5 Pinjaman BPJS Ketenagakerjaan Plafon Hingga 500 Juta

Apakah Anda pengguna layanan BPJS Ketenagakerjaan? Selain menyediakan layanan asuransi atau jaminan kecelakaan kerja, BPJS Ketenagakerjaan juga memiliki layanan pinjaman.

Ada beberapa program pinjaman BPJS Ketenagakerjaan yang bisa digunakan oleh anggotanya.

Berikut adalah penjelasan mengenai program pinjaman BPJS Ketenagakerjaan yang berisi bunga pinjaman BPJS Ketenagakerjaan Dan cara mengajukan pinjaman di BPJS Ketenagakerjaan.

Program Pinjaman BPJS Ketenagakerjaan

bunga pinjaman bpjs
Tabel bunga pinjaman BPJS Ketenagakerjaan

Kurang lebih ada lima program pinjaman BPJS Ketenagakerjaan. Empat di antaranya adalah pinjaman untuk memenuhi kebutuhan peserta BPJS Ketenagakerjaan pada tempat tinggal.

Satu program pinjaman lainnya adalah pinjaman multiguna yang bisa digunakan untuk berbagai keperluan. Berikut ini adalah informasi selengkapnya.

Kredit Kepemilikan Rumah (KPR)

Kredit Kepemilikan Rumah (KPR)

Sama seperti pinjaman KPR pada umumnya, pinjaman BPJS Ketenagakerjaan jenis KPR ini juga bertujuan agar peserta mampu memiliki rumah tapak/rumah susun yang sehat layak dan terjangkau.

KPR BPJS Ketenagakerjaan ini menyediakan limit maksimal Rp 500 juta dengan tenor hingga 30 tahun. Kriteria KPR ini juga termasuk pengalihan KPR Umum menjadi KPR MLT (Over Kredit).

Bunga yang ditetapkan untuk KPR Non Subsidi/Non MBR dan KPR Over Kredit adalah BI Repo Rater + maksimal 5%.

Jika Anda tertarik untuk mengajukan KPR BPJS Ketenagakerjaan, Anda perlu memenuhi beberapa persyaratan berikut ini.

  • Peserta BP JAMSOSTEK minimal 1 tahun
  • Perusahaan tempat bekerja tertib administrasi kepesertaan dan iuran
  • Belum memiliki rumah sendiri (dibuktikan dengan surat bermaterai)
  • Peserta terdaftar minimal 3 program (JHT, JKK, JKM) dan aktif membayar iuran
  • Bukan Perusahaan Daftar Sebagian (PDS) upah, tenaga kerja, dan program
  • Mendapat persetujuan dari kantor cabang BP JAMSOSTEK terkait persyaratan kepesertaan (dibuktikan dengan formulir rekomendasi)
  • Jika suami dan istri termasuk peserta, maka hanya 1 orang yang dapat mengajukan
  • Memenuhi syarat dan ketentuan terkait KPR yang berlaku di bank penyalur.

Pinjaman Renovasi Perumahan (PRP)

Jika Anda telah memiliki rumah namun membutuhkan dana untuk melakukan renovasi, Anda bisa mengajukan pinjaman BPJS Ketenagakerjaan untuk mendapatkan dana renovasi melalui program Pinjaman Renovasi Perumahaan (PRP).

Pinjaman BPJS Ketenagakerjaan untuk renovasi rumah menyediakan limit hingga Rp 200 juta dengan jangka waktu kredit maksimal selama 15 tahun. Tingkat suku bunga yang dibebankan adalah BI Repo Rate + Maksimal 5%.

Baca juga:  8 Aplikasi Pinjaman Online Lewat WA Terpercaya Langsung Cair

Berikut ini beberapa persyaratan yang harus dipenuhi untuk mengajukan PRP.

  • Peserta BP JAMSOSTEK minimal 1 tahun
  • Perusahaan tempat bekerja tertib administrasi kepesertaan dan iuran
  • Peserta terdaftar minimal 3 program (JHT, JKK, JKM) dan aktif membayar iuran
  • Bukan Perusahaan Daftar Sebagian (PDS) upah, tenaga kerja, dan program
  • Mendapat persetujuan dari kantor cabang BP JAMSOSTEK terkait persyaratan kepesertaan (dibuktikan dengan formulir rekomendasi)
  • Jika suami dan istri termasuk peserta, maka hanya 1 orang yang dapat mengajukan
  • Memenuhi syarat dan ketentuan terkait KPR yang berlaku di bank penyalur
  • Rumah yang akan direnovasi harus dibuktikan dengan SHM atas nama peserta/pasangan dan IMB.

Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP)

Pinjaman BPJS Ketenagakerjaan juga memiliki program pinjaman bagi Anda yang hanya membutuhkan dana untuk pembayaran uang muka pembelian rumah tapak atau rumah susun, yaitu melalui program PUMP.

PUMP ini berlaku untuk rumah subsidi dan merupakan rumah tapak atau rumah susun pertama yang akan dimiliki peserta.

Dana pinjaman uang muka yang bisa Anda dapatkan maksimal sebesar Rp 150 juta dengan tenor hingga 30 tahun. Suku bunga yang ditetapkan sama dengan PRP, yaitu BI Repo Rate + Maksimal 5%.

Apakah Anda tertarik untuk mengajukan PUMP? Jika iya, Anda harus memenuhi persyaratan yang sama dengan persyaratan KPR.

Fasilitas Pembiayaan Perumahan Pekerja/Kredit Konstruksi (FPPP/KK)

Program pinjaman BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya tersedia untuk individu/perseorangan saja. BPJS Ketenagakerjaan juga menyediakan program pinjaman yang ditujukan pada perusahaan pembangunan perumahan.

Kriteria dari FPPP/KK antara lain sebagai berikut.

  • Penerima adalah perusahaan pembangunan perumahan yang membangun perumahan yang merupakan bagian dari program manfaat lainnya BP JAMSOSTEK
  • Mendapat persetujuan BP JAMSOSTEK terkait persyaratan (dibuktikan dengan formulir rekomendasi)
  • Memenuhi syarat dan ketentuan terkait dengan fasilitas pembiayaan perumahan pekerja yang berlaku pada bank penyalur
  • Peserta tidak menunggak membayar iuran selama masa kredit untuk mendapatkan suku bunga khusus.

Pinjaman BPJS Ketenagakerjaan FPPP/KK ini menetapkan tenor maksimal selama 5 tahun dengan suku bunga BI Repo Rate + Maksimal 6%. Untuk mengajukan pinjaman ini harus memenuhi beberapa persyaratan sebagai berikut.

  • Perusahaan pembangunan perumahan yang sudah memenuhi persyaratan masing-masing bank penyalur
  • Mendapat persetujuan bank penyalur
  • Terdaftar sebagai peserta BP JAMSOSTEK
  • Terdaftar minimal dalam 3 program (JHT, JKK, JKM) dan aktif membayar iuran
  • Bukan Perusahaan Daftar Sebagian (PDS) upah, tenaga kerja, dan program
  • Peserta harus aktif membayar iuran selama masa kredit untuk mendapat suku bunga.
Baca juga:  6 Bank yang Melayani Kredit Sertifikasi Guru Hingga 100 Juta

Dana Siaga

dana siaga bpjs

Program Pinjaman BPJS Ketenagakerjaan juga menyediakan pinjaman online multiguna yang bernama Dana Siaga. Dana Siaga merupakan produk pinjaman BPJS Ketenagakerjaan yang bekerjasama dengan bank milik negara dan Bank Raya.

Pinjaman ini bisa diajukan oleh pekerja formal maupun non formal melalui aplikasi JMO. Limit pinjaman yang tersedia mulai dari Rp 500 ribu sampai Rp 25 juta dengan tenor hingga 18 bulan. Bunga yang dibebankan oleh Dana Siaga sebesar 1,24% flat per bulan.

Jika Anda tertarik untuk mengajukan pinjaman BPJS Ketenagakerjaan ini, Anda harus memenuhi persyaratan berikut.

  • Pengajuan melalui aplikasi Jamsostek Mobile (JMO)
  • Khusus untuk nasabah dengan rekening penggajian (payroll) BRI atau Bank Raya
  • Minimal gaji Rp 3 juta
  • Usia maksimal 55 tahun
  • Durasi kerja di atas 2 tahun (di perusahan terakhir)
  • Tidak pernah menunggak BPJS & status member BPJS aktif.

Selain menggunakan pinjaman BPJS, ada opsi lain untuk memanfaatkan BPJS sebagai jaminan yaitu dengan pinjaman koperasi jaminan Jamsostek atau gadai BPJS Ketenagakerjaan.

Tabel Pinjaman BPJS Ketenagakerjaan

Berikut tabel angsuran BPJS Ketenagaerjaan Dana Siaga dengan bunga 1,5% per bulan. Plafon pinjaman mulai dari Rp500 ribu hingga Rp20 juta dengan tenor maksimal 18 bulan.

Plafon1 Bulan6 Bulan12 Bulan18 Bulan
Rp500.000Rp507.500Rp45.416Rp49.167Rp35.277
Rp1.000.000Rp1.015.000Rp90.832Rp98.334Rp70.554
Rp2.000.000Rp2.030.000Rp181.664Rp196.668Rp141.108
Rp3.000.000Rp3.045.000Rp272.496Rp295.002Rp211.662
Rp4.000.000Rp4.060.000Rp363.328Rp393.336Rp282.216
Rp5.000.000Rp5.075.000Rp454.160Rp491.670Rp352.770
Rp6.000.000Rp6.090.000Rp544.992Rp590.004Rp423.324
Rp7.000.000Rp7.105.000Rp635.824Rp688.338Rp493.878
Rp8.000.000Rp8.120.000Rp726.656Rp786.672Rp564.432
Rp9.000.000Rp9.135.000Rp817.488Rp885.006Rp634.986
Rp10.000.000Rp10.150.000Rp908.320Rp983.340Rp705.540
Rp11.000.000Rp11.165.000Rp999.152Rp1.081.674Rp776.094
Rp12.000.000Rp12.180.000Rp1.089.984Rp1.180.008Rp846.648
Rp13.000.000Rp13.195.000Rp1.180.816Rp1.278.342Rp917.202
Rp14.000.000Rp14.210.000Rp1.271.648Rp1.376.676Rp987.756
Rp15.000.000Rp15.225.000Rp1.362.480Rp1.475.010Rp1.058.310
Rp16.000.000Rp16.240.000Rp1.453.312Rp1.573.344Rp1.128.864
Rp17.000.000Rp17.255.000Rp1.544.144Rp1.671.678Rp1.199.418
Rp18.000.000Rp18.270.000Rp1.634.976Rp1.770.012Rp1.269.972
Rp19.000.000Rp19.285.000Rp1.725.808Rp1.868.346Rp1.340.526
Rp20.000.000Rp20.300.000Rp1.816.640Rp1.966.680Rp1.411.080

Cara Mengajukan Pinjaman di BPJS Ketenagakerjaan

Setelah mengetahui beberapa program pinjaman BPJS Ketenagakerjaan, Anda juga perlu mengetahui cara pengajuannya. Bagaimana cara pengajuan pinjaman BPJS Ketenagakerjaan?

Baca juga:  Cara Mencairkan BPJS 10 Persen Secara Online

Berikut ini cara mengajukan pinjaman di BPJS Ketenagakerjaan yang bisa Anda ikuti.

Cara Pengajuan KPR, PRP, PUMP, dan FPPP/KK

  1. Buka aplikasi JMO (pastikan Anda telah memiliki akun aktif JMO)
  2. Pilih “Menu Lainnya” yang ada di bagian “Layanan Lainnya”
  3. Lalu pilih menu “Perumahan Pekerja”
  4. Klik tombol “Ajukan Manfaat”
  5. Pilih Jenis Layanan (KPR, PRP, PUMP, dan FPPP/KK)
  6. Pilih bank penyalur
  7. Pilih tipe properti “Rumah” atau “Apartemen”, lalu klik tombol “Ajukan”
  8. Baca syarat dan ketentuan pengajuan
  9. Isi data kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan (NIK dan Nomor Peserta BPJS Ketenagakerjaan)
  10. Isi data diri (nama lengkap, tempat lahir, tanggal lahir, jenis kelamin, alamat terkini, pekerjaan, penghasilan, pengeluaran rumah tangga, dan lain-lain)
  11. Isi data pengajuan layanan tambahan (jenis layanan, tipe pengajuan, tipe properti,nama properti, alamat properti, harga properti, nilai pengajuan, dan lain-lain)
  12. Unggah dokumen pendukung (foto KTP, pas foto/selfie, slip gaji, dan rekening)
  13. Konfirmasi data pengajuan, lalu klik “SUBMIT”
  14. Konfirmasi persetujuan dengan menekan tombol “Setuju”.

Pengajuan Anda akan segera diproses. Anda bisa memantau proses pengajuan pinjaman melalui fitur “TRACKING PENGAJUAN” yang ada di menu “Perumahan Pekerja”.

Cara Pengajuan Dana Siaga

  1. Buka aplikasi JMO (pastikan Anda telah memiliki akun)
  2. Pilih “Menu Lainnya yang ada di bagian “Layanan Lainnya”
  3. Pilih menu “Dana Siaga”
  4. Klik informasi “Pinang Flexi”
  5. Baca ketentuan layanan pinjaman online, lalu klik “Saya Setuju”
  6. Anda akan dibawa ke tampilan Pinang Flexi
  7. Klik tombol “Daftar Sekarang”
  8. Masukkan nomor HP yang aktif, lalu klik “Daftar”
  9. Klik tombol “Ajukan Sekarang!”
  10. Isi data pengajuan pinjaman (nominal, jangka waktu, dan tujuan pinjaman). Anda akan diberi informasi simulasi angsuran per bulan
  11. Klik tombol “Ajukan Pinjaman”
  12. Masukkan informasi rekening gaji (NIK, jenis bank, dan nomor rekening), lalu klik “Verifikasi Rekening”
  13. Masukkan informasi data diri (foto KTP, pekerjaan, informasi kerabat, dan lainnya)
  14. Pengajuan Anda akan diperiksa kurang lebih 15 menit
  15. Setelah pengajuan diperiksa dan diverifikasi, Anda akan diarahkan ke tampilan informasi penawaran rincian pinjaman
  16. Jika Anda setuju, silakan klik tombol “Terima Penawaran”
  17. Dana akan langsung masuk ke rekening yang Anda daftarkan.

Nah, itulah beberapa informasi mengenai pinjaman BPJS Ketenagakerjaan. Apakah Anda tertarik untuk mengajukan? Proses pengajuannya cukup mudah, bukan? Semoga bermanfaat!

Bagikan:

Tinggalkan komentar