Lowongan Pekerjaan di Korea buat Wanita, Gaji Tertinggi!

Pekerjaan di Korea untuk wanita sebenarnya beragam. Selama ini memang mungkin yang paling banyak menyerap tenaga kerja asal Indonesia adalah sektor pabrikan namun tidak menutup kemungkinan adanya peluang di bidang lainnya. Bagaimana tidak, sebagaimana diungkapkan oleh staff BNP2TKI bahwa publik industri Korea siap untuk menyerap berapapun tenaga kerja Indonesia. Namun mereka harus memiliki kemampuan dasar bahasa Korea untuk memudahkan kinerja saat di sana. Tak ada beda pula dengan pekerjaan di Korea untuk wanita, bahasa menjadi syarat mutlak. Tantangan pertama harus ditaklukkan jika ingin mendapatkan pekerjaan di Korea untuk wanita.

Pekerjaan di Korea untuk Wanita dengan Gaji Tertinggi

Tapi kita tidak perlu khawatir karena setiap TKI akan dibekali dengan pelatihan dan kursus untuk memastikan begitu sampai di Korea sudah siap untuk bekerja. Lapangan pekerjaan di sektor lainnya selain bekerja di pabrikan juga tersedia. Semua ini tentunya sangat bergantung pada skill dan kemampuan yang dimiliki oleh tenaga kerja wanita itu sendiri. Ada beberapa lapangan pekerjaan bagi wanita yang menjanjikan gaji tidak kalah menggiurkannya jika dibandingkan dengan bekerja di sektor industri tekstil dan pabrikan sepatu.

Pekerjaan di Korea untuk wanita dengan nominal gaji tertinggi

  • Perawat hewan peliharaan

Di Korea, profesi perawat hewan peliharaan bisa mendapatkan gaji sebesar 10,100,000 KRW. Jika dikurskan ke dalam rupiah bisa mencapai kisaran 100 juta rupiah per bulannya. Meski demikian, tentu saja profesi yang satu ini mengharuskan para tenaga kerja wanita untuk memiliki bekal kemampuan khusus. Bahkan harus sudah dimiliki sebelum berangkat ke Indonesia. Akan lebih baik lagi jika sebelumnya memang sudah memiliki pengalaman bekerja di bidang sejenis seperti perawat hewan, bekerja di salon hewan, penitipan hewan dan sebagainya.

  • Karyawan di bidang akutansi dan keuangan

Profesi dengan gaji tertinggi di Korea untuk tenaga kerja wanita Indonesia lainnya adalah sebagai karyawan di bidang akuntansi dan keuangan. Bagaimana tidak terbilang tinggi karena per bulannya akan bisa mendapatkan gaji sebesar 7,500,000 atau setara dengan nominal 90 juta rupiah. Sungguh jumlah yang menggiurkan bukan? Tapi tentunya tidak semua tenaga kerja wanita bisa mengisi posisi ini. Hanya bagi mereka yang memiliki latar belakang pengalaman bekerja di bidang yang sama atau memiliki keahlian yang sama.

  • Pekerjaan di bidang konsultasi

Lapangan pekerjaan berikutnya yang bisa memberikan gaji dengan nominal yang tidak kalah mencengangkannya adalah menjadi pekerja di bidang konsultasi. Menjadi senior konsultan di Korea bahkan bisa membuat kita mendapatkan gaji sebesar 6,500,000 KRW per bulan. Jika dirupiahkan maka gaji sebesar ini setara dengan 80 juta rupiah. Memang terdengar fantastis tapi tentunya ini sepadan dengan skill yang dibutuhkan agar bisa mengisi lowongan pekerjaan yang satu ini.

  • Perencana bisnis

Korea semakin menunjukkan kemajuannya di bidang bisnis. Hal ini ditunjukkan dengan semakin beragamnya jenis bisnis yang berkembang di Korea. Membidik peluang ini, tenaga kerja wanita dari Indonesia bisa mengambil posisi sebagai perencana bisnis. Asalkan memiliki keahlian dan skill serta pengalaman yang memadai maka jasa sebagai perencana bisnis bisa mendatangkan gaji sebesar 6,113,000 KRW atau setara dengan 76 juta rupiah.

  • Bekerja di bidang pastry dan restoran

Bagi tenaga kerja wanita asal Indonesia yang memiliki kemampuan di bidang kuliner atau pastri bisa mencoba membidik peluang yang satu ini. Banyaknya restoran baru yang bermunculan di Korea bisa memberikan peluang baru bagi kita untuk ikut bergabung di bidang ini dan mendapatkan gaji sebesar 5,000,000 KRW yang setara dengan 60 juta rupiah.

  • Bekerja menjadi guru

Guru menjadi salah satu pekerjaan yang sangat dibutuhkan di Korea. Peluang menjadi guru disini antara lain guru anak ataupun guru bahasa. Faktanya, banyak orang di luar negara Korea yang menjadi guru bahasa di Korea. Gajinya sendiri cukup menggiurkan yaitu sejumlah 2,600,000 KRW atau setara dengan 30 juta rupiah per bulannya.

  • Bekerja menjadi karyawan pabrikan di sektor manufaktur dan tekstil

Bekerja di pabrik sepatu ataupun tekstil Korea tidak bisa dipandang sebelah mata karena menyerap begitu banyak tenaga kerja Indonesia. Untuk nominal gajinya sendiri juga cukup besar karena di tahun 2018 ini upah minimum Korea mengalami kenaikan sebesar 16 persen. Jika dihitung maka setiap pekerja yang rajin dan sering mengambil lembur akan bisa mengantongi gaji sebesar 30 jutaan per bulannya.

Baca juga:

Pekerjaan di Korea untuk wanita dan kebijakan pemerintah Korea

Bekerja di Korea tidak hanya menjanjikan nominal gaji yang cukup besar tapi juga kesejahteraan. Hal ini terlihat dari berbagai kebijakan yang diterapkan oleh pemerintahan Korea untuk mensejahterahkan kaum buruh. Selain adanya peningkatan upah minimum bagi pekerja sebesar 16,4 persen, ada juga rencana untuk meningkatkan lagi tarif upah ini di tahun-tahun berikutnya. Bahkan pemerintah Korea juga berupaya untuk menemukan suatu langkah nyata untuk mencegah adanya keterlambatan pemberian gaji.

Jangan lupa baca:

Secara spesifik, pemerintahan Korea juga memberikan perhatian pada pekerja perempuan yang selama ini terkesan dianak tirikan. Seringkali mayoritas perusahaan Korea lebih mengutamakan keberadaan pekerja laki-laki dibandingkan dengan pekerja wanita. Hal ini tidak terlepas dari anggapan dari mayoritas pemilik usaha yang menganggap bahwa performa pekerja wanita akan mengalami penurunan begitu sudah berkeluarga atau memiliki anak.

Pemerintah Korea akan melakukan perluasan penerapan sistem jam kerja yang fleksibel bagi pekerja wanita. Nantinya, pekerja wanita bisa mendaftar untuk mendapatkan jam kerja yang bisa disesuaikan dengan masa kehamilan dan kebutuhan menjaga anak. Selain itu, pemerintahan Korea juga berusaha untuk memperluas sistem ini sehingga nantinya akan bisa digunakan untuk tujuan merawat keluarga, studi dan juga masa pelatihan. Hal ini tentunya tidak bisa dilepaskan dari usaha pemerintah Korea untuk meningkatkan angka kelahiran anak yang semakin lama semakin mengalami penurunan.

Kesejahteraan pekerja wanita seakan semakin dimanjakan oleh pemerintah Korea dengan adanya peningkatan tunjangan cuti untuk pengasuhan anak.  Hal ini berhubungan erat dengan kerjasama government to government yang diterapkan oleh pemerintahan Indonesia dan Korea sehingga bisa memberikan perhatian kepada kesejahteraan tenaga kerja khususnya tenaga kerja wanita sebagai imbal balik dari banyaknya posisi pekerjaan di Korea untuk wanita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *