10 Daftar Gaji Suster Berdasarkan Tempat Kerjanya

Suster adalah panggilan lain dari seorang perawat perempuan yang biasa digunakan oleh orang-orang. Namun karena saat ini sudah banyak laki-laki yang menjadi perawat, sebutan suster sudah mulai tergantikan dengan perawat.

Seorang suster bertugas untuk merawat pasien dan membantu dokter melakukan perawatan. Oleh karena itu, seorang suster juga harus menempuh pendidikan keperawatan. Nah, lalu bagaimana dengan gajinya? Apakah mirip dengan dokter? Yuk, simak penjelasan lengkap tentang gaji suster di bawah ini.

Sekilas tentang Profesi Suster

Gaji suster
Potret suster. (Klik Dokter)

Seorang suster atau perawat harus menempuh pendidikan program sarjana yang terdiri dari Diploma 3 (D3) dan Sarjana (S1). Profesi ini dapat Anda temukan di rumah sakit, klinik, dan puskesmas.

Peran seorang suster juga sangat penting untuk menyelamatkan nyawa pasien. Namun, profesi ini masih kekurangan tenaga. Sebab rasio perawat Indonesia hanya mencapai angka 10:10, yang seharusnya menurut WHO harus berada di angka 18:10.

Gaji Suster Berdasarkan Jenisnya

Gaji suster
Perawat anestesi sedang di ruang operasi. (Klik Dokter)

Suster atau perawat dibagi menjadi beberapa jenis perawat, gaji suster pun berbeda tergantung dari kebijakan tempat bekerjanya.

1. Gaji perawat rumah sakit

Ketika ingin bekerja sebagai perawat di rumah sakit, Anda harus membuat STR (Surat Tanda Registrasi) dari pemerintah. Dengan adanya STR, gaji Anda tentu akan berbeda. Perawat rumah sakit dengan memiliki STR bisa mendapatkan gaji sebesar Rp. 4.000.000-7.000.000.

2. Gaji perawat puskesmas

Perawat puskesmas biasanya sering ditemui di pedesaan atau kecamatan. Gaji pokok perawat puskesmas dalam sebulan sebanyak Rp. 2.250.148. Namun nominal ini belum ditambah dengan tunjangan lainnya, sehingga apabila dijumlahkan secara keseluruhan menjadi sebanyak Rp. 5.200.000-5.800.000.

3. Gaji perawat gawat darurat

Perawat gawat darurat biasanya berada di IGD yang tugasnya menangani pasien dalam kondisi gawat darurat secara cepat dan tepat. Ada beberapa sertifikasi yang perlu diperoleh jika ingin melamar sebagai perawat gawat darurat, yaitu :

  • General Emergency Life Support (GELS)
  • Basic Trauma Life Support (BTLS)
  • Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS)
  • Pelatihan Penanganan Gawat Darurat (PPGD)

Perawat jenis ini memperoleh gaji sekitar Rp. 4.400.000 – 7.000.000 apabila memiliki STR.

4. Gaji perawat homecare

Perawat homecare bertugas untuk merawat bayi, lansia, anak kecil, dan pasien disabilitas. Berbeda dengan perawat lainnya yang biasanya memiliki sistem jam kerja shift, perawat homecare lebih fleksibel.

Kisaran gaji yang diterima apabila memiliki STR adalah Rp. 2.500.000 – 7.000.000 per bulan sesuai dengan keadaan pasien.

5. Gaji perawat ICU

Perawat ICU bertugas untuk memberikan layanan keperawatan bagi pasien yang berada di ruangan ICU. Tugasnya seperti memeriksa cairan infus, kondisi vital pasien, jumlah urine yang keluar, dan lain sebagainya.

Gaji suster atau perawat ICU dapat mencapai angka Rp. 4.500.000 – 7.000.000 apabila menggunakan STR.

6. Gaji perawat klinik kecantikan

Klinik kecantikan biasanya juga memperkerjakan perawat untuk membantu dokter saat melakukan tindakan medis. Sama dengan perawat jenis lainnya, apabila menggunakan sertifikat STR dapat memperoleh gaji sekitar Rp. 2.500.000 – 5.000.000.

7. Perawat anestesi

Jenis perawat ini bertugas untuk melakukan anestesi atau pembiusan saat pasien sedang operasi atau perawatan lainnya. Apabila perawat anestesi memiliki sertifikat maka ia menjadi salah satu perawat dengan gaji tertinggi. Jika dihitung menggunakan dolar, gaji suster atau perawat anestesi mencapai $96,195 – $185,657.

8. Gaji perawat jiwa

Perawat jiwa bertempat di rumah sakit jiwa dengan tugasnya yaitu memantau perkembangan pasien. Profesi ini dapat memperoleh gaji sebesar Rp. 4.500.000 – 6.000.000.

9. Gaji perawat OK

Perawat OK bertugas membantu dokter di ruang operasi. Sehingga dibutuhkan pelatihan khusus agar bisa menjadi perawat jenis ini. Perawat jenis ini memperoleh gaji berdasarkan jumlah pasien yakni Rp. 300.000 – 350.000 per pasien. Namun berbeda dengan perawat OK di klinik bedah plastik, gajinya mencapai Rp. 6.000.000 lebih.

10. Gaji perawat narapidana

Di tempat tahanan, narapidana juga mendapatkan layanan kesehatan seperti dokter dan perawat. Nah, perawat narapidana bertugas untuk memberikan layanan perawatan dan kenyamanan emosional. Gaji yang diperoleh berkisar antara Rp. 3.000.000 ke atas.

Itulah gaji suster atau perawat yang diperoleh berdasarkan tempatnya bekerja dan tugasnya masing-masing. Dari pemaparan di atas menunjukkan bahwa STR sangat penting agar bisa mendapatkan gaji yang lebih tinggi.

Tunjangan Profesi Suster

Suster sedang merawat bayi (Gustinerz)
Suster sedang merawat bayi. (Gustinerz)

Seorang suster mendapatkan tunjangan berdasarkan kebijakan tempat kerja dan pengalaman kerjanya. Tunjangan yang diperoleh oleh perawat puskesmas adalah :

  1. Tunjangan daerah
  2. Kapitasi
  3. Insentif khusus Nakes
  4. BOK (Biaya Operasiona Kesehatan)
  5. Uang makan
  6. Biaya Transportasi
  7. Perjalanan dinas atau transportasi lokal

Fungsi Suster

Dokter dan suster sedang menangani pasien (Klik Dokter)
Dokter dan suster sedang menangani pasien. (Klik Dokter)

Suster atau perawat memiliki tiga fungsi penting, yaitu dependen, independen, dan interdependen. Fungsi tersebut dijalankan berdasarkan peran dan kondisi pasien.

1. Dependen

Perawat memiliki fungsi dependen, yang artinya harus menjalankan perintah dokter. Perintah tersebut misalnya pemasangan infus, penyuntikan, pemberian obat, pengambilan sampel darah, dan masih banyak lagi. Ketika menjalankan fungsi ini maka tangung jawab diambil oleh dokter.

2. Independen

Berbeda dengan dependen, fungsi independen dapat memberikan kebebasan kepada perawat dalam mengambil keputusan. Sehingga tanggung jawab dipegang langsung oleh perawat tanpa melibatkan pihak lainnya.

3. Interdependen

Fungsi ini lebih fleksibel dibandingkan dua fungsi sebelumnya, karena perawat bisa bekerja sama dengan tenaga kesehatan lainnya dalam melakukan perawatan terhadap pasien. Perawat bisa melakukan kerja sama dengan dokter, fisioterapi, ahli gizi, dan lain sebagainya.

Demikian penjelasan mengenai gaji suster atau perawat berdasarkan jenisnya. Semoga informasi ini dapat membantu Anda yang ingin menjadi seorang perawat.