Algoritma Gojek | Bagaimana Cara Kerja Server Gojek Dalam Menangani Orderan? Ini Jawabannya!

Sebagian besar dari Anda yang bekerja sebagai driver Gojek mungkin pernah mengalami kejadian ketika sedang nongkrong menunggu order, melihat customer berseberangan jalan dari posisi Anda sedang memesan goride, namun orderan tersebut justru disamber oleh driver lain. Atau mungkin, sedang nongkrong berdua bersama teman ojol, ada calon penumpang yang baru keluar dari mini market dan melakukan order goride, namun order tersebut bukan mampir ke Anda.

Jika hal di Atas sering terjadi secara berulang, tentu di dalam benak Anda timbul tanda tanya besar kenapa akun gojek Anda anyep? Ah, mungkin ‘dia’ pake aplikasi ilegal…

Eiiittsss… Jangan terlalu cepat berprasangka buruk dulu. Pada sebuah aplikasi layanan berbagi tumpangan atau ride hailing, memiliki sistem yang unik dalam memproses sebuah orderan yang masuk mulai dari tangan customer hingga bisa diterima oleh driver nya.

Kali ini kita akan coba sedikit membahas secara sederhana bagaimana sistem pada aplikasi Gojek bekerja dalam menangani orderan yang masuk.

Bagaimana Cara Kerja Sistem Gojek (Algoritma) Dalam Menerima Orderan?

Aplikasi Gojek sendiri menggunakan teknologi cloud computing sebagai media penyimpanan dan untuk memproses setiap data yang ada. Pengertian cloud computing sendiri secara umum adalah sebuah sistem yang menggantikan perangkat fisik seperti komputer ataupun server. Singkatnya, Gojek tidak menyimpan dan memproses data pada komputer atau server fisik milik mereka, melainkan disimpan di awan.

Teknologi cloud computing sendiri sudah dikenal dan digunakan oleh banyak perusahaan terkemuka di dunia termasuk Indonesia. Keunggulan sistem ini sendiri adalah selain hemat ruang untuk tempat menyimpan perangkat, juga lebih cepat dan efisien dalam menangani proses pengelolaan data. Sehingga, setiap kali konsumen melakukan order lewat aplikasi Gojek, dengan cepat akan direspon oleh server yang berada di awan.

Namun, kali ini pembahasan nya adalah bagaimana sistem cloud computing atau server gojek menangani permintaan order yang datang. Untuk lebih jelas, bisa perhatikan ilustrasi di bawah ini:

Cara Kerja Sistem Gojek Dalam Menerima Orderan

Pada ilustrasi di atas terlihat jalan yang menunjukkan bahwa arah lalu lintas di lokasi tersebut adalah jalur satu arah. Pada kedua ruas jalan terlihat dua orang pengemudi Gojek yang saling bersebrangan dan satu orang pelanggan yang akan memesan goride berada di sudut kanan jalan.

Di aplikasi Gojek sendiri, pada proses pemesanan menggunakan integrasi aplikasi Google Map untuk menentukan jarak tempuh dari satu titik ke titik lain. Sehingga pada ilustrasi di atas dapat dilihat driver mana yang berhak mendapatkan orderan.

Jika ditarik garis lurus, jarak nyata antara Driver B dengan Pelanggan hanya berjarak 600 meter sedangkan Driver B berjarak 1,8 km dari pelanggan. Namun coba tebak kenapa yang mendapatkan orderan tersebut adalah Driver A, dan bukan Driver B yang jarak asli nya lebih dekat dari Pelanggan?

Ya, jawabannya ada pada aplikasi Google Map yang menentukan rute jarak tempuh yang harus dilalui oleh masing-masing driver. Pada ilustrasi terlihat, Driver B untuk sampai ke Pelanggan harus memutar terlebih dahulu dan harus memakan jarak tempuh sejauh 1,8 km sedangkan Driver B tidak perlu memutar, karena posisi nya sudah mengikuti arah lalu lintas yang hanya berjarak 600 meter dari pelanggan.

Gojek sendiri sangat melarang para mitra nya untuk melanggar aturan lalu lintas yang ada. Sehingga data lalu lintas yang diterima aplikasi Gojek dari Google Map menunjukkan bahwa jika Driver B mendapat orderan tersebut, maka Driver B harus memutar jalan terlebih dahulu, tentunya akan memakan waktu lebih lama untuk Pelanggan menunggu, sedangkan melawan arus, tidak diperbolehkan oleh aplikasi Gojek.

Kemudian server kembali mencari keberadaan driver sekitar dan ditemukan Driver B, meski lokasi dari Pelanggan berdiri berjarak lebih jauh dari driver sebelumnya, namun jarak tempuh yang di Ambil Driver A lebih singkat untuk menuju ke Pelanggan.

Ilustrasi ini juga berlaku apabila dalam suatu kondisi yang sama terdapat banyak driver dan orderan yang masuk. Sistem secara otomatis akan menyaring posisi driver yang tersedia di lokasi pemesanan pelanggan pada saat itu.

Selain faktor jarak tempuh, faktor lain yang menjadi acuan untuk menerima order bagi driver adalah kondisi jaringan internet dan GPS pada ponsel driver. Bisa dibayangkan jika saat server Gojek mengirimkan ping dan perintah ke aplikasi driver, namun perangkat driver tidak merespon atau pun mengirimkan data yang tidak valid, maka dipastikan orderan yang sedang di proses tidak akan ditoleh oleh server.

Jika dijabarkan, gambar ilustrasi ini menjelaskan bahwa ketika pelanggan melakukan order lewat aplikasi Gojek Customer, maka ponsel pelanggan mengirimkan perintah dan data berupa lokasi pelanggan dan tujuan pelanggan ke server Gojek, kemudian server memproses orderan tersebut untuk melakukan ping ke perangkat driver yang berada disekitar pelanggan.

Ketika server telah berhasil mengirimkan ping ke perangkat driver yang berada disekitar pelanggan, maka aplikasi driver dari para mitra driver yang berada di sekitar pelanggan akan mengirimkan data lokasi mereka kembali ke server. Selanjutnya server akan melakukan seleksi berdasarkan jarah tempuh yang akan dilalui masing-masing driver menuju lokasi pelanggan. Setelah terpilih driver dengan jarak tempuh terdekat dari lokasi pelanggan, barulah server kembali mengirimkan data akhir berupa rincian orderan dan data pelanggan ke aplikasi driver dan data driver yang telah dipilih ke aplikasi pelanggan.

Namun perlu diingat, Gojek memiliki cara unik tersendiri dalam melakukan seleksi driver untuk diberikan kepada pelanggannya. Selain yang sudah disebutkan tadi, Gojek juga memiliki algoritma program yang unik dalam mengidentifikasi dan seleksi para mitra driver nya, seperti penilaian bintang atau ratting dari konsumen ke driver, jumlah pelanggaran yang dilakukan driver, hingga jumlah order yang sudah diselesaikan oleh driver tersebut dalam satu hari.

Nah, jadi itu tadi penjelasan singkat dan umum tentang bagaimana aplikasi Gojek memproses orderan mulai dari pelanggan yang melakukan order hingga bisa sampai ke aplikasi driver. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda para mitra Driver Gojek dalam mencari orderan ditengah wabah Covid-19 ini. Tetap jaga kesehatan, patuhi setiap himbauan dan protokol yang ada. Salam satu aspal.

95 thoughts on “Algoritma Gojek | Bagaimana Cara Kerja Server Gojek Dalam Menangani Orderan? Ini Jawabannya!

  1. Budi wibowo

    Klo aplikasi tambahan atau yg tren tuyul gps.lebih cepat dapat nya.dan dapat orderan nya.lebih banyak dari pada yg ori bawaan dari pabrik hend pone.tolong yg menggunakan tuyul di putus mitra saja dan juga akun gojek yg di jual belikan.buat spion atau satu driver punya akun gojek 3 sampai 5.gimana kawan yg pake akun pribadi mau dapet order yg lumayan.jaman lg susah anak istri butuh biyaya hidup.tolong klo ada member dari orang kantor gojek juga kasih contoh yg baik dan jujur kepada mitra nya.agar mitra yg jujur sejahtera.

    Reply
    1. Info Kerja Post author

      semoga pesan ini bisa tersampaikan

      Reply
      1. Asep bool

        Kenyataanya tidak begitu , gimana dengan orderan gofood, apa kita harus dekat dengan resto?, kenyataanya tidak begitu kalo yg gacor meski jauh dari resto tetap dapat 😢

        Reply
      2. Darma mulya

        Menurut saya artikel di atas bisa jadi adalah harapan pihak gojek untuk mitra drivernya, membuat skema yang semudah itu agar memungkinkan setiap mitra driver bisa mempelajari dan mendapatkan order, gojek bermaksud membuat skema yang masuk akal dan adil buat mitra drivernya. Kemudian ketika ternyata itu semua bertolak belakang dengan fakta di lapangan, tentu yang menjadi pertanyaan adalah, kenapa tim terkait dari gojek yang menangani permasalahan ini tetap kukuh mempertahankan bahwa sistem yang mereka bikin sesuai dengan harapan gojek? Apakah sebenarnya terjadi eror trial? Itulah sebenarnya yang perlu di koordinasikan dengan baik antar tim dan internal gojek, semua saling berbesar hati mengupayakan kemajuan bersama, bukan melulu tentang uang dan uang, saya tidak perlu menceritakan ulang fakta fakta yang terjadi di lapangan, karena sudah banyak mitra driver lain yang menceritakan dengan berbagai cara dan bahasanya, saya sudah bergabung menjadi mitra gojek selama 4 tahun, dan tetap berharap gojek semakin maju dan bermutu, karena inilah karya anak bangsa asli Indonesia yang saya harap tetap menjadi kebanggaan kita bersama, merdeka!

        Reply
    2. Roofi

      Setuju sekali…

      Reply
      1. Doni

        Gimana mau sampai target oreder perhari dikasih aja tidak orderan walau pun udah aoutobid,narik tiapbhari tetap aja zonk alias ga dapat order daru pagi sampe malam, gimana nasip keluarga draver

        Reply
    3. Emir

      Ayo kita coba dilapangan. Penulis dan saya sebagai driver sama2 nongkrong di jalanan kita buktikan tulisan diatas. Saya 4 th di ojol , ratng sy *5, hampir sebagian cust memberi tip yg lumayan bahkan total tip bisa lebih banyak dr bonus, tp beberapa hari sy on bid. Hanya 1 orderan yg saya dpt. Ini biar penulis tahu kenyataan yg benar2 real

      Reply
      1. jerry marbels

        siap mas. seperti yang kita sampaikan pada tulisan ini ya mas. di gojek sudah ada sistem tersendiri dalam memilih driver nya. sistem itu sendiri sudah disusun dalam bentuk yg nama nya algoritma, lalu algoritma itu lah yg nantinya berjalan untuk mengeksekusi driver mana yang berhak untuk mendapatkan orderan. yang kita sampaikan pada artikel hanyalah gambaran umum nya saja, dan itu semua sudah kita jelaskan dengan baik di dalam artikel. mungkin bisa dibaca ulang.
        btw, jika berkenan boleh juga kita ngopi bareng mas. hehehe

        Reply
        1. jack karya

          boleh tuh ngopi bareng,,,, sekalian sembakonya. hehheeeee……….

          Reply
          1. jerry marbels

            hehehe boleh-boleh…
            mudah2an thread ini bisa dilihat langsung oleh pihak PT. GI ya om.
            kalo bisa dilihat sama bos nya langsung Om Nadiem Makarim, Mendikbud kita 🙂

        2. Fery

          Maaf yaa bang,, hanya mau ngasih info aja dikit.
          Abang boleh mengalisa order yg dibagi sama server gojek, siapapun silahkan mengalisanya. Tapi maaf yaa bang, tidak ada yg akan bisa mengalisis systemnya gojek knpa, karena hanya orang2 ITE nyabgojeklah yg tahu gimana system kerjanya. Jadi kita sebagai mitra atau drivernya gojek itu ga akan mengerti akan kerjanya system gojek. Kita diaini sebagai mitra yg perlu dipikirkan gimana caranya nih akun bunui dan kita klu dikasih kita jalan jalankan,, gtu kira2 tanggapan saya bang.

          Reply
          1. jerry marbels

            siap bng. tapi yang kita sampaikan itu bukan analisa ya bng. tapi gambaran sederhana bagaimana cara kerja aplikasi memproses sebuah orderan, jadi tulisan ini kita buat dengan bahasa demikian agar mudah di pahami oleh awam. perlu digaris bawahi, kita juga udah sampaikan pada artikel ini, bahwa gojek memiliki cara tersendiri dalam proses pemilihan driver untuk menjalankan suatu order. dan sistem maupun cara tersebut itu, bahasa lain nya algoritma. Abang bisa baca kembali di paragraph terakhir ya.
            Jadi, jika pembaca yang cerdas pasti akan mengerti maksud dari artikel ini.
            Dan terakhir, apa yang kita tulis bukan semata-mata karena pengalaman kita sebagai driver, tapi kita menulis juga karena pengalaman kita di bidang IT.
            terim kasih atas tanggapannya

    4. Emir

      Setuju sama bapak ini. Jangan tutup matalah aplikator, Member & tuyul itu ada (banyak).

      Reply
    5. Arif

      Be smart driver
      Banyak ngeluh….
      Capek deh….

      Reply
    6. Kk

      Ente mah anyar lur,, asal ente tau yg punya akun driver lebih dr 1 akun itu gak ngambil sama sekali order untuk driver yg narik bener. Justru lu harus bersyukur karena driver pemain itu gak ngusik orderan buat driver yg narik bener. Jd lu gak usah ngurusin driver narik bener apa kaga. Urusin dulu aja diri lu sendiri udah bener apa belom mungkin lu susah karena lu punya dosa masa lalu. W ingetin lg jangan lu nyalahin orang atau driver bener apa kaganya. Lu ngaca dulu.

      Reply
    7. Andik

      Belajar dulu teknologi, cari tahu dulu arti harfiah tuyul tsb, jangan terlalu naif sok tahu seolah olah paham padahal zonk.
      Trik menjalankan manual titik lokasi atau mempermainkan GPS sudah ada dari dulu bahkan sampai detik ini dimanfaatkan agar bisa mengubah lokasi dari device secara manual, itulah kenapa org awam mnybut hal tsb “tuyul”, karena posisi asli device di titik A namun bisa dibjat seolah² sedang berada di titik lain, ingat inti dari orderan adalah melipir atau berkeliling, jadi jika akun seseorang sering melipir maka lebih bsar kesempatan utk dpt orderan,intinya jika ada driver disuatu resto/lokasi tdk dpt orderan namun tiba² ada driver lain yg tdk ngtime disana dapat ya bs jadi dia lebih byk berjalan karena sistem lebih mmbaca hal tsb, krugian memainkan GPS alias tuyul ya pada jarak atau waktu mncapai orderan karena posisi REALnya pasti jauh

      Reply
  2. Erlan

    Wajib di baca oleh driver oon yang sering bilang anyep karena gak di kasih orderan oleh aplikator😁 mantap pencerahannya buat driver oon😁

    Reply
    1. Emir

      Yg cuma bisa bilang oon biasanya pengetahuan dan kecerdasannya rendah

      Reply
    2. Antho Medan

      Sepintar apalah dirimu mencari orderan…?
      Tak ada Driver Oon dalam mencari orderan,yang ada adalah Belum kebagian rezeki,hingga akunnya Anyep.

      Suatu waktu akunku Gacor,namun diwaktu yang lain berikutnya,orderan sulit kudapat. JADI DISINI JELAS YA BRO,TAK ADA DRIVER YANG OON. coba tanyakan sama temanmu atau seluruh Driver Gojek yg kau kenal.apa mereka selalu banyak dapat orderan…?

      Reply
      1. jerry marbels

        Bener mas, belum tentu yang hari ini gacor, besok gacor lagi.
        Siapa tau besok nya dia yg anyep, besok kita yg gacor.
        Yang nama nya sistem, udah ditentuin dari awal, yg nama nya rejeki juga sama kayak gitu. Balik2 sama yang diatas nentuin nya 🙂

        Reply
      2. TherobMan

        Ya..betul sekali…yang penting sekarang itu harus bersabar dan perbanyak berdo’a aja…pasrahkan sama Yang Maha Esa.

        Reply
    3. Santiang

      Kamu yg oon,skema itu TDK semuanya betul,banyak juga yg drivernya jauh dan harus memutar jauh dapat orderan tsb

      Reply
  3. Vicky

    Real di lapangan banyak driver ojol banyak yg lawan arus boss…. giliran laka banyak yg datang ojol yg lain membela teman se profesi nya walaupun teman nya salah tetap di bela dengan alasan aksi solidaritas

    Reply
    1. Info Kerja Post author

      iya mas, sya juga sering lihat yang seperti itu

      Reply
  4. muhamad ridwan

    dalam situasi pandemi seperti ini seharusnya gojek memakai sistem pemerataan order dlu kedriver nya tanpa harus melihat riwayat nya dlu karna saat ini kenyataan dilapangan yg punya riwayat food dan gosend msh lancar2 aja dan mungkin lg jaya2 nya sementara yg biasa riwayat goride anyep se anyep nya sampe sudah seminggu kadang lebih menunggu order seharian ngga dapet2 jg
    mohon prhatian gojek agar bisa lebih bijak sana untuk kesejahteraan dan kelansungan hidup para driver2 nya disaat situasi pandemi seperti🙏🙏🙏

    Reply
    1. jerry marbels

      semoga bisa di dengar ya mas saran nya. mungkin beberapa driver juga lebih setuju dengan sistem pemerataan order yang diberikan gojek ketimbang sistem tingkat keberhasilan order

      Reply
    2. Asep

      Ngga juga sih kang ,sy yg dibilang temen2 akun gosend giliran anyep mah ya anyep aja walaupun minggu2 kemaren beres terus… kalo lagi sepi order ya bengong juga…

      Reply
  5. Naufal

    Sok tau!!! Situ programer gojek? klo bukan jangan bikin kisruh, customer di samping driver aja klo order belum tentu nyantol driver yang di sebelahnya customer, malah nyantolnya ke driver yang jaraknya lebih jauh, saya driver yang kadang dapat ordernya lebih jauh dari driver lainnya yang deket sama customer (goride) atau resto (gofood).

    Reply
    1. jerry marbels

      Mohon dibaca dengan teliti lagi ya mas penjelasan pada artikel nya dan jadilah pembacara yang cerdas. Karena semua jawaban atas komentar mas sudah terjawab pada artikel.
      Kita nggak akan berani publish artikel seperti ini tanpa dibekali pengalaman di lapangan dan pengetahuan yang dimiliki.

      Reply
  6. haris

    mifos..bnyak yg mangkal dkt jomplek mesan orang dlm..g dpt nyangkut th dtiver yg d gg..malah orang lain..orang jauh..

    Reply
    1. jerry marbels

      silahkan dibaca kembali ya mas artikel nya dengan teliti untuk menjawab pertanyaan dari komentar mas nya 🙂

      Reply
  7. Bung ag

    Orderan gojek sjlit di dapat
    Ada proitas draver di gojek
    Sistem draver terpilih buka cara pejelasan tiori di atas it sestem namanya tapi ada lg yg namanya gojek gagu gojek gacor sedangkan orderqn gojek tdk sebanyx promo yg sebelah lebih cendrong promo dr resto dan aplikasi pembayaran dan potong ongkir berkelanjtan tp harga jarak tempuh sebelah lebih bermutu dan mesjetrakan dravernya
    Sedangkan gojek mana orderqnnya bikin promo buat reso ama castem aja ga brani draver nya slallu 0 orderannya yg gagu mana pembagian rata orderan bisa terbagi orang orderannya aja ga ada sistim masih kaya jaman dulu masih bisa pake aplikasi tambahan gimana mau sejaterakan draver yg ada pd sensara tunggu orderan berjam jam ga bunyi mana perahtian ceo yg sekarang ama draver enak wkt jaman nadim ongkos murah tp ada bonus lumayan sekarang bonus yg ada cuma di kasi tambahan dr pendapatan penarikan klw ga mecapai 70 rb ..gimana gojek coba perasaannya kepada dravernya meding klw banyx orderannya ga ada orderan nya
    Sy mohon perhatikan draver gojek banyx yg beralih ke tetangga ..katanya sistem merata ordern tp tdk ada odrannya selama covid 19 ini gojek mati auri bagi draver
    Sekian terimakasih

    Reply
  8. Anang

    Gara2 ada sistem baru mulai hari rabu orderan sudah mulai sulit.

    Reply
    1. jerry marbels

      sistem baru seperti apa itu mas? mungkin bisa dibagikan kepada yg lain. mungkin beberapa driver yg lain belum menerima pesan aplikasi mengenai sistem baru yang mas maksud 🙂

      Reply
  9. Agus

    Tidak sepenuhnya benar, dilapangan banyak faktor yg mempengaruhi order. Saya pernah dpt order yg jauh, sedangkan disekitar pemesan order banyak yg ngetem dan onbide, tp knp sy yg jauh bisa dpt order tsb…system gojek tdk bs ditebak dgn pasti…hanya Tuhan yang tahu, yg ngasi rezeki….amin

    Reply
    1. jerry marbels

      kejadian demikian seperti yang sudah dijelaskan pada artikel juga mas. bisa jadi titik lokasi terakhir mas masih berada di posisi titik konsumen melakukan order. Jadi saat jaringan ponsel mas kembali normal, server masih membaca lokasi mas sebelumnya dan belum terupdate dengan baik.
      dan semua balik lagi sama yang di atas ya mas 🙂

      Reply
  10. Indo

    Itukan contoh teori sederhana cara kerja servernya…
    Teori dgn praktek sering berbeda,klo belum punya pengalaman jgn asal coment, jgn pula nilai org bodoh atau rendahan..jgn biasain rendahin org gunakan etika yg baik..jika anda muslim Pakai akhlaq yg baik…
    Semua permasalahan berasal dari aduan driver dgn laporan yg real, klo ngga ada laporan dari driver tentang masalah diaplikasi,org IT gojek pun ngga tau…
    Makan makanan yg baik nanti menghasilkan darah yg baik dan hati yg baik cenderung pada jiwa yg sehat….

    Reply
  11. Irwan

    Gx usah ngiritik kesalahan orang koreksi dulu diri sendiri sudah merasa benar atau belum

    Reply
    1. Coim

      Lu termasuk driver yg kaya yg lain ya

      Reply
  12. Emir

    Ayo kita coba dilapangan. Penulis dan saya sebagai driver sama2 nongkrong di jalanan kita buktikan tulisan diatas. Saya 4 th di ojol , ratng sy *5, hampir sebagian cust memberi tip yg lumayan bahkan total tip bisa lebih banyak dr bonus, tp beberapa hari sy on bid. Hanya 1 orderan yg saya dpt. Ini biar penulis tahu kenyataan yg benar2 real

    Reply
    1. jerry marbels

      siap mas. seperti yang kita sampaikan pada tulisan ini ya mas. di gojek sudah ada sistem tersendiri dalam memilih driver nya. sistem itu sendiri sudah disusun dalam bentuk yg nama nya algoritma, lalu algoritma itu lah yg nantinya berjalan untuk mengeksekusi driver mana yang berhak untuk mendapatkan orderan. yang kita sampaikan pada artikel hanyalah gambaran umum nya saja, dan itu semua sudah kita jelaskan dengan baik di dalam artikel. mungkin bisa dibaca ulang.
      btw, jika berkenan boleh juga kita ngopi bareng mas. hehehe

      Reply
  13. Paijo

    Oo..opo iyo gtu…ndak juga…lebih banyak yg dapet ordersn yg jauh…ngapusi ah…

    Reply
  14. Anang

    Seharusnya kalau sudah banyak permintaan order, tarif di naikkan, bukan driver yang di tambah. Custamer yang tidak mampu bayar taxol, biar naik becak. Jadi semuanya jalan ekonominya

    Reply
  15. Ferry

    Untuk solo banyak jual beli akun,cepat dibasmi dong biar driver asli yg bekerja dan order rata memang kusus untuk yg kerjanya cuma gojek driver buat hidup.bukan sambilan atau double kerjaan…pagi pegawai bank malam gojek….Maruk sekali…kasihanilah yg hanya punya penghasilan dari gojek…jd orderan sy rasa bisa rata..rakus kalian

    Reply
    1. jerry marbels

      semoga aspirasi nya tersampaikan ya mas melalui komentar pada artikel ini 🙂

      Reply
  16. Luffy

    Prettttttt…yg dapet tetep Bae yg jauh skrng…w d depan mata bukan d depan cs…pilih kasih…yg gacor y gacor…jam ,3 UD 26 poin….enak bgd ..msh bnyk yg baru 1 orderan jam segitu…

    Reply
  17. Denis

    Tai ,orang depan2an sama customer yg dpt mlh driver yg lagi jalan jauh, teori ini ga guna, yg jelas sistem dikendalikan
    dari manusia/khususnya ram & provider tiap hp juga ngaruh boss

    Reply
  18. karyo

    teorinya preeeeet tidak sama dgn faktanya. ilutrasinya gk tepat sasaran

    Reply
    1. jerry marbels

      tidak tepat sasaran maksud nya bagaimana mas? disini kita hanya menyederhanakan sebuah penjelasan agar lebih mudah dipahami. dan saya rasa bahasa yang disampaikan pada artikel cukup jelas jika dibaca dengan baik…

      Reply
  19. Reza

    Fakta d lapangan beda..w d seasn city.. Smp jm 12 blm dpet..eh orang udh dpt 5…n ambil orderan d dlm mall trus..masa w sehari dapet 1…orang yg sama mundar mandir ambil order..ap itu gk pake tuyul..tolong dong kita yg akun polos sehari dapt 1 atau 2 order..yg pke tuyul sehari bisa dapat 8 atau 10 order..n itu fakta bro

    Reply
    1. jerry marbels

      Iya mas, seperti yang sudah dijelaskan, ini hanya salah satu contoh gambaran/ilustrasi bagaimana aplikasi gojek memproses sebuah orderan yang masuk. Di artikel kita juga sudah jelaskan, gojek memiliki algoritma unik dalam proses seleksi driver nya. Tidak hanya itu saja, faktor history akun driver dan kualitas jaringan driver juga sangat mempengaruhi

      Reply
  20. Arif

    Intinya 1…..pulang bawa uang….
    Jgn bnyk mengeluh….be smart driver

    Reply
    1. jerry marbels

      siap mas.. selagi ada usaha, pasti ada jalan 🙂
      tetap semangat

      Reply
  21. 23_adit

    Hedehh.. ga ngerti server ngebahas server. SERVER MANA ADA YG DI AWAN!! Lu pikir ada kabel listrik dari bumi ke awan?? Kalo nulis berita pake google translate, tololnya keliatan nih

    Reply
    1. jerry marbels

      Silahan dibaca kembali ya mas artikel nya. Kita sudah jelaskan bahwa Gojek menggunakan sistem cloud computing dan apa itu cloud computing secara umum nya juga sudah kita jelaskan. Jadi mas bisa tarik sendiri kesimpulan dari artian “awan”.
      Mungkin mas butuh sedikit kopi dan aqua biar lebih fokus. hehehehe 🙂

      Reply
  22. Rrza

    Bagus dan lain kali untuk penulisan Driver A dan B yg pas..klo kebetulan yg baca agak lola..mesti misuh2..wkwkwk

    Reply
    1. jerry marbels

      hehehe siap mas. Nanti driver nya kita kasih nama jo dan jek ya mas 🙂

      Reply
  23. Rrza

    Trus kenapa saya sering dapat orderan yg saya sendiri harus muter balik jauhnya minta ampun padahal di sekitar atau yg terdekat dari org yg pesan / order,,ada bbrp driver kok tidak kena ke mereka?? Apakah sistemnya hanya mengAnak emaskan saya?? Wkwkwkw..( sombong ) dan terjadi berulang – ulang setiap ON BID. Kan jadi ga enak sendiri, di kira pake Jin, atau Fake GPS atau apalah. Piye jal??

    Reply
    1. jerry marbels

      Seperti yang sudah dijelaspan pada artikel mas. Metode seleksi driver yang dilakukan oleh server Gojek itu sangat unik. Selain jarak tempuh driver ke pelanggan, faktor lainnya seperti kondisi akun driver yg sering cancel, jaringan data/gps driver yang tidak stabil, dll.
      Bisa kemungkinan pada kejadian mas, driver yg tidak dapat order tersebut justru menggunakan apikasi “tuyul” dan meletakkan titik bukan ditempat Ia sebenarnya berdiri. Atau mungkin juga bisa disaat adanya order masuk, kondisi jaringan hp driver tersebut tidak bagus, sehingga driver gagal untuk mengirimkan laporan ke server.

      Reply
      1. Ardi537

        Bagaimana kalau seorang driver mendapatkan orderan dgn jarak 5 atau 6km dan bahkan kadang lebih dari jarak driver ?
        Masih bisakah dikatakan algoritma atau rating driver tsb bagus atau apalah yg membuat driver tsb mendapat order?
        SIMALAKAMA,gak diterima salah,di terima rugi..
        Jdi terpikir,Gojek hanya cari untungnya saja

        Reply
        1. jerry marbels

          Ya itu yang kita sampaikan ya mas. Algoritma, jika diterjemahkan dalam bahasa sederhana adalah sebuah bahasa program yang berisi perintah untuk dijalankan oleh sebuah program. Di dalam algoritma itu lah berisi ketentuan apa saja dan bagaimana seorang driver agar bisa diberikan order oleh sistem. Jadi untuk ketentuan lengkap dan isi dari algoritma yang dimaksud tersebut hanya pihak gojek yang tau.

          Reply
    2. Ojol

      Pasti ente lagi gerak kan? Gak mangkal kaya opang?
      Tip gacor : mobile / bergerak terus, boleh mangkal 5 menit ajah abis itu pindah lagi.
      Kalo di tempat hot spot, puter2 ajah di area hotspot jgn mangkal!
      Ojol itu bukan opang, jadi JANGAN MANGKAL

      Reply
  24. Fad

    Bagus pencerahannya. Tapi masih ada faktor lain yang mempengaruhi cara pembagian order oleh sistem gojek

    Reply
  25. Yanto

    Tolong yang masih make tuyul harus di Brantas/ di putus mitra itu aja permohonan sayah…..sekian dan trimakasih

    Reply
  26. Nurali

    Salah itu …kenyataan sebenar nya malah bertolak belakang bos.

    Reply
    1. Info Kerja Post author

      bagaimana kenyataan sebenarnya?

      Reply
  27. Mau.solichin

    Saya minta tolonglah hp saya hilang.saya mau aktif lagi susah cara gimana

    Reply
    1. jerry marbels

      Jika permasalahan nya HP mas hilang dan tidak bisa login ke aplikasi driver karena masih nyangkut pada hp sebelumnya, silahkan untuk langsung datang ke kantor gojek terdekat dan menghadap ke bagian DSU untuk dibantu pelaporan dan penyesuaian perangkan. Biasa nya hanya memakan waktu paling lama 1-2 hari kerja

      Reply
      1. Dasman

        Di tempat saya biasa nongkrong ada driver yang akunya gacor banget, klo kita lagi nongkrong dateng tuh anak akun kita pasti langsung gagu, sedangkan akun tuh si anak orderan masuk terus sampai orderan banyak yang dilewatin sama dia, yang saya tanyakan apakah akunya anak itu pakai aplikasi tambahan…,? Makasih..

        Reply
  28. Sungatno

    Tolong….untuk pihak aplikator..bikin orderan dan pendapatan para mitranya merata….jadi pendapatan rata” drivernya bisa hampir sama….bukan yg gacor tambah gacor…kl perlu sistem insentif di tiadakan jadi mitra tidak berbuat kecurangan

    Reply
  29. Ian

    Pada kenyataannya tidak demikian, sy pernah menjadi penonton driver gojek yg selalu dpt orderan ( prioritas ) dari jam 2 sampai jam 10 tidak 1 pun sy mendapatkan orderan padahal sy di 1 titik bersamaan dengan driver gojek ( prioritas ) selama 8 jam sy di tinggal ambil orderan 5 kali oleh driver ( prioritas ) Al hasil sy tidak 1 pun mendapatkan orderan.
    Jadi bila server menggunakan google map itu hanyalah mitos karena sy alami ini di depan mata saya sendiri.

    Reply
  30. Ojol

    Jadi driver ojol harus tahan banting bro
    Jgn ngeluh kalo lagi anyep
    Ga ada tuh akun anyep, karena benar sistem order ojol itu berdasar sistem algoritma. Ga mesti yg Deket sama customer pasti dia yg dapet. Nah… Gojek bikin algoritma, tapi inget ya, rezeki Allah yg atur! Akun kita gacor itu karena Allah yg atur pergerakan kita sesuai dgn kerja algoritma gojek, begitu sebaliknya. Misal: misalnya 1 menit lagi kita dpt order sesuai algoritma, ehhh karena blm rezeki, kita malah ngebolang menjauh dari titik atau tetiba sinyal hilang atau apalah… Jadi anyep dah! Itu ujian bro, apakah kita bersyukur saat gacor? Atau bersabar saat anyep? Atau ngeluuuuuh saat anyep kufur saat gacor?

    Reply
  31. Ojol

    Jadi driver ojol harus tahan banting bro
    Jgn ngeluh kalo lagi anyep
    Ga ada tuh akun anyep, karena benar sistem order ojol itu berdasar sistem algoritma. Ga mesti yg Deket sama customer pasti dia yg dapet. Nah… Gojek bikin algoritma, tapi inget ya, rezeki Allah yg atur! Akun kita gacor itu karena Allah yg atur pergerakan kita sesuai dgn kerja algoritma gojek, begitu sebaliknya. Misal: misalnya 1 menit lagi kita dpt order sesuai algoritma, ehhh karena blm rezeki, kita malah ngebolang menjauh dari titik atau tetiba sinyal hilang atau apalah… Jadi anyep dah! Itu ujian bro, apakah kita bersyukur saat gacor? Atau bersabar saat anyep? Atau ngeluuuuuh saat anyep kufur saat gacor?

    Reply
  32. Peri nurdiansyah

    Harusnya gojek ngasih orderan rata jangan ada prioritas saya juga mitra gojek dari pagi sampai malam cuma satu orderan itu gak adil jek.

    Reply
  33. Tedy

    Kalau lebih jelas lagi kalau nongkrong di tempat strategis banyak sewa kamu aktifka gojek konsumen kamu liat banyak motor disekitar kamu tapi ga ada driver itulah kenyataan yg ada di jalan 🤔🤔🤔

    Reply
    1. jerry marbels

      Nah, benar itu bang. Ini salah satu cara atau trik untuk melihat berapa jumlah driver yang bisa menerima order.
      Katakan lah di mall ada 10 driver yang nongrong. tapi begitu dibuka aplikasi gojek konsumen, hanya terlihat 4 atau 5 motor. berarti dari 10 driver, hanya 4 driver yg berhak menerima orderan dari aplikais konsumen tersebut.
      kira-kira begitu sederhana nya bang

      Reply
  34. Opan

    Kenyataan ny…saya selalu dpt order dengan titik jemput yg jauh dan hrs puter balik.sedangkan driver yg d samping pelanggan hanya bs melihat.

    Reply
  35. Dirya

    Saya Driver ojol, yg sering mau saya tanyakan kepada:
    *Rekan driver
    – Dari mana istilah driver prioritas itu berasal, sedangkan di app driver saya tidak ada keterangan akun/driver prioritas ?
    – Saat pandemik seperti ini saya pernah Alhamdulillah lancar berhari” stabil penyelesaiannya tapi tidak menentukan hari esok karena pernah juga tiba” besoknya harus mati”an buang bensin cari peluang order ke sana sini yg artinya itu kerahasiaan sistem yg mana kita tidak tahu realnya, hanya tau katanya si ini si itu (mungkin), jadi menurut saya seperti menebak dan mencoba, menebak sepertinya di daerah A akan ramai order seperti kemarin lalu mencoba mencari dan menunggu di situ eh ternyata tidak sesuai atau mungkin lebih dari ekspetasi kita (sangat ramai order), bahkan saya pernah tertipu ratusan ribu rupiah di pandemik ini, ya saya kesal, emosi, tidak terima, pasrah, putus asa hari itu, tapi..
    Balik lagi itu tetap penentuan dari Allah SWT/Tuhan yg tidak akan menukar rezeki kita, tetap semangat, sehat, berbuat kebaikan, saling memngingatkan jika itu kurang baik dan semoga selalu dilancarkan rezekinya dari manapun/siapapun untuk kita semua ya,

    Reply
    1. Dirya

      Dan tetap rendah hati jika dirasa hari ini kita sedang banyak order

      Reply
    2. jerry marbels

      sip

      Reply
  36. bromochoralaila@gmail.com

    Aduh itu hanya akal2lan dari gojek sendiri, supaya teman2 yg pikirane lemot gak tertuju pada perusahaan itu sendiri, sebelum Nadiem jadi menteri orderan yg msuk sll tupo, tp ketika Kevin yg menggantikan nadim, barulah berubah total…semua orang BLH jd driver tidak ada kuota pada akhirnya hasilnya.merata. supaya driver g BS nutup point’ dan dapat bonus… Mereka sdh membongi driver lama

    Reply
  37. mustofa

    Pikiran perusahaan gojek itu licik dan picik, mereka sdh mengambil untung besar2ran dengan memeras keringat dr teman2 driver tanpa bisa nutup point

    Reply
  38. Ivo rafael pasaribu

    Ada motto gojek untuk kami para driver yg saya simpulkan ” kalau bisa susah ngapain kasi gampang ”
    inilah yg saya rasakan sebagai driver,dan kami para driver berada dipihak yg lemah,,,,

    Reply
  39. Setyo

    sudah lebih dari 10 hari tidak ada orderan yg nyangkut nih

    Reply
    1. jerry marbels

      Jika memang 10 hari tidak ada orderan yang nyangkut sama sekali, coba lakukan withdraw go-pay dan lihat pemberitahuan yang muncul.
      jika keterangan muncul saldo tidak mencukupi atau sukses untuk melakukan withdraw, silahkan hubungi customer service gojek dan sampaikan bahwa akun Anda tidak ada order yang masuk.
      jika muncul keterangan akun tidak aktif, berarti akun Anda terkena suspend.

      Reply
  40. Hamba Allah

    Gitu aja kok repot….
    Selama sistem itu buatan manusia tidak akan adil buat manusia
    Rejeki ada dikehendak Allah
    Dan itu pasti adil

    Reply
    1. jerry marbels

      sangat setuju mas. bagaimana pun manusia itu membuat sebuah sistem, pasti tidak akan se sempurna buatan Allah ya mas. dan balik lagi, rejeki uda di atur semua. sekuat apa pun manusia berusaha, jika Ia belum berkehendak, maka tidak akan terjadi 🙂

      Reply
  41. Oded

    Intinya untuk sekarang ini orderan minta d sama ratakan dulu biar semua merasakan karena wabah ini sangat membutuhkan biaya hidup jangan d bikin gacor dulu kalo orderannya sudah normal ga masalah mau si A mau si B mau si z saya yg membutuhkan biaya hidup

    Reply
    1. jerry marbels

      siap bang. semoga keluhan ini bisa di dengar dan tersampaikan oleh pihak PT.GI ya

      Reply
  42. densi

    cahahahah kenyataan di lapangan berbeda bos……
    situ hanya membahas teori
    tp kenyataan lapangannya mana
    banyak driver yg hampir 2 minggu bahkan 1bulan zonk tidak dpt orderan sama sekali….tetapi yg gacor mah walau dia ngumpet di lobang semut / jauh dr resto hampir 2km mah dapt aja sedangkan driver yg nungguin tuh resto berjam” boro” di kasih orderan

    Reply
    1. jerry marbels

      seperti yang kita sampaikan ya pada artikel dan balasan komentar lainnya ya mas. kita tidak menyampaikan teori, tapi menyampaikan ilustari bagaimana sebuah sistem bekerja. silahkan anda baca dan lihat paragraph terakhir artikel ini. disitu sudah tertulis bahwa gojek memiliki algoritma yang unik dan hanya pihak gojek lah yang bisa membuat ketentuan tersebut.

      Reply
  43. Khusaini

    Teori taek… Beda sama di lapangan

    Reply
    1. jerry marbels

      Halo mas, yang kita sampaikan pada artikel bukan teori ya. tetapi adalah proses ataupun skema yang terjadi jika sebuah orderan masuk ke server gojek. dan yang kita jelaskan pada artikel adalah gambaran ataupun contoh yang bahasa nya kita buat secara sederhana agar mudah dipahami oleh awam. jadi, silahkan dibaca ulang dengan cermat kalimat demi kalimat pada artikel ini. jadilah pembaca yang cerdas

      Reply
  44. KARSAN

    Go car. Tiorinya bermuluk muluk tetapi untuk driver tidak diperhatikan dari kantor Gojek yang diperjatikan selalu Customer……. Customer sering membatalkan orderan tidak ada sangsi dari kantor Gojek. Driver dapat orderan dari customer sampai tiba di alamat customer tiba tiba di cancel sama customer. Apa tindakan kantor Gojek… sudah nerugikan driver sudah sampai alamat tersebut..

    Reply
  45. Dadan

    Ya semua akun mah gagu.klo nggak gagu teriak2.itu akun.yang penting pintar cari posisi agar orderan bisa masuk.jangan ngeluh tetap berusaha agar semua bisa lancar.istilah kasarmah orang dagang di satu tempat nggak laku .siapa tau di tempat lain ada yang beli .namanya juga usaha cuuu nyari sendiri.bukan kaya orang kerja dapat gaji .

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *