersangkutan memiliki hak dan kewajiban yang harus ditunaikan.

Bahkan, adanya surat jual beli motor bisa menjadi bukti berpindahnya kepemilikan motor dari penjual ke pembeli. Dengan begitu, transaksi yang dilakukan lebih dapat dipercaya dan transparan.

Nah, dalam membuat surat jual beli motor, format penulisan dan isi perlu Anda perhatikan. Agar dapat memberikan manfaat di kemudian hari saat dibutuhkan. Simak artikel ini lebih lanjut untuk Anda jadikan acuan dalam membuat surat jual beli motor.

Apa itu Surat Jual Beli Motor?

perjanjian

Surat jual beli motor adalah surat atau dokumen penting yang berisi informasi hasil kesepakatan antara penjual dan pembeli dalam melakukan transaksi jual beli motor. Surat jual beli motor ini mengatur tata cara bagaimana seharusnya transaksi jual beli dilakukan. Agar tidak ada yang dirugikan dari masing-masing pihak saat melakukan transaksi.

Umumnya, surat ini dibuat untuk transaksi jual beli motor bekas. Hal ini untuk memastikan bahwa motor yang diperjual belikan benar-benar masih dalam kondisi yang bagus dan layak. Lain halnya dengan pembelian motor baru lewat dealer. Dimana bukti transaksi diberikan sesuai dengan SOP dealer yang berlaku, yaitu surat pembelian motor lengkap dengan kwitansi pembayarannya.

Surat perjanjian jual beli motor ini berfungsi untuk mengikat kedua belah pihak yang telah melakukan transaksi. Sehingga, seluruh hak dan kewajiban yang telah tercantum sesuai kesepakatan dapat dipenuhi. Selain itu, surat ini juga dapat digunakan oleh pembeli untuk balik nama motor jika diinginkan.

Informasi yang termuat dalam surat ini harus lengkap dan jelas, baik itu berkaitan dengan informasi pribadi, model transaksi maupun kelengkapan dari motor itu sendiri. Setelah terjadi kesepakatan, maka masing-masing pihak dapat menandatangani surat perjanjian tersebut lengkap dengan materai yang menandakan bahwa surat tersebut sah di mata hukum.

Baca Juga: Surat Perjanjian Jual Beli Tanah

Apa saja Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Membuat Surat Jual Beli Motor?

Sebagai surat resmi yang memiliki kekuatan hukum, maka dalam membuatnya harus disesuaikan dengan format dan ketentuan yang berlaku. Berikut ini beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam membuat surat jual beli motor agar dapat dipertanggung jawabkan di kemudian hari. Berikut selengkapnya:

  1. Identitas Penjual dan Pembeli

Identitas penjual dan pembeli menjadi informasi yang sangat penting sebagai pelaku transaksi. Dalam perjanjian, biasanya penjual disebut sebagai pihak pertama dan pembeli sebagai pihak kedua. Adapun identitas diri dari kedua belah pihak disesuaikan dengan KTP masing-masing, yang meliputi informasi nama lengkap, alamat, pekerjaan, usia, no. KTP, dan lain-lain.

  1. Identifikasi Kendaraan yang Diperjual belikan

Hal berikutnya yang harus diperhatikan yaitu identifikasi sepeda motor yang menjadi objek transaksi. Informasi yang termuat di dalamnya biasanya mencakup model, merek, tahun pembuatan, nomor polisi, nomor BPKB, nomor rangka, warna, dan lain-lain sesuai dengan kondisi motor tersebut.

  1. Kesepakatan Harga dan Cara Pembayaran

Poin ini berisi tentang besaran nominal uang yang harus dibayarkan oleh pembeli kepada penjual berdasarkan kesepakatan harga yang telah disetujui bersama. Selain itu, cara pembayarannya pun harus dijelaskan apakah secara tunai atau kredit, berapa kali harus dibayarkan jika kredit, dan batas maksimal waktu pembayaran selesai.

  1. Kesepakatan Balik Nama

Penjual dan pembeli juga harus menuliskan hasil kesepakatan terkait pengurusan balik nama di BPKB dalam surat perjanjian jual beli motor. Dalam hal ini, informasi yang tercantum meliputi siapa yang harus mengurus pembalikan nama dan siapa yang harus menanggung biaya balik nama tersebut.

  1. Kesepakatan atas Pelanggaran

Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari, penting juga untuk membuat kesepakatan apabila terdapat salah satu pihak yang melanggar perjanjian. Sebaiknya, poin ini dituliskan secara detail dan jelas dengan hal-hal spesifik. Misalnya, adanya jaminan tertentu, keterlambatan yang ditolerir, dan lain sebagainya. Hal ini dilakukan agar semua pihak yang terlibat dalam transaksi tersebut tidak ada yang dirugikan.

  1. Menandatangani Perjanjian secara Sadar dan Tanpa Paksaan

Poin pernyataan perjanjian yang dilakukan secara sadar dan tanpa paksaan penting untuk dituliskan sebagai bukti bahwa kesepakatan dilakukan secara sukarela oleh masing-masing pihak, tanpa adanya tekanan dari pihak manapun.

  1. Tanggal Kesepakatan dan Tanda Tangan Kedua Belah Pihak

Hal penting berikutnya yang harus dicantumkan yaitu tanggal kesepakatan dilakukan beserta tanda tangan kedua belah pihak. Hal ini menunjukkan bahwa masing-masing pihak telah melakukan kesepakatan bersama dan berkomitmen untuk memenuhi masing-masing hak dan kewajibannya. Oleh karena itu, sebaiknya masing-masing yang bersangkutan membaca seluruh isi perjanjian dengan seksama sebelum menandatangani perjanjian.

Nah, itu tadi hal-hal yang harus diperhatikan dalam membuat surat jual beli motor. Tidak sulit, bukan dalam membuat surat jual beli motor?

Baca Juga: Surat Perjanjian Kerjasama

Contoh Surat Jual Beli Motor

Setelah mengetahui beberapa hal penting dalam membuat surat jual beli motor. Berikut beberapa contoh surat jual beli motor yang dapat Anda gunakan sebagai referensi.

Contoh Surat Jual Beli Motor secara Tunai 1

SURAT PERJANJIAN JUAL BELI MOTOR

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama                                                      :

Tempat, Tanggal Lahir                         :

Pekerjaan                                              :

Alamat                                                    :

No. KTP                                                  :

Dengan ini sebagai penjual dan disebut PIHAK PERTAMA.

Nama                                                      :

Tempat, Tanggal Lahir                         :

Pekerjaan                                              :

Alamat                                                    :

No. KTP                                                  :

Dengan ini sebagai pembeli dan disebut PIHAK KEDUA.

 

Kedua belah pihak sepakat untuk mengadakan transaksi jual beli motor dengan ketentuan sebagai berikut:

1.       PIHAK PERTAMA menjamin bahwa sepeda motor yang akan dijual kepada PIHAK KEDUA adalah benar milik pribadi dan sedang tidak dijaminkan kepada siapapun. PIHAK KEDUA juga telah mengetahui kondisi motor yang dimaksud, yaitu:

Atas Nama                             :

Merek Motor                        :

Warna                                    :

No. Rangka                            :

Tahun                                     :

CC Motor                               :

No. Polisi                                :

No. Mesin                              :

No. BPKB                                :

2.       PIHAK PERTAMA akan menjual motor di atas kepada PIHAK KEDUA dengan harga ………………….. (………………………), secara tunai dan tanpa adanya perantara.

3.       PIHAK PERTAMA akan menyerahkan surat-surat kelengkapan beserta motor pada saat PIHAK KEDUA melakukan pembayaran, yakni pada tanggal ………………………

4.       Untuk biaya pembalikan nama akan ditanggung oleh PIHAK KEDUA dan PIHAK PERTAMA akan kooperatif membantu.

5.       Apabila terjadi perselisihan dalam transaksi ini, maka kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikannya secara kekeluargaan dan baru akan ke jalur hukum bila tak ditemui titik terang penyelesaian.

Demikian surat perjanjian jual beli motor ini dibuat rangkap 2 (dua) dengan masing-masing rangkap memiliki kekuatan hukum yang sama. Kedua belah pihak juga dalam keadaan sadar dan tanpa adanya paksaan dari pihak manapun dalam pembuatannya.

 

Jakarta, 16 Juli 2020

PIHAK PERTAMA                                                                          PIHAK KEDUA

 

(……………………….)                                                                         (…………………….)

SAKSI 1                                                                                            SAKSI 2

 

(……………………….)                                                                    (…………………….)

Download Contoh Surat Jual Beli Motor Word .docx

Contoh Surat Jual Beli Motor secara Tunai 2

SURAT PERJANJIAN JUAL BELI MOTOR

Pada tanggal ……………….. telah dilakukan kesepakatan antara …………… sebagai pemilik motor dan ……………… sebagai pembeli motor. Adapun motor yang dijual adalah ………… dengan warna ………………

Berikut ini adalah data diri pihak-pihak terkait:

Nama                                                      :

No. KTP                                                  :

Alamat                                                    :

Kemudian disebut dan bertindak sebagai PIHAK PERTAMA.

Nama                                                      :

No. KTP                                                  :

Alamat                                                    :

Kemudian disebut dan bertindak sebagai PIHAK KEDUA.

Telah diputuskan dan diterangkan hal-hal sebagai berikut:

PASAL 1

PIHAK PERTAMA telah menjual sepeda motor kepada PIHAK KEDUA, dengan kriteria sebagai berikut:

Merek                    :

Tahun                     :

Warna                    :

No. Plat                  :

Kondisi                   :

 

PASAL 2

  1. PIHAK PERTAMA telah menjual motor tersebut kepada PIHAK KEDUA, secara sukarela tanpa adanya paksaan dari siapapun.
  2. PIHAK KEDUA telah membeli motor dari PIHAK KEDUA, secara sukarela tanpa adanya paksaan dari siapapun.
  3. PIHAK PERTAMA adalah pemilik sah dari motor tersebut, dan tidak ada campur tangan pihak lain dalam kepemilikan.

PASAL 3

PIHAK KEDUA telah mengetahui, melihat, dan memeriksa sendiri kondisi sepeda motor tersebut.

PASAL 4

PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA telah sepakat untuk melakukan transaksi jual beli motor tersebut, dengan harga sebesar ……………………….. (…………………………….) yang dibayarkan secara tunai oleh PIHAK KEDUA kepada PIHAK PERTAMA pada saat penandatanganan surat perjanjian ini. Bukti jual beli adalah sebuah kuitansi tersendiri dengan ditandatangani oleh beberapa saksi. 

PASAL 5

Kendaraan bermotor dan surat-suratnya diberikan kepada PIHAK KEDUA setelah penandatanganan surat perjanjian jual beli motor ini.

PASAL 6

Semua cacat dan kerusakan yang timbul setelah perjanjian ini, menjadi tanggung jawab PIHAK KEDUA dan diluar tanggung jawab PIHAK PERTAMA.

PASAL 7

Apabila terjadi perselisihan di antara kedua belah pihak, maka keduanya telah bersepakat untuk menyelesaikannya secara kekeluargaan tanpa membawanya ke meja hukum.

Demikian surat perjanjian jual beli ini dibuat dan ditandatangani oleh kedua belah pihak tanpa adanya paksaan dari siapapun. Perjanjian ini dibuat 2 (dua) rangkap dan ditandatangani di atas materai, dimana kedua belah pihak memiliki kekuatan hukum yang sama.

Gresik, 27 Oktober 2020

PIHAK PERTAMA                                                                        PIHAK KEDUA

 

(………………………….)                                                                 (…………………………)

SAKSI-SAKSI:

  1. ………………………………… (………………….)
  2. ………………………………… (………………….)

Contoh Surat Jual Beli Motor secara Kredit 1

SURAT PERJANJIAN JUAL BELI MOTOR

Kami yang bertanda tangan di bawah ini:

(PIHAK PERTAMA)

Nama                                                      :

Alamat                                                    :

Tempat, Tanggal Lahir                         :

(PIHAK KEDUA)

Nama                                                      :

Alamat                                                    :

Tempat, Tanggal Lahir                         :

 Membuat surat perjanjian untuk kesepakatan tentang pembayaran kredit sepeda motor ……………………. yaitu sebesar …………………………….. (………………………….) dengan ketentuan:

  1. PIHAK KEDUA akan membayar cicilan kredit sebesar tersebut di atas kepada PIHAK PERTAMA setiap bulannya selama 3 (tiga) tahun.
  2. PIHAK PERTAMA tidak memiliki hak apapun terhadap sepeda motor tersebut apabila kredit telah selesai/lunas.

Demikian surat perjanjian ini kami buat dengan sebenarnya dan seikhlas-ikhlasnya tanpa ada paksaan dari siapapun di atas materai, dengan 2 (dua) orang saksi agar dapat digunakan sebagaimana mestinya.

 

Malang, 12 Maret 2020

PIHAK PERTAMA                                                                          PIHAK KEDUA

 

(……………………….)                                                                       (…………………….)

SAKSI-SAKSI:

  1. ………………………………… (…………………….)
  2. ……………………………….. (…………………….)

Contoh Surat Jual Beli Motor secara Kredit 2

SURAT PERJANJIAN JUAL BELI MOTOR

Kami yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama                                                      :

NIK                                                          :

Umur                                                      :

Alamat                                                    :

Selaku penjual, yang selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA.

Nama                                                      :

NIK                                                          :

Umur                                                      :

Alamat                                                    :

Selaku penjual, yang selanjutnya disebut PIHAK KEDUA.

 

Pada hari ini, ……….. tanggal ……………….., telah sepakat untuk mengadakan perjanjian jual beli kredit sepeda motor dengan ketentuan sebagai berikut:

PASAL 1

PIHAK PERTAMA menjual satu unit sepeda motor kepada PIHAK KEDUA dengan harga ………………………… yang bermerek ………………… warna ……………………….. 

PASAL 2

PIHAK KEDUA membayar uang muka sebesar ………………………… dari harga tersebut di atas saat penandatanganan surat perjanjian ini, sedangkan sisanya dibayar per bulan sebesar ………………………….. selama ………. Bulan dengan cara kredit melalui pembayaran tunai.

PASAL 3

PIHAK KEDUA berhak mengambil sepeda motor merek ………………. Sejak penandatanganan surat jual beli kredit ini dan uang muka yang telah dibayar sebagai barang bukti. 

PASAL 4

Waktu pembayaran angsuran per bulan atau jatuh tempo pembayaran angsuran  per bulan setiap tanggal ……………………

PASAL 5

Apabila dalam 2 (dua) bulan berturut-turut tidak membayar angsuran, maka PIHAK PERTAMA berhak menarik kembali sepeda motor tersebut sampai tanggungan PIHAK KEDUA dilunasi.

PASAL 6

PIHAK KEDUA bertanggung jawab penuh atas kendaraan tersebut termasuk pembayan pajak kendaran bermotor.

PASAL 7

Apabila di kemudian hari timbul perselisihan di antara kedua belah pihak, maka akan diselesaikan secara musyawarah atau kekeluargaan. Namun, bila tidak ditemukan titik terang atas permasalahan tersebut, maka akan diselesaikan secara hukum.Demikian surat perjanjian jual beli kredit ini dibuat atas kesepakatan bersama antara kedua belah pihak tanpa adanya paksaan dari siapapun. Perjanjian ini dibuat 2 (dua) rangkap yang bermaterai dengan ketentuan yang berlaku dan ditandatangani oleh kedua belah pihak dan saksi-saksi, sehingga memiliki kekuatan hukum yang sama.

Ngawi, 25 Agustus 2020

PIHAK PERTAMA                                                                            PIHAK KEDUA

 

(………………………)                                                                            (……………………)

SAKSI 1                                                                                       SAKSI 2

 

(………………………)                                                            (……………………)

Itulah beberapa informasi seputar surat jual beli motor beserta contoh-contohnya. Penting bagi Anda untuk selalu membuat surat perjanjian jual beli motor, apabila motor tersebut motor bekas. Agar tidak terjadi kesalahpahaman di kemudian hari. Pastikan juga Anda membuat surat perjanjian jual beli motor dengan benar sesuai dengan ketentuan yang berlaku ya. Semoga bermanfaat!

Tinggalkan komentar