Gaji Dokter Anak Per Bulan, Sungguh Fantastis!

Profesi dokter anak cukup menarik untuk dibicarakan. Ini karena banyak pernyataan bahwa gaji dokter anak identik besar. Benarkah demikian?

Pada artikel ini, Anda akan mengetahui  perkiraan besaran gaji dokter spesialis anak, baik itu gaji secara bulanan maupun tahunan. Tidak lupa juga kami akan memberikan gambaran penyebab gaji dokter spesialis anak berbeda satu sama lain. Namun sebelumnya, Anda harus mengenal lebih dekat tentang profesi dokter anak sekaligus peran dan tanggung jawab yang dijalankan.

Lebih Dekat dengan Dokter Anak

gaji dokter anak
Dokter anak foto: asiaparents

Dokter anak merupakan dokter yang memiliki spesialisasi dalam merawat anak-anak, mulai dari usia bayi, hingga remaja. Umumnya, dokter anak tidak hanya melayani perawatan, melainkan juga mendiagnosis, mengobati berbagai kondisi medis dan permasalahan lain yang dialami oleh anak-anak, hingga mengevaluasi setiap tumbuh kembang anak.

Menjadi dokter anak tentu tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang. Ada kualitas khusus yang harus dimiliki oleh seorang dokter anak. Misalnya, dokter anak harus memiliki belas kasihan dan kesabaran yang tinggi. Sebab, inilah kunci agar dokter anak bisa berkomunikasi dengan baik dengan anak-anak, orang tua, hingga staf layanan kesehatan lainnya.

Seorang dokter anak harus memiliki keterampilan dalam memecahkan masalah dengan baik. Ini karena berprofesi sebagai dokter anak akan berurusan dengan berbagai macam pengobatan, operasi, hingga perawatan pasien. Yang mana, antara pasien satu dengan lainnya tentu memiliki karakter yang berbeda.

Bahkan, utnuk menyandang profesi sebagai dokter anak membutuhkan pendidikan tinggi yang harus ditempuh dalam waktu yang cukup lama, yakni 11 tahun lamanya. Empat tahun menempuh Sarjana, empat tahun sekolah kedokteran, satu tahun magang, dan dua tahun residensi.

Baca Juga: Pekerjaan Dengan Gaji Tinggi Untuk Wanita

Peran dan Tanggung Jawab Dokter Anak

Seperti profesi lainnya yang memiliki peran dan tanggung jawab, seorang dokter anak atau pediatri juga memiliki peran dan tanggung jawab yang harus diemban. Berikut ada tujuh peran dan tanggung jawab dokter anak yang perlu Anda tahu.

  1. Memeriksa anak yang sakit, mulai dari mengumpulkan informasi tentang gejala yang dialami sang anak hingga mengetahui kondisi sang anak.
  2. Membuat diagnosis berdasar pada data dan riwayat medis.
  3. Memeriksa bayi secara menyeluruh dan teratur, mulai dari anak baru lahir dan anak kecil untuk mengetahui kesehatan sang bayi sekaligus perkembangan fisiknya secara normal.
  4. Memberikan vaksin kepada bayi, balita, hingga anak-anak.
  5. Membuat resep obat untuk anak sesuai dengan penyakit yang diderita.
  6. Merujuk anak ke dokter dari disiplin ilmu lain, apabila hal tersebut diperlukan.
  7. Memberitahu orang tua tentang olahraga, diet, dan tindakan pencegahan penyakit yang bisa berdampak kepada anak-anak.

Mungkin peran dan tanggung jawab dokter anak terlihatnya mudah. Tetapi sesungguhnya ini bukanlah peran dan tanggung jawab yang mudah untuk dilakukan. Ada keterampilan-keterampilan khusus yang harus dipelajari dan dipraktikkan terlebih dahulu oleh sang dokter.

Baca Juga: Gaji BFI Finance Indonesia

Besaran Gaji Dokter Anak

Setelah mengenal lebih dekat dengan dokter anak beserta peran dan tanggung jawab yang diemban, maka berbicara mengenai gaji dokter spesialis anak memang identik besar. Maka tidak heran banyak orang mendambakan memiliki profesi ini, apalagi memang profesi ini terkesan classy, kaya, dan mewah.

Anda bisa melihat perkiraan besaran gaji dokter anak dari berbagai tempat kerja yang berbeda di bawah ini:

  • Dokter anak yang bekerja di rumah sakit umum memperoleh gaji antara Rp 20.000.000 hingga Rp 30.000.000/ bulan.
  • Dokter anak yang bekerja di rumah sakit swaste memperoleh gaji antara Rp 15.000.000 hingga Rp 25.000.000/ bulan.
  • Dokter kandungan di rumah sakit memperoleh gaji antara Rp 75.000.000 hingga Rp 100.000.000/ bulan.
  • Pengalaman dokter senior memperoleh gaji antara Rp 50.000.000 hingga Rp 75.000.000/ bulan.

Tidak jarang juga, ada beberapa dokter yang membuka praktik sekaligus bekerja di dua rumah sakit sekaligus. Tentu, ini bisa menambah gaji yang diperoleh setiap bulannya.

Jika gaji-gaji di atas diakumulasikan secara tahunan, maka rata-rata gaji dokter spesialis anak per tahun bisa mencapai minimal Rp 240.000.000. Bahkan ada survei yang mengatakan bahwa gaji tertinggi seorang dokter spesialis anak ini bisa mencapai Rp 2.400.000.000. Sungguh fantastis!

Baca Juga: Gaji Karyawan di Elabaram System

Penyebab Gaji Dokter Anak Berbeda

Dari besaran gaji dokter spesialis anak di atas, Anda bisa melihat bahwa nominalnya memang berbeda. Ini dipengaruhi oleh beberapa faktor. Ada faktor pendidikan, faktor  jam terbang, dan faktor tempat/ lokasi bekerja.

Pertama, faktor pendidikan.  Sebelum resmi dilantik menjadi dokter anak, calon dokter harus menempuh pendidikan yang cukup lama, rumit, dan dengan biaya yang tidak murah.

Kedua, jam terbang. Gaji dokter anak yang masih junior tentu berbeda dengan gaji dokter anak yang sudah senior. Semakin banyak jam terbang, maka gajinya bisa semakin besar. Bahkan untuk membuka praktik sekalipun antara dokter junior dan senior juga memiliki tarif yang berbeda.

Ketiga, tempat/ lokasi bekerja. Bekerja di klinik, puskesmas, rumah sakit, maupun layanan kesehatan lainnya bisa mempengaruhi besaran gaji yang didapat. Begitu juga dengan lokasi yang memang ada di perkotaan maupun tidak, pasti gaji yang didapat juga berbeda.

Itulah ulasan mengenai perkiraan besaran gaji dokter anak. Bisa dibilang, nominalnya memang fantastis. Tetapi ingat, untuk menjadi dokter spesialis anak ada pengorbanan yang mungkin belum Anda tahu. Sebagai salah satu profesi yang mulia, jangan sampai Anda terlena dengan besaran gaji yang diperoleh dan salah niat, ya!

Tinggalkan komentar