Cara Menjadi Agen Properti Perorangan yang Sukses

Proses jual beli ataupun sewa menyewa properti tergolong panjang. Keberadaan agen properti bisa menjadi jembatan untuk memudahkan proses jual beli atau sewa menyewa ini.

Menjadi agen properti perorangan adalah salah satu profesi dengan penghasilan yang menjanjikan.Akan tetapi, agen properti bukan hanya sekedar “calo”.

Anda harus mengetahui pengetahuan-pengetahuan yang berkaitan dengan properti. Anda juga harus memiliki relasi yang luas agar bisnis Anda lancar.

Artikel ini akan memberikan sedikit ulasan mengenai cara menjadi agen properti perorangan online, atau freelance. Silahkan menyimak!

Apa itu Agen Properti Perorangan?

agen properti perorangan

Agen properti adalah istilah lain dari broker. Ketika Anda menjadi agen properti, berarti Anda menjadi perantara antara pembeli dengan pihak penjual.

Keberadaan profesi ini bertujuan untuk memudahkan para penjual atau pembeli ketika melakukan transaksi, baik transaksi jual beli maupun sewa menyewa yang berkaitan dengan properti.

Agen properti terbagi menjadi dua jenis, yaitu agen independen atau perseorangan dan agen bersertifikat.

Untuk jenis agen bersertifikat, berarti agen yang berada di bawah naungan agensi properti, seperti agensi properti Ray White, Century 21 Indonesia, Brighton, Linktown, Era Indonesia, dan sebagainya.

Cara Menjadi Agen Properti Perorangan

Cara Menjadi Agen Properti Perorangan

Cara menjadi agen properti perorangan tidak semudah yang Anda bayangkan. Karena, ketika berbicara mengenai properti, otomatis akan berhubungan berkaitan dengan hak yang dimiliki seseorang atas tanah atau bangunan dengan bukti kepemilikan.

Seperti Sertifikat Hak Milik (SHM), Sewa Guna Usaha (SGU), letter C, petok D, dan lain-lain. Selain itu, Anda juga harus memiliki pengetahuan yang berkaitan dengan PBB dan ketika transaksi ada proses pembuatan Akta Jual Beli di notaris atau PPAT setempat.

Jadi, Anda harus menguasai seluk beluk mengenai hal-hal tersebut sebelum menjadi agen properti. Keterampilan berkomunikasi dan negosiasi sangat penting untuk Anda kuasai.

Jangan lupa, Anda juga harus menguasai ilmu marketing agar profesi sebagai agen properti berjalan dengan sukses. Memiliki relasi yang luas juga bisa membantu Anda untuk sukses bekerja di bidang ini.

Baca juga:  Harga Briket Ekspor per Ton Terbaru 2024

Saat ini sudah banyak situs online yang menyediakan informasi properti yang dijual atau disewakan. Anda bisa memasarkan properti Anda di situs-situs tersebut. Berikut ini adalah cara daftar agen properti perorangan secara online:

1. Cari Situs Jual Beli properti yang Memiliki Banyak Trafik

Pilih situs properti seperti rumah123.com, 99.co, halorumah.id, dan lamudi.co.id. Pilih situs yang sesuai dengan kriteria Anda. Pastikan situs yang Anda pilih memiliki pengunjung yang sesuai dengan target Anda.

2. Buat Akun dan Selesaikan Pendaftaran Sebagai Agen

Melengkapi persyaratan registrasi. Sebelum melakukan registrasi, harap lengkapi terlebih dahulu persyaratannya agar proses registrasi berjalan lancar. Email adalah salah satu hal yang harus Anda miliki untuk proses registrasi.

3. Lengkapi Profil Agen

Registrasi. Pada proses ini, Anda akan disuruh mengisi form biodata. Anda harus mengisi form yang tersedia dengan lengkap, jelas, dan sejujurnya.

4. Pasang properti yang ingin di iklankan

Pasang iklan properti. Ketika anda sudah berhasil melakukan registrasi, langkah selanjutnya yang bisa Anda lakukan adalah memasang iklan properti yang ingin Anda jual.

Pastikan Anda memberi informasi secara detail, seperti info mengenai jenis properti, luas, dan statusnya. Anda juga bisa menambahkan foto agar pembeli dapat melihat propertinya.

5. Bayar fee untuk promosi properti

Tidak semua situs menyediakan kolom pemasangan iklan secara gratis. Terkadang ada situs yang mensyaratkan pembayaran fee terlebih dahulu sebelum iklan terpasang. Jadi, pastikan Anda membayar fee agar iklan Anda dapat terpasang.

6. Ukur kinerja iklan

Mempelajari statistik pengunjung. Anda dapat melakukan analisa terhadap pengunjung untuk melihat iklan yang Anda pasang efektif atau tidak.

7. Iklankan Listing di Meta Ads atau Google Ads

Saat ini calon pembeli rumah banyak menghabiskan waktunya menggunakan media sosial seperti facebook, instagram, twitter, dan lain sebagainya.

Oleh karena itu, Meta Ads dan Google Ads adalah platform iklan paling efektif untuk menghasilkan prospek dan leads pembeli properti.

  • Pertama, keduanya memberikan akses ke basis pengguna yang luas dan beragam. Ini memungkinkan Anda untuk mencapai sejumlah besar orang yang mungkin tertarik pada pembelian properti.
  • Kedua, Meta Ads dan Google Ads keduanya memiliki opsi penargetan yang sangat spesifik. Anda dapat menargetkan berdasarkan lokasi, demografi, minat, dan bahkan perilaku. Misalnya, Anda bisa menargetkan orang-orang yang baru saja menikah, orang yang mencari informasi tentang hipotek, atau orang yang telah mengunjungi situs web Anda sebelumnya.
  • Ketiga, iklan dapat ditargetkan berdasarkan tahap dalam perjalanan pembeli. Misalnya, Anda dapat menggunakan iklan untuk mendidik prospek, mendorong mereka untuk mempertimbangkan produk atau layanan Anda, atau mendorong mereka untuk melakukan pembelian.
  • Terakhir, Anda dapat melacak kinerja iklan Anda dan melakukan penyesuaian sesuai kebutuhan. Anda dapat melihat berapa banyak orang yang melihat iklan Anda, berapa banyak yang mengkliknya, dan tindakan apa yang mereka lakukan setelahnya.
Baca juga:  3 Cara Menjadi Agen SiCepat Beserta Syarat & Keuntungannya

Dengan strategi yang tepat, Meta Ads dan Google Ads dapat menjadi alat yang sangat efektif untuk mendapatkan prospek dan leads dalam penjualan properti.

Baca juga: Cara Menjadi Agen TIKI

Tips Menjadi Agen Properti Perorangan

Sistem kerja freelance akhir-akhir ini banyak diminati oleh masyarakat. Banyak jenis pekerjaan yang menerapkan sistem ini, seperti penulis konten, fotografer, desain grafis, penerjemah, dan admin media sosial.

Anda juga bisa menjadi freelance agen properti. Berikut ini adalah cara jadi agen properti freelance yang bisa Anda ketahui:

Dapatkan lisensi Real Estate

Dapatkan lisensi real estate broker. Untuk mendapat kepercayaan lebih kepada calon pembeli, Anda perlu memiliki sertifikat melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Broker Properti. Sertifikat broker properti terbagi menjadi beberapa jenis, antara lain adalah:

  • Broker properti. Digunakan untuk pekerja di bidang penjualan, penyewaan, dan kegiatan tukar menukar properti.
  • Manajemen broker properti. Digunakan untuk pekerja di bidang pengelila kantor broker properti.
  • Manajemen properti investasi. Digunakan untuk pekerja d bidang konsultasi dan investasi manajemen penjualan, pembelian, atau penyewaan aset properti.

Masuk Agensi Properti

Menemukan kantor agen properti. Melalui kantor properti, Anda bisa mengembangkan potensi Anda pada bisnis ini. Cari kantor agen properti yang memiliki kredibilitas baik.

Ikuti Seminar Properti

Mengikuti seminar atau event gathering mengenai bisnis properti. Melalui kegiatan seperti ini Anda bisa menambah wawasan Anda mengenai properti.

Anda juga bisa bertemu dengan banyak orang yang berkecimpung di dunia agen properti. Sehingga Anda bisa melebarkan relasi Anda.

Begabung dengan Komunitas

Bergabung dengan komunitas AREBI (Asosiasi Real Estate Broker Indonesia). Melalui komunitas banyak hal yang bisa Anda dapatkan, mulai dari ilmu mengenai properti sampai relasi.

Baca juga:  Untung Rugi Menjadi Agen Pos Indonesia

Manfaatkan teknologi. Saat ini teknologi sangat memiliki pengaruh di kehidupan manusia. Melalui teknologi Anda bisa menjalankan bisnis properti dengan lebih mudah.

Anda bisa memanfaatkan media sosial atau situs yang menyediakan wadah untuk Anda menginformasikan properti yang sedang Anda jual atau sewakan.

Baca juga: Tips Memilih Agen Kerja di Australia

Kesimpulan

Melalui internet, Anda bisa mendapatkan calon pembeli dengan lebih mudah. Anda juga bisa membagikan pengetahuan atau pengalaman Anda terkait properti pada blog untuk meningkatkan reputasi dan menarik peminat.

Persiapkan modal. Untuk mendapatkan lisensi broker properti ada biaya yang harus Anda keluarkan. Untuk mengikuti seminas atau event gathering ada biaya yang harus Anda keluarkan, karena ada seminar yang memungut biaya.

Untuk memasang iklan di situs atau media sosial Anda harus mengeluarkan biaya. Jadi, Anda harus mempersiapkan modal sebelum terjun di bidang agen properti.

Itulah beberapa tips yang bisa Anda terapkan terkait cara menjadi agen properti perorangan, online, dan freelance. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk Anda yang ingin terjun di bidang agen properti yang cuannya menjanjikan.

Bagikan:

Tinggalkan komentar