Bagaimana Sistem Orderan Gojek (Ojol) Bekerja? Ini Penjelasan Dari Driver IT!

Hello, para pejuang kerja di jalanan, bagi kalian para driver ojol pemula maupun yang cukup lama bekerja sebagai driver ojol dan masih saja susah mendapatkan orderan ataupun tidak pernah tutup point “TUPO”, pasti ingin tau bagaimana si sistem kerja ojol itu. Kalian pasti pernah merasakan bagaimana ketika ada customer /pengguna yang pesan ojol ada di dekat kalian, eh malah customer itu dapat driver yang jauh dari mereka. Mau tau ga caranya bagaimana sistem orderan pada aplikasi ojol agar kalian pejuang driver bisa memanfaatkan informasi ini dan mendapatkan orderan yang banyak, oke akan gue bahas tentang algoritma pemesanan ojol dibawah ini:

Bagaimana Sistem Orderan Ojol Bekerja?

Tentunya perusahaan ojol termasuk gojek dan grab sudah membuat sebuah sistem dimana sistem tersebut yang memberikan orderan ke para driver, sebutan umumnya yaitu “algoritma sistem” atau kata lain yang digunakan oleh gojek yaitu sistem jagger/Perioritas Driver. Jadi algoritma ini ditentukan dari driver itu sendiri, misalnya:

  • lokasi mana saja yang biasa driver tersebut menunggu orderan atau mendapatkan orderan
  • seberapa jauh jarak yang sering ditempuh disetiap orderannya
  • pelayanan apa saja yang sering diselesaikan oleh driver tersebut

Nah jadi orderan itu bisa didapatkan dari riwayat kalian para driver. Deskripsinya misal kalian pernah mendapatkan orderan dari customer A. Nah, ketika si pelanggan A ini memesan layanan ojol lagi, sistem akan mendahulukan orderan kepada driver yang pernah melayani customer tersebut.

1. Driver yg pernah mengantar

Selanjutnya orderan bisa didapatkan dari riwayat perjalanan atau lokasi tujuan, jadi ketika driver tersebut pernah mengantarkan si customer ke rumah sakit A, tentunya si driver sudah membuat jejak baru untuk rumah sakit A itu. Jadi si driver ojol itu akan mempunyai peluang lebih besar ketika si customer memesan ke tujuan rumah sakit A itu dari pada driver yang belum pernah mendapatkan riwayat ke lokasi itu.

2. Jarak tempuh

Selain lokasi, jarak tempuh juga akan mempengaruhi orderan, semisal si driver A sering mendapatkan orderan jarak tempuh 6-10 KM sedangkan si driver B sering mendapatkan orderan jarak tempuh 2-5 KM. Ketika ada customer memesan dengan jarak tempuh 6-10 KM maka si driver A yang akan mendapatkan orderan tersebut.

3. Keaktifan driver dan pencapaian

Selanjutnya algoritma orderan pada driver dilihat juga dari seberapa rajin si driver tersebut bekerja. Ada driver yang hanya bekerja setengah hari dan juga penuh waktu, jadi ketika si driver bekerja penuh waktu tentunya dia akan mendapatkan orderan lebih banyak dari pada yang setengah hari karena si driver sudah membuat riwayat yang sangat banyak. Bukan hanya masalah waktu, tapi dilihat juga apakah driver tersebut sering mencapai target orderan harian? Jadi sistem ojol mempunyai target harian, disetiap target akan ada bonus untuk driver tersebut. Jika driver tersebut sering menyelesaikan target maka orderan akan cepat masuk dari pada yang jarang mencapai target.

Kemudian pemesanan orderan dilihat dari pelayanan apa saja yang sering diambil. Jadi jika si driver sering mendapatkan orderan gofood maka si driver tersebut akan berpeluang lebih besar mendapatkan orderan gofood, begitupun juga pada pelayanan yang lain. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar dibawah ini:

cara sistem ojol gojek bekerja memberi orderan
Ilustrasi driver bejo mendapatkan orderan

Perhatikan!

Jadi gambar di atas kita contohkan bahwa driver udin sering menjalankan orderan gofood dan si driver Bejo sering menjalankan orderan penumpang, kedua driver ini tidak pernah mendapatkan pesanan dari akun customer tersebut dan masing-masing tidak ada riwayat tujuan dari customer. Kita anggap si customer akan memesan pelayanan penumpang ke balai kota, tentunya sistem akan memilih ke driver bejo karena si driver sering mendapatkan pemesanan pelayanan penumpang. Berikut gambaran singkat bagaimana sistem bekerja:

Cara sistem ojol bekerja
Ilustrasi cara sistem ojol bekerja

Oh iyya, kalian bisa juga baca versi artikel yang ditulis oleh driver gojek yang tahu tentang IT/ Algoritma. Tulisan ini lebih menjelaskan tentang cara kerja server gojek.

Faktor apa saja yang membuat orderan susah didapatkan?

Setelah para pejuang jalanan ini sudah tau sistem orderannya bagaimana, pasti pernah berpikir “padahal sudah driver lama, sudah kerja sampai ga pulang kerumah kok ga dapat-dapat orderan, kenapa ya akun saya?” Oke jadi ada beberapa faktor yang bisa merusak akun si driver sehingga orderan menjadi sedikit.

1. Sering cancel orderan (membatalkan orderan)

Nah pasti kalian pernahkan membatalkan orderan mungkin karena malas menjalankannya, orderan yang terlalu jauh,  karena sudah lama menunggu customer tapi tidak ada kabar, dan mungkin karena sering dicancel oleh customer itu sendiri itu lah salah satu penyebab orderan driver susah didapatkan.

2. Faktor Rangking Driver

Rangking (penilaian) driver juga mempengaruhi sistem kerja orderan, semisal driver tersebut sering membatalkan orderan sehingga perfoma hariannya selalu jelek maka akan mempengaruhi orderannya. Kemudian bisa disebabkan karena driver tersebut memberikan pelayanan yang buruk kepada customer sehingga mereka memberikan bintang 1-3 dan komentar buruk akibatnya membuat kualitas driver menjadi menurun.

3. Jaringan internet tidak stabil

Pastinya jaringan internet merupakan hal terpenting bagi seorang driver gojek, jika jaringan lambat maka orderan akan masuk ke jaringan internet yang lebih bagus.

4. Catch (sampah penjelajahan) pada HP

Pastikan para driver selalu membersihkan jejak penjelajahan pada masing-masing aplikasi dan juga memori pada hp tetap terjaga agar kinerja hp tidak melambat dalam merespon orderan.

5. Top Up Gopay

Jangan sampai Gopay pada akun driver kurang dari Rp.50.000 bahkan minus, itu membuat orderan menjadi susah karena sistem akan memberikan orderan yang menggunakan pembayaran gopay agar bisa melunasi utang driver ke pihak perusahaan ojol.

Baca juga: Cara refresh akun driver gojek biar bisa kembali semula

Sanksi/ hukuman driver ketika melanggar?

Oke setelah tau sistem dan faktor yang mempengaruhi orderan ojol sanksi yang diberikan menyebabkan orderan tidak bisa didapatkan dan bisa saja akun driver tersebut tidak bisa diaktifkan sementara ataupun mendapatkan bonus target point.

Apa saja pelanggarannya? , jadi sanksi yang diberikan ada sanksi ringan-berat bahkan sampai putus mitra dikarenakan driver tidak mentaati peraturan tersebut.

  1. Pada sanksi Suspend yaitu akun driver di blokir sementara, karena mendapatkan laporan dari customer atau terdeteksi tidak sesuai dengan tata tertib. Biasanya jika kategori ringan hanya diblokir beberapa hari dan mungkin hanya akan mempengaruhi jumlah orderan yang masuk, tapi jika sedang bisa sampai 1 bulan.
  2. Putus mitra, dikarenakan driver melakukan pelanggaran berat dan harus ajukan banding ke perusahaan.

gojek

6 Tips umum akun gojek lancar – capek dapat orderan terus!

Berikut tips dan trick yang diambil dari sumber akun driver dan driver senior:

  1. Cari tempat keramaian yang mempunyai peluang tinggi seperti daerah mall, kota, maupun kampus.
  2. Jika tidak mendapatkan orderan selama 30-60 menit, maka carilah tempat lain agar bisa mendapatkan orderan.
  3. Carilah riwayat orderan ke banyak wilayah karena riwayat orderan sangat menentukan orderan itu berjalan.
  4. Hindari membatalkan orderan yang tidak diperlukan, tetap jalankan orderan dengan tekun dan baik.
  5. Setting Hp ke akurasi GPS yang tinggi dan koneksi internet yang lancar, karena hal itu akan mempengaruhi kecepatan orderan.
  6. Pastikan driver tau jam keramaian orderan; pagi carilah ke area perumahan, siang ke sekitar sekolah, mall, dan rumah makan/restoran, sore ke area perkantoran, dan malam kearea stasiun, terminal, mall, dan rumah makan.

Oke sampai disini penjelasan dari gw untuk para pejuang jalanan, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk para driver

Tinggalkan komentar