2 Cara Cepat Membuat SKCK Online Bekasi 2020, Buruan Buat!

Cara Buat SKCK Online Bekasi – Keberadaan SKCK merupakan hal yang penting karena banyak dibutuhkan masyarakat. Setidaknya SKCK sudah umum digunakan untuk melamar pekerjaan ataupun membuka usaha baru. Tentunya terdapat fungsi lain dari SKCK, namun dua hal tersebut merupakan alasan utama mengapa SKCK sangatlah dibutuhkan.

Salah satu daerah yang memiliki jumlah penduduk dan lapangan pekerjaan yang tinggi adalah Bekasi. Karena selain jaraknya yang dekat dengan DI Jakarta, Bekasi juga memiliki banyak daerah sebagai wilayah industri dimana terdapat berbagai perusahaan yang berasal dari luar negeri. Inilah salah satu alasan mengapa permintaan akan SKCK sangat tinggi di Bekasi.

SKCK Online
SKCK Online

Nah, untuk teman-teman yang dari Bekasi bisa menggunakan dua cara untuk membuat SKCK online Bekasi dengan mudah dan cepat. Dua cara ini dilakukan secara online, namun salah satu di antaranya hanya menyediakan nomor antrian saja. Walaupun demikian kedua cara ini sangatlah membantu dan menghemat waktu teman-teman ketika akan membuat SKCK nanti. Adapun cara tersebut antara lain:

1. Mendaftar Melalui Website Antrian Polres Metro Bekasi

SKCK Bekasi
Halaman 1

Cara pertama yang dapat teman-teman lakukan adalah dengan mengunjungi website polrestrobekasi.com. Setelah akses website tersebut, teman-teman dapat memilih antrian di pagi (08.00-13.00) atau malam hari (19.00-05.00). Pilihlah waktu antrian yang sesuai dengan waktu luang masing-masing agar pengajuan SKCK dapat berjalan dengan lancar.

SKCK Bekasi
Halaman 2

Setelah memilih jadwal antrian, teman-teman akan masuk ke halaman berikutnya berupa pengisian data pribadi. Data yang perlu di isi adalah nama, nomor KTP, nomor hp, kategori pengajuan (bisa perpanjangan SKCK, pemeriksaan kesehatan SIM dan pengulangan ujian SIM) dan yang terakhir adalah tanggal antrian. Jika telah selesai maka klik tombol daftar antrian.

SKCK Bekasi
Halaman 3

Setelah memperoleh barcode antrian, teman-teman bisa mencetaknya atau cukup simpan di smartphone masing-masing. Datanglah pada waktu yang telah dipilih kemudian tunjukkan nomor antriannya dan petugas akan segera melayani pembuatan SKCK. Tujuan Polres Metro Bekasi membuat layanan ini adalah untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat sehingga urusan pembuatan SKCK menjadi lebih cepat.

Pihak Polres Metro Bekasi mengatakan bahwa dengan adanya antrian online akan mempermudah petugas karena pengunjung tidak datang membludak. Selain itu lama pembuatan SKCK baru sekitar 1-1.5 jam, sedangkan perpanjangan SKCK membutuhkan waktu sekitar 30 menit.

Walaupun antrian sudah dimiliki, teman-teman tetap harus mempersiapkan beberapa dokumen, seperti:

  • Fotokopi E-KTP, KK, Ijazah, akta lahir atau ijazah
  • Pas foto 4×6 sebanyak 5 lembar dengan latar foto berwarna merah
  • Rumus sidik jari, yang bisa diperoleh ketika pembuatan SKCK
  • Biaya administrasi Rp 30.000

Pastikan untuk melengkapi semua dokumen tersebut. Karena jika dokumen tidak lengkap maka pengajuan SKCK tidak akan dilayani sehingga teman-teman harus melakukan pengambilan nomor antrian dari awal kembali.

2. Mendaftar Melalui Website SKCK Online Polri

SKCK
SKCK Online

Cara berikutnya adalah dengan melalui website skck.polri.go.id. Tentu terdapat banyak perbedaan antara memakai antrian dengan mengajukan pembuatan SKCK online Bekasi melalui website ini. Namun, dua cara ini bergantung kepada pilihan teman-teman.

Proses pengajuan SKCK dengan cara ini dapat teman-teman lihat lebih lanjut di link ini. Walaupun langkahnya kurang lebih sama, namun teman-teman harus memperhatikan dengan seksama pada bagian memilih kantor polisi terdekat seperti pada gambar di bawah ini.

SKCK Bekasi
Pemilihan Kesatuan Wilayah

Pada bagian ini teman-teman harus memilih polres atau polsek untuk pembuatan SKCK dengan kategori tertentu. Selain itu pilihlah kesatuan wilayahnya untuk pembuatan sekaligus pengambilan SKCK di Bekasi untuk warga yang memiliki KTP Bekasi.

Setelah menyelesaikan hal tersebut teman-teman akan masuk ke halaman berikutnya dan harus input berbagai hal, seperti;

  • Data pribadi
  • Hubungan keluarga (Informasi ayah, ibu, saudara atau pasangan)
  • Pendidikan terakhir
  • Catatan kriminal (jika pernah dipenjara sebelumnya jika tidak dapat diabaikan)
  • Isi ciri fisik (mulai dari bentuk rambut, wajah bahkan ciri khusus di tubuh)
  • Input file
  • Pembayaran

Setelah menyelesaikan semuanya teman-teman harus membayar biaya administrasi melalui BRIVA sebesar Rp 30.000. Jumlah ini sama dengan cara pertama dan berlaku di seluruh kesatuan kepolisian di Indonesia untuk pembuatan SKCK baik baru dan perpanjangan. Jadi, teman-teman tidak perlu menggunakan jasa pembuatan SKCK karena saat ini dapat dilakukan dengan mudahnya.

Baca juga artikel terkait SKCK:

Perbandingan Dua Cara Tersebut

Dua cara pengajuan SKCK online Bekasi di atas tentu memiliki perbedaan yang mencolok. Teman-teman bisa menggunakan keduanya tergantung kepada kebutuhan masing-masing. Namun, terdapat beberapa kelebihan dan kekurangan diantaranya, yaitu:

Kelebihan dan Kekurangan Antrian:

  • Mudah mengatur jadwal kedatangan
  • Input data mudah dan sederhana serta prosesnya cepat
  • Tidak perlu upload file
  • Hanya berlaku di Polres Metro Bekasi
  • Hanya menyediakan nomor antrian
  • Harus membawa dokumen secara manual untuk diperiksa oleh petugas

Kelebihan dan Kekurangan SKCK Online:

  • Bisa memilih di polres ataupun polsek sekitar wilayah Bekasi
  • Model pengajuan SKCK cukup beragam walaupun dibedakan untuk tiap polres dan polseknya
  • Tidak perlu bawa dokumen, namun akan lebih baik dibawa untuk jaga-jaga
  • Proses input cukup panjang serta harus upload file dengan ukuran tertentu
  • Tidak menyediakan nomor antrian sehingga harus datang secepatnya ke polres atau polsek yang dipilih

Itulah dua cara yang dapat teman-teman lakukan untuk membuat SKCK Online Bekasi. Tentunya cara ini hanya berlaku bagi masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah Bekasi. Dengan adanya dua cara ini maka pembuatan SKCK akan menjadi lebih mudah dan cepat sehingga dapat dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh warga Bekasi.

Tinggalkan komentar