Mau Dapat Prioritas Order GoFood? Ini 6 Cara Ampuhnya, Coba Sekarang!

Bagi mitra driver ojek online, terutama GoJek, tutup poin atau tupo adalah target harian yang harus tercapai agar bisa meraih insentif maksimal. Dengan bervariasinya poin dari tiap layanan Go-Jek, maka mitra driver harus pintar-pintar memanfaatkan waktu untuk mengumpulkan poin secara optimal. Dan di antara layanan tersebut, Go-Food menjadi favorit karena menawarkan poin paling besar. Tapi bagaimana cara dapat prioritas order Go-Food? Simak terus yuk!

Mitra dituntut kreatif ketika ngebid supaya bisa tupo secepat mungkin. Dan salah satu cara tercepat adalah mengambil order Go-Food karena poinnya paling besar, yaitu 1,5 poin tiap order. Beda dengan Go-Ride dan Go-send yang hanya 1 poin. 

Secara matematis sudah terlihat bedanya. Jika dalam sehari mitra driver hanya mengandalkan Go-ride dan Go-send, itu artinya mitra harus mendapatkan 25 order supaya bisa meraup 25 poin (tupo). Lain halnya jika 25 poin itu didapat dari order Go-food, berarti hanya perlu 17 orderan saja (17 x 1,5 = 25,5). Selisih 8 orderan itu sangat berarti bagi driver yang tiap hari berpanas-panas di bawah terik matahari. 

Gojek Tupo

Itu sebabnya orderan Go-food selalu jadi primadona dan didamba oleh setiap mitra driver. Bahkan bisa dibilang order Go-food adalah target utama setiap driver. Resiko kecelakaan kecil (karena tidak perlu membawa penumpang), tarif hampir sama dengan Go-ride, peluang mendapatkan tips lebih besar daripada Go-ride, dan tentu saja poin lebih besar. 

Melihat semua keunggulan order Go-food ini, tentunya semua mitra driver berlomba-lomba merebut orderan selama ngebid. Sayangnya orderan disebar oleh sistem algoritma Go-Jek, sehingga kadang cukup sulit untuk mendapatkan orderan ini. Tapi bukan berarti tidak bisa. Bagaimanapun, algoritma Go-Jek tetap bisa diakali supaya akun kita mendapat prioritas order Go-food. Dan paling penting, semua tips di bawah ini legal dan tidak melanggar aturan Go-Jek.

6 Trik Cara Mendapatkan Order Prioritas Go Food

1. Akun harus gacor

Tentu saja ini syarat utama untuk mendapatkan prioritas Go-food. Jangan mimpi bisa berebut order Go-food kalau akun masih sepi atau bahkan gagu. Jangankan Go-food, order Go-send pun tidak akan sudi singgah ke akun yang gagu dan tidak pernah ngebid.

2. Jaga performa harian

Performa harian mitra driver itu bagaikan nilai ulangan harian siswa sekolah. Jika nilainya bagus, maka pak guru juga senang dan semakin semangat mengajar siswanya.Begitu juga dengan performa harian. Jika semakin bagus, maka peluang mendapatkan order juga semakin besar. Jangan harap bisa mendapatkan order jika performa buruk di bawah 50%. Dan lagi, insentif harian hanya diberikan kepada mitra yang performanya di atas 65%. Karena itu jagalah performa demi menjaga peluang mendapatkan order dan poin.

3. Pantang tolak 4 order pertama

Empat order pertama tiap hari itu adalah “tes harian” bagi driver. Jika lulus semua, maka order berikutnya akan mengalir lancar, termasuk order Go-food. Tapi jika salah satunya ditolak, maka algoritma Go-Jek akan menganggap driver tidak serius ngebid. Akibatnya driver hanya akan mendapat orderan sisa, yang ditolak oleh driver-driver lain.Karena itu jangan anggap remeh 4 order pertama ketika ngebid. Setelah menerima 4 order tersebut, silakan jika anda ingin pilih-pilih order. Tapi haram hukumnya menolak 4 order pertama, karena akibatnya akan sangat pedih sepanjang hari itu.

4. Pilih modal gofood SEMUA

Jika 3 tips di atas itu berlaku secara umum untuk semua jenis orderan, maka tips selanjutnya hanya berlaku untuk Go-food.Di aplikasi Driver Go-Jek, mitra bisa mengatur berapa banyak modal yang disediakan untuk mengambil order Go-food. Dimulai dari angka Rp 50.000, Rp 100.000, Rp 200.000, dan SEMUA. Dan demi memperbesar peluang dapat order sebanyak mungkin, maka disarankan untuk menyetel modal menjadi SEMUA.

Cara Server Grab Memberi Order

Tentu saja pilihan ini harus dilakukan dengan konsekuensi mitra driver menyediakan dana sebesar-besarnya untuk menerima order Go-food. Berdasarkan pengalaman saya, order terbesar yang pernah saya terima adalah Rp 450.000. Tapi ada juga rekan lain yang bersedia menerima order Rp 800.000 bahkan ada yang Rp 1 juta!

Pilihan ini membawa resiko yang sangat besar. Oleh karena itu, ketika menerima order besar pastikan konsumen sudah dihubungi dan lakukan segala cara untuk mengurangi resiko kerugian.

Bagi saya pribadi, meskipun menyetel modal SEMUA, tapi saya menolak order di atas Rp 500.000 karena belum siap dengan resikonya. Dan tentu saja tiap penolakan order akan mengurangi performa harian.

5. Stand by dekat resto pada jam makan

Tips ini tentu saja sangat mudah dan kentara. Karena order Go-Jek diberikan berdasarkan jarak terdekat, maka driver yang berada di sekitar resto akan mendapat peluang lebih besar mendapatkan order.Itu sebabnya sering ditemukan sekumpulan driver Go-Jek yang ngetem atau menunggu orderan di dekat resto fast food terkemuka pada jam-jam makan. Dan mudah ditebak, tiap kali ada order masuk bisa dipastikan salah satu dari mereka yang mendapatkannya.

Tentu saja harus diingat, tips nomor 1 – 3 harus dijalankan lebih dulu sebelum menjalankan tips nomor 5 ini. Percuma ngetem di dekat resto fast food jika performa sudah hancur, atau pernah menolak 1 dari 4 order pertama.

6. Ambil kesempatan langka

Berburu orderan itu sama dengan berburu peluang. Jika di satu tempat ada 10 driver, maka tiap driver memiliki peluang sebesar 1/10 atau 10% untuk mendapatkan order. Sebaliknya, jika di tempat itu hanya ada 1 driver, maka driver tersebut memiliki peluang sebesar 1 atau 100%.order gofood

Tapi apakah ada peluang sebesar itu? Jawabnya: ADA.

Peluang terbesar mendapatkan order adalah ketika driver lain berhalangan atau tidak sanggup ngebid. Waktu-waktu tersebut di antaranya adalah: dini hari, ketika hujan turun, dan libur Lebaran.

Sebagian besar driver tentu saja beristirahat pada malam hari. Karena itu pada waktu dini hari hanya ada sedikit driver yang stand by. Justru pada jam-jam dini hari itulah order Go-food biasanya meningkat karena tentu saja orang sudah enggan keluar rumah membeli makan. Berburu orderan Go-food pada waktu dini hari punya peluang sangat besar karena hanya sedikit driver yang ikut berebut.

Cuaca juga bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan peluang. Ketika hujan turun, sebagian besar driver justru malah mematikan aplikasinya. Padahal, konsumen tidak berhenti order Go-food hanya karena hujan turun. Inilah waktu yang tepat untuk memperbaiki riwayat orderan. Pada saat hujan, tentu saja orang hanya akan mengorder Go-food, bukan Go-ride.

Libur Lebaran adalah saat di mana mitra driver pulang kampung. Driver boleh saja berkurang, tapi konsumen tidak peduli dan tetap mengorder tiap hari. Inilah peluang besar bagi driver yang tetap aktif selama liburan.

Perhatikan!

Di antara tips-tips di atas, poin nomor 5 dan 6 adalah yang paling penting dan menentukan. Lakukan tips tersebut secara konsisten dan teratur, maka riwayat orderan Anda akan dipenuhi oleh orderan Go-food. Dengan begitu algoritma Go-Jek akan mengenali Anda sebagai spesialis Go-food dan pada akhirnya akan mendapat prioritas orderan Go-food. 

Tidak ada notifikasi atau pemberitahuan khusus dari Go-Jek tentang hal ini karena secara resmi Go-Jek tidak pernah punya sistem prioritas Go-food. Tapi jika tiap hari Anda mendapatkan order Go-food lebih banyak daripada Go-ride atau Go-send, maka bisa dikatakan Anda sudah mendapatkan prioritas tersebut. 

Jika sudah menjadi prioritas Go-food, tentu saja harus diingat bahwa Anda tetap harus menerima semua order yang masuk, baik Go-food ataupun bukan. Aturan dasar tetap berlaku meskipun anda sudah jadi prioritas. Jika lengah sedikit saja, maka status prioritas itu bisa hilang dan Anda harus mengulang semuanya dari awal lagi. 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *