5 Gaji Dokter Gigi Berdasarkan Tempat Prakteknya

Bagi sebagian orang, dokter gigi menjadi salah satu profesi yang patut untuk diperjuangkan. Ini bukan hanya karena menurut Biro Kerja di AS (BLS), lapangan kerja dokter diharapkan bisa meningkat 4% selama dekade 2019-2029. Melainkan juga karena perolehan gaji dokter gigi di benak mereka cukup tinggi, yakni mampu memberikan jaminan hidup mapan dan bahagia di masa depan.

Benarkah demikian? Daripada banyak menduga, lebih baik Anda tuntaskan terlebih dahulu bacaan artikel ini. Kami memberikan informasi mengenai besaran gaji dokter gigi di Indonesia untuk Anda. Namun sebelumnya, kenali terlebih dahulu profesi dokter gigi, beserta peran dan tanggung jawabnya. Baru Anda bisa memastikan bahwa nominal gaji tersebut tinggi atau tidak dan mampu memberikan jaminan hidup mapan dan bahagia di masa depan atau tidak.

Lebih dekat dengan Dokter Gigi

dokter gigi
Dokter Gigi Foto: liputan6

Dokter gigi adalah tenaga medis yang bertugas melakukan pemeriksaan sekaligus perawatan gigi dan mulut pasien. Seorang dokter gigi akan melakukan diagnosis, pencegahan, pemeliharaan, pembersihan, dan perawatan terhadap berbagai penyakit yang timbul, baik di bagian gigi maupun rongga mulut seseorang.

Untuk menangani kasus-kasus tertentu yang lebih komprehensif, biasanya seorang dokter gigi akan melanjutkan Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis, yang kemudian akan mendapat gelar dokter gigi spesialis (S2). Yang mana jika diakumulasikan bisa 6 tahun lebih masa pendidikan. Ada berbagai spesialisasi yang ada di bidang ini, seperti periodonsia, ortodonsia, penyakit mulut, konservasi gigi, kedokteran gigi anak, dan lain-lain.

Baca Juga: Gaji Dokter Anak

Peran dan tanggung jawab Dokter Gigi

Dalam dunia medis, dokter gigi memiliki peran yang sangat penting. Tidak hanya berperan menjaga kesehatan mulut, tetapi seorang dokter gigi juga harus bisa menjaga kesehatan tubuh secara komprehensif. Sebab, Ilmu Kedokteran Gigi juga erat kaitannya dengan syarat di leher dan kepala pasien.

Berikut spesifikasi peran dan tanggung jawab dokter gigi:

  • Memberikan pelayanan kepada pasien sesuai dengan profesi, standar prosedur operasional, dan kebutuhan medis pasien.
  • Mendiagnosis sekaligus mengobati penyakit, luka, dan kelainan gigi pasien.
  • Menyampaikan keterangan kepada pasien dengan benar dan dapat dipertanggung jawabkan.
  • Memberi kesan baik kepada pasien.
  • Mencegah terjadinya infeksi silamg yang bisa membahayakan pasien, masyarakat, dan tenaga medis.
  • Apabila tidak mampu untuk melakukan pemeriksaan atau pengobatan terhadap kasus khusus, maka seorang dokter gigi harus merujuk pasiennya ke dokter gigi spesialis.
  • Menjaga, menyimpan, dan merahasiakan data rekam medis setiap pasien.
  • Tidak merugika pasien.
  • Memperlakukan pasien secara adil.
  • Mengupayakan kepentingan pasien.
  • Menjadi pendidik, motivator, dan pemberi pelayanan kesehatan (promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif) dengan baik.
  • Mampu menjalin kerja sama dengan tenaga kesehatan lain secara baik.
  • Bertanggung jawab dalam pencatatan sekaligus pelaporan pelayanan kesehatan gigi.

Yang tidak kalah penting, seorang dokter gigi harus selalu up-to-date dengan segala perkembangan dunia kedokteran gigi. Termasuk juga dalam perkembangan teknologi informasi untuk pelayanan pasien, seperti menangani komplain. Sebab, jika pasien tidak puas, cuitan komplain bisa menyebar ke berbagai media sosial dan ini bisa mempengaruhi citra dokter gigi.

Gaji Dokter Gigi berdasarkan tempat prakteknya

Setelah Anda mengenal lebih dekat dengan dokter gigi sekaligus mengetahui peran dan tanggung jawabnya. Kini, Anda bisa mengetahui rata-rata gaji dokter gigi. Menurut id.indeed.com, rata-rata gaji dokter gigi di Indonesia bisa mencapai Rp 10.809.880 per bulan. Sementara, untuk masig-masing tempat kerja, tentu berbeda satu sama lain.

1. Gaji Dokter Gigi Puskesmas

Umumnya gaji dokter gigi puskesmas memperoleh Rp 4.000.000 hingga Rp 7.000.000.

2. Gaji Dokter Gigi PNS

Untuk gaji dokter gigi PNS sama dengan gaji PNS pada umumnya, yakni tergantung juga dari pangkat, lama bekerja, dan golongannya. Begitu juga tergantung dari spesialisasi keahlian yang dimiliki oleh dokter gigi tersebut.

3. Gaji Dokter Gigi Klinik

Seorang dokter gigi yang bekerja di klinik akan memperoleh penghasilan sesuai dengan masuknya kerja (uang duduk). Dalam satu hari kerja, yang biasanya sistem kerjanya adalah 6 hari, rata-rata seorang dokter gigi bisa memperoleh Rp 250.000 hingga Rp 500.000 sekali datang. Ini juga dipengaruhi oleh besar kecilnya klinik tempat dokter bekerja.

Jika dokter bekerja di klinik BPJS Kesehatan, maka akan memperoleh penghasilan sesuai dengan banyaknya pasien. Untuk pasien umum, dokter akan memperoleh cost sharing sebesar 40% dan klinik memperoleh cost charing sebesar 60%. Untuk pasien BPJS Kesehatan, dokter akan memperoleh Rp 5.000 hingga Rp 15.000 per pasien. Yang mana, biasa per absensinya juga lebih kecil daripada bekerja di klinik biasanya.

4. Gaji Dokter Gigi Rumah Sakit Swasta

Umumnya rumah sakit akan memberikan gaji pokok + jasa medis + uang kehadiran atau duduk untuk para dokter. Namun, ada juga yang tidak memberikan gaji pokok. Ini tergantung dari besaran rumah sakit itu sendiri. Yang jelas, menurut Kementerian Kesehatan, rata-rata gaji dokter gigi mencapai Rp 12.000.000 per bulan (umum) dan Rp 30.000.000 per bulan (spesialis).

5. Gaji Dokter Gigi Mandiri

Penghasilan dokter gigi yang membuka praktik mandiri memang tidak pasti. Ini tergantung dari seberapa sering dan lama jam praktik buka, serta seberapa tinggi jam terbang dokter tersebut.

Dari pengalaman salah satu dokter yang memang menjadikan praktik mandiri ini untuk mengisi waktu luang setelah bekerja di klinik atau instansi lainnya, bisa memperoleh penghasilan Rp 1.500.000-Rp 2.000.000/ bulan dengan jam buka praktik 3 hari/ minggu untuk 3 jam saja. Tentu, penghasilan ini lumayan tinggi, apalagi penghasilan ini tidak akan dibagi dengan instansi lain.

Melihat ulasan di atas bisa disimpulkan bahwa gaji dokter gigi memang termasuk tinggi dan bisa memberikan jaminan hidup mapan nan bahagia di masa depan. Walaupun menurut beberapa dokter gigi, jika dibanding dengan biaya kuliah, tentu gaji tersebut tidak bisa mengcover semuanya. Namun, jika bisa menambah sumber penghasilan lain dengan cara meningkatkan skill dan menambah jam terbang, pasti penghasilan tersebut bisa lebih dari cukup. Yang tidak kalah penting adalah bersyukur dan selalu meluruskan niat.

Tinggalkan komentar