3 Cara Menghapus History Order Aplikasi Gojek Buat Customer (Penumpang), Mudah Kok!

Kehadiran aplikasi Gojek Customer (pengguna) dewasa ini tidak bisa dihindari lagi. Bisa dibilang hampir semua pemilik hp pasti memasang aplikasi ini di hp-nya. Dari anak sekolahan sampai ibu rumah tangga, bahkan para pekerja profesional turut merasakan manfaat aplikasi buatan anak bangsa ini.

Aplikasi Gojek Customer saat ini sudah digolongkan sebagai super app artinya aplikasi yang bisa membantu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Mau beli makanan? Bisa.
Minta diantar naik motor atau mobil? Ayo.
Mau antar barang? Boleh.
Lagi mager tapi mau belanja di supermarket? Bisa.
Jemput obat di apotek? Bisa.

Penggunaan aplikasi Gojek Customer (untuk selanjutnya cukup disebut aplikasi Gojek saja) yang intensif tentunya berpengaruh terhadap kinerja hp. Tiap aplikasi pasti meninggalkan riwayat atau history yang membuat penuh storage hp dan membuatnya tambah lemot.

Keberadaan riwayat ini tidak bisa dihindari karena diperlukan ketika aplikasi sedang digunakan. Tapi sayangnya, ketika aplikasi ditutup riwayat tersebut tidak otomatis dihapus. Nah kali ini akan kita bahas cara menghapus history aplikasi Gojek Customer, biar hp jadi lebih enteng.

Cara Menghapus History Order GOjek buat Penumpang Tahun 2020

Ada banyak cara sebenarnya, kita mulai dari yang paling mudah dulu. Jika cara pertama belum bisa membuat hp lebih ringan, silakan coba cara-cara berikutnya. Oke kita mulai ya ….

  1. Logout apikasi GojekIni adalah cara paling sederhana untuk menghapus history aplikasi Gojek. Buka aplikasinya, lalu buka menu Akun dan tekan tombol KELUAR yang ada di bagian paling bawah.gojek
  2. Hapus cache dan data aplikasiCara ini hanya menghapus data yang dimiliki oleh aplikasi Gojek tanpa menghapus aplikasi itu sendiri. Data yang dihapus meliputi:
    • Username dan password.
    • Riwayat pembelian pulsa dll yang menggunakan Go-Pay.
    • Riwayat pemesanan (Go-ride, Go-food, Go-send, dll).

    Caranya mudah saja, masuk ke Pengaturan lalu pilih Manajemen Aplikasi. Cari aplikasi Gojek Customer, lalu pilih Hapus Data. Selesai.

    gojek

     

     

    Setelah ini, jika Anda membuka aplikasi Gojek maka Anda diharuskan login lagi dengan username dan password Anda.

  3. Uninstall dan instal ulang. Selain dua cara di atas, ada satu cara terakhir yang bisa dilakukan. Yaitu menghapus aplikasi Gojek lalu memasang (instal) kembali.Sebaiknya ini dilakukan jika dua cara di atas tidak berhasil.Caranya, masuk ke Pengaturan lalu pilih Manajemen Aplikasi. Cari aplikasi Gojek Customer, lalu pilih Uninstall. Untuk menginstal ulang, lakukan melalui Google Play Store.

Setelah berhasil melakukan salah satu dari tiga cara tersebut, anda tidak bisa lagi menggunakan aplikasi Gojek. Untuk itu anda harus login lagi menggunakan nomor hp anda. 

Oh ya. Setelah update versi 3.52.2, anda tidak perlu password lagi untuk login ke akun Gojek Customer. Sebagai gantinya, Gojek akan mengirimkan OTP (One Time Password) berupa kode 4 digit melalui SMS. Sesuai dengan namanya, password ini hanya bisa digunakan satu kali saja dan kadaluarsa hanya dalam waktu 2 menit. 

Lalu bagaimana cara login kembali ke aplikasi Gojek? Caranya gampang kok. 

Pertama kali membuka aplikasi Gojek, anda akan disambut oleh tiga tombol: Masuk, Daftar, dan Masuk dengan Facebook. Tombol Masuk dengan Facebook hanya digunakan jika anda ingin menghubungkan akun Facebook dengan akun Gojek. 

gojek

Nah kali ini tentu saja kita akan gunakan tombol Masuk. Setelah itu anda akan diminta memasukkan nomor hp anda yang terdaftar di Gojek. Ketikkan nomor hp tanpa angka awal nol. Misalnya nomor hp 081-987-654-321, maka cukup ketikkan 81987654321 saja lalu tekan tombol Lanjut

gojek

Pada layar berikutnya masukkan kode 4 digit OTP yang dikirim melalui SMS. Perhatikan timer yang menghitung mundur dari 2 menit hingga nol. Itu artinya jika anda tidak menerima SMS OTP, anda harus menunggu 2 menit dulu baru kemudian bisa minta OTP yang baru. Setelah memasukkan kode OTP, tekan tombol Konfirmasi. Tunggu sebentar sementara Gojek memuat halaman awal aplikasi untuk anda, dan setelah itu aplikasi siap digunakan. 

gojek

Ketika menerima kode OTP melalui SMS, anda akan mendapat peringatan agar tidak memberitahukan kode tersebut kepada siapapun, termasuk kepada karyawan Gojek. Kenapa demikian? 

gojek

Sesuai dengan namanya, OTP itu adalah password kita untuk masuk (login) ke akun Gojek. Artinya, dengan berbekal OPT itu siapapun bisa login ke akun Gojek menggunakan nomor hp anda. Itu sebabnya OTP hanya berlaku selama 2 menit untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan. 

Setelah berhasil login ke akun Gojek, anda akan mendapatkan SMS konfirmasi. Ini juga merupakan langkah pencegahan dari Gojek. Jika anda tidak melakukan apa-apa tapi mendapatkan SMS ini, segera lapor kepada Gojek agar bisa segera mengklaim akun anda kembali. 

Mungkin anda bertanya-tanya kenapa ada orang yang mau bersusah-payah merebut akun Gojek milik orang lain? Padahal aplikasi Gojek kan cuma digunakan untuk memesan ojek dan makanan saja? Kalaupun digunakan untuk melakukan order fiktif, keuntungan yang didapat oleh penipu pun tidak seberapa. 

Jawabannya ada pada fitur GoPay di dalam aplikasi Gojek. Seperti kita tahu, GoPay sekarang menjelma menjadi alat pembayaran non-tunai yang sangat diperhitungkan di Indonesia dan bahkan mulai menggerogoti pangsa pasar pembayaran non-tunai lainnya, seperti kartu kredit dan kartu debit. Orang bisa saja lupa membawa dompet dan kartu debit/kredit, tapi hampir tidak mungkin lupa membawa hp ke mana-mana. 

Yang dibidik oleh penipu bukanlah akun Gojek, melainkan saldo GoPay anda. Begitu dia berhasil login ke akun Gojek anda, dengan leluasa dia bisa melakukan apa saja untuk menghabiskan saldo GoPay. Mulai dari memesan makanan, hingga yang paling parah adalah mentransfer saldo GoPay milik anda ke akunnya sendiri. 

Jika hal itu terjadi pada akun anda, jangan harap pihak Gojek bisa membantu anda. Sebagaimana peringatan dalam SMS OTP, kode 4 digit tersebut adalah satu-satunya kunci pengaman akun. Jika anda serahkan kode itu kepada orang lain, itu sama saja anda serahkan kunci rumah kepada orang lain. Dan jika orang itu punya niat jahat, ia bebas melakukan apa saja selama ia memegang kunci rumah anda. 

Tinggalkan komentar