Gaji UMR Sidoarjo dan Gaji UMK Sidoarjo 2021

Gaji UMR Sidoarjo 2021 – Kabupaten Sidoarjo merupakan salah satu kabupaten di Jawa Timur yang beribukotakan Kota Sidoarjo. Kota Sidoarjo sebagai salah satu penyangga utama Kota Surabaya. Hal itu dibuktikan dengan dua fasilitas populer yaitu Terminal Purabaya atau lebih dikenal dengan nama Bungurasih dan juga Bandara Udara Internasional Juanda (BUIJ).

Jika di Jawa Barat terkenal dengan sebutan Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), maka di Jawa Timur terdapat istilah Gerbangkertosusila (Gresik-Bangkalan-Mojokerto-Surabaya-Sidoarjo-Lamongan). Keduanya sama-sama kota metropolitan, untuk provinsi Jawa Barat dan Jawa Timur.

Sebagai salah satu wilayah metropolitan provinsi Jawa Timur, kira-kira berapakah gaji UMR Sidoarjo 2021 dan gaji UMK Sidoarjo 2021?

Pengertian UMR, UMP, dan UMK

Sebelum masuk ke pembahasan inti perihal gaji UMR Sidoarjo 2021 dan gaji UMK Sidoarjo 2021, ada beberapa istilah yang perlu Anda ketahui. Berikut istilah-istilah tersebut:

  1. UMR (Upah Minimum Regional)

Merupakan standar minimum untuk mengupah karyawan di suatu wilayah tertentu. Hal tersebut bertujuan untuk menjamin kelayakan pendapatan atas pekerjaan yang dilakukan. Jumlah nominal UMR pasti berbeda dengan wilayah lain dikarenakan faktor ekonomi pada setiap wilayah juga berbeda.

Sistem pemerintahan harus terus berjalan secara efektif dan lancar, untuk itu perubahan peraturan yang dapat mengikuti perkembangan zaman harus selalu diperhatikan. Kondisi ini menjadi salah satu alasan terjadinya perubahan kebijakan. Menurut Kepmenaker No. 226 tahun 2000 istilah penggajian UMR tidak lagi digunakan, mulanya UMR terbagi atas dua tingkatan hingga akhirnya sekarang ini diubah dengan istilah baru yaitu UMP dan UMK.

  1. UMP (Upah Minimum Provinsi)

Merupakan istilah baru yang sebelumnya dikenal dengan istilah UMR tingkat 1 yaitu upah minimum tingkat provinsi yang mencakup seluruh area di wilayah kota dan kabupaten yang menjadi naungan provinsi terkait.

  1. UMK (Upah Minimum Kota/Kabupaten)

Jika  UMP adalah UMR tingkat 1, maka UMK adalah UMR tingkat 2 yaitu upah minimum tingkat kota/kabupaten. Jumlah minimum untuk menggaji karyawan di suatu daerah kota/kabupaten dapat menggunakan standar nominal UMK dari kota/kabupaten tersebut atau memilih berpedoman pada standar UMP dari pemerintah provinsi.

Perbedaan UMR, UMP dan UMK

Perbedaan antara UMR, UMP, dan UMK ternyata tidaklah sedikit. Sebelum mengetahui besarnya gaji UMR Sidoarjo 2021 dan gaji UMK Sidoarjo 2021, cermatilah perbedaannya pada penjabaran berikut :

  1. Pihak yang Menetapkan

Di dalam Undang Undang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003, dijelaskan bahwa UMR ditentukan oleh Menteri menurut surat rekomendasi dari Komisi Penelitian Pengupahan dan Jaminan Sosial Dewan Daerah. Sedangkan UMP dan UMK, sebelum ditetapkan oleh Gubernur harus memperhatikan aspek kebutuhan hidup layak di wilayah tersebut.

  1. Jangka Waktu Peninjauan

Berdasarkan jangka waktu peninjauan UMP dan UMK yang terdapat dalam Undang-Undang Menteri Tenaga Kerja Nomor 226 Tahun 2000 dimana beberapa isi pasal dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 01 telah mengalami sedikit perubahan, peraturan itu menyebutkan bahwa ada perbedaan durasi dalam peninjauan. Penetapan besarnya gaji UMP paling lama sekitar 60 hari, sedangkan UMK tidak lebih dalam waktu 40 x 24 jam sudah harus disahkan. UMP dan UMK sama-sama harus mengalami peninjauan ulang setahun sekali.

  1. Masa Pemberlakukan Ketentuan

UMR, UMP dan UMK memiliki tanggal pengesahan yang berbeda, sehingga ketiga istilah tersebut akan memiliki masa berlaku berbeda pula. Biasanya, UMP diberlakukan bersama dengan instruksi dari pemerintah Provinsi pada tanggal 1 November. Sedangkan UMK akan ditetapkan serta disosialisasikan paling akhir tertanggal 21 di bulan November.

  1. Perhitungan Jumlah Kenaikan

Perbedaan lain dalam hal jumlah kenaikan, dibuat sesuai dengan pertimbangan beberapa faktor penting yaitu, tingkat produktivitas, kebutuhan hidup layak,  dan pertumbuhan ekonomi. Di dalam Ketetapan Ketenagakerjaan dijelaskan bahwa UMP dan UMK akan selalu mengalami perubahan kenaikan setiap tahun. Hal tersebut dipengaruhi oleh besarnya inflasi dan tingkat nilai pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) dari Badan Pusat Statistik (BPS).

  1. Besaran Nominalnya

Dari berbagai jumlah penghasilan yang berlaku di suatu wilayah, setiap daerah memiliki standar nilai minimal yang berbeda. Besarnya UMK akan lebih tinggi dari gaji UMP dikarenakan perbedaan input variabel yang mempengaruhi di dalam rumusan perhitungannya.

Gaji UMR Sidoarjo 2021 dan Gaji UMK Sidoarjo 2021

Besaran UMR dan UMK di beberapa wilayah telah mengalami perubahan. Hal ini dikarenakan adanya Surat Edaran Nomor M/1/HK.04/2020 yang diterbitkan oleh Menteri Ketenagakerjaan kepada Gubernur di Indonesia.

Intinya dalam surat tersebut adalah harus ada upaya dari pemerintah setempat untuk memberi perlindungan dan keberlangsungan kerja bagi pekerja dan buruh. Maka, menindaklanjuti hal tersebut, beberapa gubernur termasuk Gubernur Jawa Timur melakukan penyesuaian penetapan Upah Minimum tahun 2021.

Gaji UMR Sidoarjo 2021

Berdasarkan SK Gubernur Jawa Timur No 188/538/KPTS/2020 tentang UMK 2021, penetapan UMR Surabaya sebesar Rp 4.300.479. Jika mengacu besaran UMR, maka UMR Kabupaten Sidoarjo juga Rp 4.300.479. Namun, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa selain mengatur UMR, juga mengatur UMK (pengupahan 37 daerah lain setingkat kabupaten/kota di Jawa Timur), termasuk untuk UMK Sidoarjo.

Gaji UMK Sidoarjo 2021

Sidoarjo termasuk kabupaten yang masuk ke dalam penentuan UMK Kabupaten/Kota di Jawa Timur. UMK Kabupaten Sidoarjo pada 2021 sebesar Rp. 4.293.581,85, yang selama ini orang menyebutnya sebagai UMR Sidoarjo, padahal aslinya UMK Sidoarjo.

Besaran UMK Sidoarjo pada 2021 ini mengalami kenaikan sebanyak Rp 100.000 dibanding 2020. Besaran ini termasuk ke dalam ring 1 Jatim, layaknya Kabupaten Mojokerto, Gresik, Kabupaten Pasuruan, dan Surabaya.

Sanksi Perusahaan Membayar Upah di Bawah Gaji UMR Sidoarjo 2021

Ketika sudah ada peraturan mengenai kenaikan gaji UMR Sidoarjo 2021, pemerintah setempat tetap masih memberi kemudahan kepada pelaku bisnis yang ada di Sidoarjo. Apabila ada perusahaan yang merasa keberatan dengan besaran UMK, maka bisa mengajukan penangguhan dengan mengikuti prosedur. Mengingat, sebanyak 24 perusahaan di Kabupaten Sidoarjo pada tahun lalu mengajukan penangguhan.

Permasalahan ini tidak boleh dianggap mudah begitu saja. Harus ada komitmen dari perusahaan untuk membayar berdasar ketentuan. Biasanya perusahaaan yang boleh menangguhkan karena memang perusahaan tersebut tidak mampu, termasuk perusahaan padat karya, dan gulung tikar jika menggaji sesuai UMK.

“Anda bisa melihat penangguhan pembayaran gaji ada dalam Kepmenakertrans No KEP-231/MEN/2003 Tahun 2003 tentang Tata Cara Penangguhan Upah Minimum”.

Jika pemberi kerja masih sengaja memberi gaji di bawah UMK, maka bisa saja pemerintah memberi sanksi berdasarkan UU Ketenagakerjaan No 13 Tahun 2003. Sanksi berupa pidana, yaitu kurungan penjara dengan periode tahanan 12 bulan dan maksimum 4 tahun atau denda sedikitnya sebesar Rp 100.000.000 hingga Rp 400.000.000.

Tiga Bagian Gaji UMR Sidoarjo 2021

Berdasarkan ketetapan pemerintah No 07 tahun 1990, gaji UMR termasuk gaji UMR Sidoarjo 2021 ada tiga bagian. Pertama, gaji pokok yang didapat dari aspek tingkatan atau tipe profesi yang disepakati antara perusahaan dan karyawan. Kedua, tunjangan awal perusahaan yang umumnya diperuntukkan bagi karyawan yang sudah berkeluarga (istri, anak, ongkos kendaraan untuk kerja di luar kantor). Ketiga, subsidi diluar gaji pokok yang berbentuk layaknya biaya makan karyawan.

Itulah sekilas pembahasan mengenai gaji UMR Sidoarjo 2021 dan gaji UMK Sidoarjo 2021 yang berhak diterima karyawan. Jika dibanding dengan UMR Surabaya, yang notabene wilayahnya juga berdekatan, selisihnya hanya Rp 6.897,34. Jika disuruh memilih, Anda lebih memilih di Sidoarjo saja atau Surabaya?

Tinggalkan komentar