7 Ciri-Ciri Orang yang Susah Bayar Hutang

Apa saja ciri-ciri orang yang susah bayar hutang? Begini, ngomongin soal hutang piutang seringkali memang bikin kepala pusing. Punya hutang bikin Anda pontang-panting. Punya piutang ternyata juga tidak kalah bikin pening.

Apalagi, kalau teman atau kerabat yang Anda hutangi seringkali pake jurus menghilang saat Anda coba hubungi. Karena itu, tidak sedikit orang yang merasa bahwa nagih hutang susahnya minta ampun. 

Banyak orang susah bayar hutang dan bersikap bodo amat, padahal hutang itu wajib dibayar dan bahkan bakal dimintai pertanggung jawaban sampai di akhirat. Azab orang yang tidak bayar hutang bahkan bisa sial seumur hidup gara-gara sumpah serapah dari mereka yang dirugikan. 

Banyak juga cerita yang tidak mengenakan akibat dari permasalahan hutang. Mulai dari rusaknya hubungan pertemanan sampai dengan tindakan pembunuhan.

Walaupun terdengar mengerikan, tapi tak jarang persoalan hutang  juga bisa dijadikan bahan candaan lewat kalimat-kalimat sindiran buat orang yang susah bayar hutang atau joks-joks yang sering orang lontarkan.

Ciri-Ciri Orang yang Susah Bayar Hutang

ciri-ciri orang yang susah bayar hutang

Agar Anda tidak tertipu oleh orang yang punya penyakit suka berhutang. Sebelum memutuskan untuk memberikan pinjaman, sebaiknya Anda pahami dulu psikologi hutang lewat 6 ciri-ciri orang yang susah bayar hutang. Penasaran apa saja ciri-cirinya? Yuk simak ulasan berikut ini:

1. Berlebihan Dalam Bercerita

Inilah salah satu ciri-ciri orang yang susah bayar hutang. Saat meminjam uang, biasanya orang akan menjual cerita sedih agar Anda merasa kasihan dan akhirnya bisa dengan mudah memberikan sejumlah uang untuk dipinjamkan.

Mulai dari cerita sedih soal orang tua, saudara, juga cerita sedih lainnya yang sebaiknya Anda cari tahu lebih lanjut kebenarannya. 

Baca juga:  Cara Membuat Neraca Saldo (NS) Dalam Siklus Akuntansi

2. Suka Pura-Pura Lupa

Ciri-ciri orang yang susah bayar hutang selanjutnya adalah suka pura-pura lupa. Tidak sedikit orang yang bahkan suka pura-pura lupa bahwa dia memiliki hutang. Ini akan sangat merepotkan  bahkan bisa menjadi berbahaya jika Anda tidak punya bukti kuat yang bisa membuat dia tidak lagi mengelak. 

Suka pura-pura lupa juga merupakan ciri-ciri orang terlilit hutang. Banyak orang menggunakan alasan sebagai pribadi yang pelupa untuk bisa bebas dari hutang yang dimiliki.

Karena, alasan ini merupakan cara yang paling mudah dilakukan oleh orang yang tidak mau bayar hutang. 

3. Malas Bekerja

Malas bekerja juga merupakan alasan kenapa orang susah bayar hutang, jika orang yang Anda hutangi memiliki kepribadian seperti ini, bagaimana bisa berharap bahwa uang Anda akan kembali? 

Bahkan boleh jadi alasan yang dulu disampaikan saat meminjam uang, hanyalah sebagai tipu muslihat yang sebenarnya hanya karena dia malas untuk bekerja.

Jika Anda sudah mengetahui bahwa orang yang meminta pinjaman adalah orang yang malas bekerja, Anda bisa memberikan jawaban dengan tegas yang menunjukan bahwa Anda menolak memberikan pinjaman. 

4. Selalu Berusaha Menghindar

Orang yang memiliki hutang biasanya selalu berusaha untuk menghindar dari Anda karena khawatir ditagih. Mulai dari menghindar untuk bertemu atau bahkan menghindar walau hanya sekedar berbicara lewat WA atau telepon.

Selain itu, seorang yang sering menghindari membayar hutang akan sering mengganti nomor HP, dan menghilang. Jika Anda juga memiliki hutang dan bersikap begitu, bisa jadi itu menunjukan bahwa Anda menolak melunasi hutang.  

5. Berpindah-pindah Tempat Tinggal atau Pekerjaan

Ketika seseorang sering berpindah-pindah tempat tinggal atau pekerjaan, hal ini dapat mengindikasikan kondisi keungan yang sedang tidak baik-baik saja yang akan berdampak pada kemampuan mereka untuk membayar hutang.

Baca juga:  11 Cara Mendapatkan Gaji dari Youtube yang Perlu Diketahui

6. Membuat 1.001 Alasan

Orang yang punya banyak hutang seringkali memutar otak untuk mencari-cari alasan saat ditagih, padahal sudah sampai pada waktu yang telah disepakati.

Tidak jarang orang menggunakan alasan-alasan yang nyeleneh bahkan dengan mudah berbohong demi bisa terhindar dari tagihan hutang.

Tidak sedikit orang yang mengulur waktu lebih dari dua kali. Jika Anda bertemu dengan ciri-ciri orang yang susah bayar hutang seperti ini, sebaiknya jangan dipinjamkan uang lagi. 

7. Hutang Lama Belum Lunas, Tapi Ingin Pinjam Uang Lagi

Gali lubang tutup lubang menjadi pribahasa yang sering didengar dalam persoalan hutang piutang. Banyak orang yang bahkan tidak sungkan untuk meminjam uang lagi demi menutupi hutang lain yang telah jatuh tempo, padahal hutang lama pun belum terbayarkan.  

Baca juga: DC Pinjol Apa Saja yang Datang ke Rumah

Cara Menghadapi Orang yang Susah Bayar Hutang

ciri-ciri orang yang susah bayar hutang

Jika Anda sudah terlanjur berhadapan dengan yang memiliki ciri-ciri orang yang susah bayar hutang seperti di atas, jangan dibiarkan. Yuk segera cari solusi untuk mengatasinya. Ini dia beberapa cara yang bisa Anda aplikasikan:

1. Beri Tenggat Waktu

Beri tenggat waktu yang jelas kapan dia harus melunasi hutang. Tetapkan hari, tanggal, bulan dan tahun yang jelas.

Sebaiknya Anda pun mengingatkan dia saat sudah mendekati waktu yang telah disepakati bersama, agar dia tidak lagi beralasan lupa, karena Anda sudah memberi peringatan sebelumnya. 

2. Minta Bantuan Mediator

Jika Anda merasa kesulitan untuk menagih hutang bahkan merasa sudah kehabisan cara, maka sudah waktunya untuk Anda meminta bantuan mediator. Mediator ini bisa dari orang yang Anda percaya atau paling tidak disegani oleh si pemilik hutang. 

Baca juga:  Kode Referral Mitra Bukalapak 2024 untuk Pendaftaran Akun

Jika jumlah uang yang terlibat cukup banyak, Anda juga bisa meminta bantuan aparat hukum. Apalagi Menurut ahli hukum pidana dari Universitas Al Azhar Indonesia, Suparji Ahmad, teman atau kerabat yang lalai membayar hutang bisa dituntut melalui mekanisme keperdataan ataupun jalur pidana. 

3. Beri Saran Alternatif Pembayaran 

Kalau si pemilik hutang beralasan tidak bisa melunasi hutang secara keseluruhan, maka Anda bisa memberikan alternatif pembayaran dengan cara dicicil.

Bisa juga Anda menawarkan alternatif pembayaran lain yaitu tidak lagi dengan uang tetapi dibayarkan dengan barang-barang tertentu yang nilainya dianggap sebanding. 

4. Buat Perjanjian Tertulis 

Untuk terhindar dari orang yang suka pura-pura lupa saat ditagih hutang, sebaiknya transaksi hutang piutang dimuat dalam surat perjanjian hutang piutang secara tertulis agar hutang tersebut dapat dipertanggungjawabkan. 

Isi perjanjian hutang dapat meliputi informasi mengenai pihak-pihak yang terlibat, nominal utang, hingga tanggal jatuh tempo pembayaran hutang. Jika Anda memiliki perjanjian secara tertulis, hal ini juga akan lebih memudahkan Anda saat akan memproses hutang tersebut ke ranah hukum. 

Itulah ciri-ciri orang yang susah bayar hutang. Jika anda termasuk ke dalam ciri-ciri tersebut boleh jadi itu menunjukan bahwa Anda menolak melunasi hutang. 

Bagikan:

Tinggalkan komentar