Cara Jadi Agen JNE: Syarat, Biaya, dan Keuntungan

Cara Jadi Agen JNE – Dewasa ini, banyak orang yang membutuhkan jasa pengiriman saat berbelanja. Selain karena efisiensi waktu, biaya yang dibutuhkan pun akan lebih efektif. Salah satu jasa pengiriman terbaik di Indonesia adalah JNE, karena hampir terdapat di seluruh wilayah Indonesia.

Oleh karena itu, bagi Anda yang sedang ingin berwirausaha, tak ada salahnya untuk menjadi agen jasa pengiriman. Berikut ini cara jadi agen JNE untuk Anda yang ingin mencoba bisnis jasa pengiriman.

Mengenal JNE

jne

JNE atau PT. Jalur Nugraha Ekakurir ialah perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengiriman dengan jaringan yang luas di Indonesia. Perusahaan ini telah berdiri sejak tahun 1990 yang memulai usahanya dengan mengirimkan barang atau dokumen ke luar negeri.

Lini bisnis yang dilakukan oleh perusahaan pengiriman ini adalah penyimpanan dan pendistribusian, pengiriman, kepabean, transportasi, pengiriman uang, dan penjemputan bandara.

Beberapa layanannya meliputi super speed (pengantaran yang waktunya telah disepakati dengan mengutamakan kecepatan), YES (pengantaran untuk esok hari), reguler (waktu penyampaian 1-7 hari), dan OKE (pengiriman dengan ongkos ekonomis dan waktu yang lebih lama dari reguler).

Di tahun 2018, terdapat 6800 agen dan lebih dari 40.000 karyawan JNE yang tersebar di Indonesia. Apabila Anda berminat menjadi agen JNE, yuk simak apa saja syarat menjadi agen di JNE!

Syarat Menjadi Agen JNE

agen jne

Salah satu cara jadi agen JNE adalah harus melengkapi syarat yang ditentukan. Ada beberapa syarat cara jadi agen JNE yang perlu Anda siapkan, diantaranya sebagai berikut:

  1. Syarat Administrasi Secara Umum

Syarat administrasi yang harus dilengkapi meliputi :

  • Melengkapi formulir pendaftaran SCRF (Sales Counter Registration) yang bisa didapatkan di cabang utama/ cabang.
  • Membawa fotokopi pemohon 1 lembar.
  • Mencetak pas foto pemohon (background merah) 4×6 sebanyak 1 lembar.
  • Fotokopi rekening koran 3 bulan terakhir.
  • Membayar biaya perlengkapan sales.
  • Membayar uang jaminan
  • Fotokopi bukti kepemilikan tempat lokasi usaha 1 lembar, dapat membawa surat perjanjian sewa bagi tempat yang berstatus sewa dan Sertifikat Hak Milik/ Akta Jual Beli (AJB) untuk tempat berstatus milik pribadi.
  • Fotokopi SKUD (Surat Keterangan Domisili Usaha) sebanyak 1 lembar.
  • Mendapatkan ijin dari Dinas Perijinan Pemerintah Daerah Setempat dengan menyertakan fotokopi Surat Keterangan Domisili Usaha.
  • Fotokopi bukti pembayaran PBB (Pajak Bumi Bangunan) dalam 1 tahun terakhir.
  • Menyertakan foto dan denah lokasi usaha dari luar dan dalam. Tampak luar diperoleh dari 4 sisi, yaitu dari depan, kanan, kiri, dan arah jalan. Tampak depan dari 4 sisi juga yaitu kanan, kiri, menghadap luar dan dalam.
  1. Syarat Lokasi

Tidak semua lokasi dapat disetujui apabila ingin menjadi agen JNE. Berikut ini syarat lokasi yang wajib Anda penuhi:

  • Jarak antar agen satu dengan agen lain minimal 1 kilometer.
  • Dilarang menggunakan satu gedung untuk membuka beberapa agen, walaupun kepemilikannya berbeda.
  • Minimum ruangan berukuran 3×4 meter atau mengikuti standar kios apabila lokasi berada di suatu gedung perkantoran/pertokoan.
  • Bangunan merupakan ruko permanen dengan lantai keramik dan ber-AC.
  • Listrik minimal 1300 watt.
  1. Syarat Perlengkapan Kerja

Agar pelaksanaan usaha berjalan dengan lancar, maka diperlukan perlengkapan yang memadai. Berikut beberapa persayaratan perlengkapan kerja yang harus Anda penuhi sebelum menjadi agen JNE:

  • Terdapat ISP (Internet Service Provider) dengan minimal kecepatan 1 Mbps.
  • Terdapat 2 unit komputer atau lebih yang berguna untuk server dan client. Komputer server (hard disk 500 GB, Windows 7 64 bit, memory 4 GB, dan Processor Core i3) dan komputer client (hard disk 32 GB, Windows 7 64 GB/ Windows XP, memory 2 GB, dan Processor Core 2 Duo).
  • Jaringkan komunikasi harus aktif.
  • ATK (Alat Tulis Kantor) memadai.
  • Tersedia keranjang sortir warna biru berukuran 68x48x40 dengan bahan plastik sebanyak minimal 4 buah.
  • Tersedia trolley.
  1. Syarat penjualan

Cara jadi agen JNE tidak hanya melengkapi syarat administrasi, perlengkapan, dan lokasi. Anda pun juga harus memenuhi syarat penjualan yang akan berlaku setelah usaha Anda beroperasi. Syarat penjualan berupa target yang harus diperoleh oleh agen. Terdapat masa percobaan selama 3 bulan pada awal operasi dengan penilaian sebagai berikut :

  • Target penjualan, untuk KCU grade A (Rp. 50.000.000), grade B dan C (Rp.10.000.000), dan grade D serta E (Rp. 2.000.000).
  • Standar Operating Procedure (SOP) harus dijalankan dengan baik.
  1. Syarat lainnya

Selain keempat syarat diatas, terdapat syarat lain yang wajib dipenuhi calon agen. Berikut beberapa syarat lain cara jadi agen JNE:

  • Calon agen harus mengikuti interview saat mengembalikan berkas persyaratan.
  • Wajib mengikuti pelatihan berupa pelatihan FLDP (Front Line Development) selama 1 hari dan PKL (Praktik Kerja Lapangan) selama 2 hari.
  • Wajib membayar pajak dan biaya reklame sesuai ketentuan yang berlaku.
  • Kepemilikan hanya dipegang oleh 1 pemilik atau apabila berbentuk badan usaha adalah 2 titik Sales Counter.
  • Apabila mendapatkan pendapatan rata-rata mencapai Rp. 50.000.000 selama 1 tahun maka disarankan untuk mengubah usaha menjadi badan usaha berbadan hukum.
  • Menyetor hasil penjualan yang sudah dipotong komisi maksimal H+1 beserta laporan penjualan.
  • Apabila ingin mengajukan penambahan lokasi harus memenuhi syarat beroperasi selama minimal 2 tahun, mencapai penjualan rata-rata Rp. 150.000.000/bulan selama 1 tahun, dan tidak memiliki catatan pelanggaran.
  • Mendapatkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas dan memadai. SDM yang dimaksud harus memenuhi persyaratan yakni usia minimal 18 tahun, pendidikan minimal SMA/ sederajat, mampu mengoperasikan komputer terutama MS Office, memiliki SIM C atau SIM A, sehat jasmani rohani, berpenampilan menarik, jujur, disiplin, dan visioner.

Baca Juga: Cara Menjadi Agen Lion Parcel

Biaya Agen JNE

Setelah semua syarat cara jadi agen JNE Anda lengkapi, saatnya Anda juga melengkapi biaya pendaftarannya. Dikutip dari berbagai sumber, Anda cukup membayar biaya administrasi sebesar Rp 2.000.000.

Namun, pihak JNE juga akan menarik uang jaminan (deposit) minimal Rp 5.000.000. Biaya ini dapat diambil setelah kontrak dengan perusahaan selesai. Kesimpulannya, jika diluar dari total biaya tersebut, Anda perlu biaya yang lebih besar untuk melengkapi perlengkapan kantor dan mencari tempat.

Cara Mendaftar Agen JNE

Cara jadi agen JNE belum sempurna jika Anda belum mendaftar. Anda bisa mendaftar secara offline. Berikut ini  cara jadi agen JNE yang perlu Anda perhatikan:

  1. Datanglah ke kantor cabang JNE terdekat untuk mengumplkan semua berkas persyaratan cara jad agen JNE dan mengisi formulir pendaftaran.
  2. Petugas akan memeriksa berkas Anda dan apabila dirasa telah lengkap, maka petugas akan melakukan survei lokasi usaha. Pastika lokasi yang akan digunakan sudah memenuhi syarat cara jadi agen JNE.
  3. Apabila berkas dan hasil survei sudah sesuai, Anda akan diminta membayar uang deposit seperti yang telah kami jelaskan di atas.

Biasanya, besaran biaya deposit untuk memenuhi cara jadi agen JNE masing-masing cabang berbeda. Sebaiknya, Anda langsung menanyakan perihal biaya ke kantor cabang JNE terdekat.

Keuntungan Menjadi Agen JNE

Apabila Anda sudah menjadi agen JNE, pihak perusahaan telah menentukan keuntungan yang dibagi dalam sistem prosentase. Keuntungan tersebut ditetapkan berdasarkan omset yang diperoleh, yaitu :

  • Omset kurang dari Rp 5.000.000/bulan mendapat 22% bagi hasil.
  • Omset Rp 5.000.000 – Rp 10.000.000/bulan mendapat bagi hasil sebanyak 25%.
  • Omset diatas Rp 10.000.000/bulan mendapat keuntungan sebanyak 27%.
  • Penjualan produk OKE mendapatkan komisi 15%.
  • Penjualan produk trucking memperoleh profit sebesar 10%.

Catatan : Bonus ini berlaku untuk seluruh produk JNE termasuk YES, reguler, pengiriman paket internasional, dan SS.

Dari prosentase keuntungan tersebut, apabila Anda mendapatkan perolehan penghasilan sebesar Rp 10.000.000, maka keuntungan 27% sebanyak Rp 2.700.000 per bulan. Dengan demikian, uang untuk dana jaminan akan kembali dalam waktu 2 bulan.

Itulah informasi seputar cara jadi agen JNE yang bisa Anda perhatikan sebelum mendaftar. Pastikan untuk membuat anggaran dan strategi terlebih dahulu sebelum mengajukan permohonan, agar dapat memperoleh keuntungan dengan segera.

Tinggalkan komentar