Romantisnya Pernikahan ala Gojek dan Grabbike

Sebagai seseorang yang menjadi saksi hidup perjuangan mas farhan dan mbak irma dalam mencari nafkah di Grabbike dan Gojek, aku turut senang atas pernikahan keduanya. Mas Farhan itu merupakan sosok pekerja keras, tahan banting, dan rajin beribadah. Dia tak segan-segan untuk menghentikan aktivitasnya nggrab, ketika waktunya sholat, atau ketika azan berkumandang.

pernikahan driver gojek dan grabbike
Cerita pasangan driver Gojek Grab

Seneng aja, melihat Mas Farhan dan mbak Irma dapat menikah, mereka adalah pasangan yang sangat serasi. Sama-sama mencari mandiri, sama-sama saling melengkapilah pokoknya. Biasanya, sepulang nggrab, aku dan mas farhan mampir ngopi di warung Burjo Akang Maman, di perempatan gang kontrakan. Sewaktu ngopi, biasanya kami saling berceloteh, menceritakan pengalaman yang kami dapatkan sewaktu ngegrab.

Menjadi Driver Grabbike itu gak seindah apa yang ada di vlog youtube anak-anak muda, yang kalau ketemu cewe cantik, bisa diajak kenalan, trus jadian, trus nikah. Gak, sesederhana kerja, dapetin costumer, trus nganter, trus dapet costumer lagi. Enggak sesederhana itu.

Mas farhan sudah pengen banget nikah dari enam bulan yang lalu. Mas farhan gak muluk-muluk, dia cuman nyari seseorang yang dapat menerimanya dan tidak mempermasalahkan pekerjaannya sebagai seorang driver grabbike. Aku gak tau kapan dan bagaimana ceritanya sehingga mas farhan bisa bertemu dengan mbak irma. Yang jelas prosesnya cepet banget, gak sampe 3 bulan setelah mereka bertemu, kini mas farhan dan mbak irma telah syah menjadi suami istri. Jadilah pernikah ini sebagai, pernikahan gojek dan grabbike.

Menurutku, ini adalah pernikahan yang paling keren, bagaimana tidak, resepsinya dibanjiri oleh driver gojek dan grabbike, lengkap dengan atribut mereka. Sebenarnya, mas firman dan mbak irma tidak menginginkan resepsi seperti ini, mereka hanya ingin pernikahannya berlangsung di KUA, dan ga pake resepsi, ini murni dari kesepakatan persaudaraan driver ojek online, yang urun rembug sehingga dapat menyelenggarakan resepsi sederhana namun seru ini.

Baca juga:  "Namaku Irma, Inilah Kisahku Menjadi Seorang Driver Gojek Wanita"

Sebagai sesama driver ojek online, kami tau betul bagaimana kondisi asap dapur kami, 11-12 sama lah. Untuk itulah, kami memberikan hadiah ini untuk mereka berdua.

Mas farhan pernah bercerita, bahwa dia telah berkenalan dengan seorang wanita, sama-sama driver ojol, hanya saja beda perusahaan, trus dia “ditantang”,

“Mas, kalau perkenalan ini arahnya hanya untuk main-main mending gausah aja, tapi kalau ujungnya ada pernikahan, maka aku mau kenalan”,

kira-kira begitulah kata-kata yang diceritakan oleh mas farhan padaku, mendengar itu, aku langsung bilang,

“bagus to, do’amu dikabulkan Allah SWT, udah iyakan saja, manatau jodoh”,

eh ternyata beneran jodoh. Jodoh memang gak bisa ditebak.

baca cerita lainnya:

Bagikan:

Tinggalkan komentar