Jangan Keliru! Inilah Perbedaan Wirausaha dan Wiraswasta

By | Mei 14, 2020

Memiliki usaha sendiri tentu adalah sebuah kebanggaan. Bisa berstatus sebagai wirausaha atau wiraswasta menjadi impian banyak orang. Tunggu dulu, apakah menurut Anda kedua hal itu sama? Jika iya maka keliru. Karena ada perbedaan wirausaha dan wiraswasta yang membuat kedua hal ini tidak serupa. Perbedaan yang cukup penting ini justru tidak dipahami semua orang.

Perbedaan Wirausaha dan Wiraswasta

Karena saat ini, hampir setiap orang yang memiliki bisnis atau usaha sendiri akan disebut sebagai wiraswasta. Tidak sepenuhnya keliru, karena kedua istilah ini memang hampir serupa. Inti dari perbedaan wirausaha dan wiraswasta adalah pada cara pandang seseorang itu sendiri. Supaya tidak salah, yuk kenali dulu pengertian kedua istilah tersebut.

Meski Sama, Ini Perbedaan Wirausaha dan Wiraswasta

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, kebanyakan orang yang memilih membuka bisnis atau usaha sendiri akan serta merta disebut sebagai wiraswasta. Padahal bisa saja mereka yang masih terikat dalam pekerjaan di sebuah perusahaan, juga boleh disebut sebagai wiraswasta. Supaya Anda tidak bingung, inilah perbedaan wirausaha dan wiraswasta.

1. Apa Itu Wirausaha?

Apa itu wirausahaSecara etimologis, wirausaha berasal dari dua kata yakni Wira dan Usaha. Wira berarti manusia unggul, berwatak agung, gagah berani, seorang pejuang hingga pahlawan. Sementara usaha adalah bekerja atau berbuat sesuatu. Sehingga bisa dijelaskan kalau wirausaha adalah seseorang yang berani mendobrak sistem dan mengenalkan produk baru dengan menciptakan bentuk usaha sendiri.

Hal ini semakin memperkaya makna apa itu wirausaha. Mereka yang sudah menempatkan diri sebagai wirausaha, adalah orang-orang yang siap menanggung risiko atas bisnis yang ditekuni dengan mencoba memanfaatkan peluang yang ada. Wirausaha haruslah punya visi jangka panjang dan keahlian entah di bidang produksi, pemasaran, permodalan hingga pengawasan untuk bisnisnya.

2. Apa Itu Wiraswasta?

Sementara untuk wiraswasta, berasal dari dua kata juga yakni Wira dan Swasta. Dimana Swasta juga berasal dari dua kata yakni Swa yang artinya sendiri serta Sta yang bermakna berdiri. Sehingga Swasta bisa diartikan sebagai berdiri di atas kekuatan sendiri. Melihat etimologinya, maka apa itu wiraswasta? Bisa dijelaskan sebagai keberanian dalam berusaha untuk berdiri pada kekuatan sendiri.

Kesimpulannya, perbedaan wirausaha dan wiraswasta ada pada sikap mental dan perwujudannya. Mereka yang punya usaha sendiri jelas disebut sebagai wirausaha. Sementara seorang karyawan yang punya mental berani berdiri di atas kekuatannya sendiri sudah bisa dijuluki wiraswasta entah dia punya usaha sampingan atau tetap ‘ikut orang’.

Alasan-Alasan Anda Harus Jadi Wirausaha

Untuk itulah tak salah jika ada yang menyebutkan bahwa tidak semua wiraswasta adalah wirausaha. Namun mereka yang sudah menjejakkan kaki sebagai wirausaha, pasti punya sikap wiraswasta. Dalam perkembangannya, menjadi seorang wirausaha tentu sudah seharusnya didambakan banyak orang. Bangga bisa sukses karena usaha sendiri adalah salah satu keunggulan wirausaha.

Nah, untuk Anda yang saat ini tengah tenggelam berkarya di perusahaan orang lain, mungkin beberapa alasan berikut ini akan bisa membuat Anda tertarik jadi seorang wirausaha:

  1. Punya Waktu Luang

Bekerja memang sudah jadi hal wajib bagi setiap manusia dewasa demi menjalankan hidupnya. Anda yang baru merintis usaha sendiri, tentu harus bekerja keras sampai mengorbankan energi, waktu hingga uang. Namun percayalah, mereka yang memilih jadi wirausaha akan memetik hasil bisnis mereka di masa depan.

Tak jarang kalau pengusaha yang sudah sukses dengan bisnisnya, akan punya banyak waktu luang. Di saat rekan-rekannya masih sibuk bekerja ikut perusahaan atau instansi pemerintah di usia 40 tahun, para pengusaha bisa tinggal santai di rumah bersama keluarga lantaran bisnis sudah berjalan. Keuntungan inilah yang jadi inti dari perbedaan wirausaha dan wiraswasta.

  1. Dapat Pengalaman

Jika dibilang mana yang lebih unggul antara wirausaha vs wiraswasta, sudah pasti wirausaha. Ketika Anda sudah memutuskan diri menjadi wirausaha, maka harus siap mengerjakan seluruh kebutuhan bisnis secara mandiri. Perjuangan yang tidak kenal lelah dan kerap mengalami kegagalan itu justru akan membuat mental Anda makin kuat karena sudah ditempa berbagai pengalaman berharga.

  1. Bisa Jadi Pemimpin

Jika keunggulan wiraswasta menjadikan Anda seseorang yang punya mental berani di lingkup pekerjaan, maka wirausaha justru menjadikan Anda sebagai sang pemimpin. Pengusaha sukses Bob Sadino pernah berkata bahwa setinggi apapun posisi Anda di perusahaan, tetaplah karyawan. Namun sekecil apapun usaha yang Anda bangun, Anda adalah bos alias pemimpinnya.

Untuk itulah perbedaan wirausaha dan wiraswasta yang paling signifikan adalah mampu memberikan rasa bangga. Sebagai seorang pemimpin, Anda tak perlu cemas bakal dipecat atau dipotong gaji. Seluruh usaha yang dilakukan bertujuan membesarkan bisnis sendiri. Rasa bangga akan semakin membuncah karena usaha Anda bisa diwariskan kepada anak cucu kelak.

  1. Berpeluang Jadi Ahli

Saat Anda memutuskan jadi wirausaha, maka dituntut untuk jadi pribadi terbuka demi memperluas jaringan bisnis. Anda akan dihadapkan pada keputusan-keputusan benting yang tanpa sadar menambah kualitas diri. Berbagai hal baru menjadikan seorang pengusaha berilmu lebih luas daripada karyawan. Bukan tak mungkin, Anda bisa jadi ahli dalam bisnis yang digeluti.

  1. Mengubah Dunia

Inilah perbedaan wirausaha dan wiraswasta yang paling utama. Di mana seorang wirausaha mampu berpeluang mengubah dunia. Sebut saja nama-nama seperti Mark Zuckerberg (Facebook), Bill Gates (Microsoft), Jack Ma (Alibaba), Nadiem Makarim (GO-JEK) hingga William Tanuwijaya (Tokopedia) yang mampu mmberikan dampak signifikan bagi perekonomian Indonesia hingga dunia.

apa itu wiraswasta

Berkat pemikiran-pemikiran berani mereka sebagai wirausaha, orang-orang itu sukses menempatkan diri sebagai sosok berpengaruh. Menciptakan lapangan pekerjaan dengan ratusan ribu karyawan dan bisa jadi apapun yang mereka inginkan, adalah alasan terakhir yang membuat Anda harus mencoba jadi wirausaha.

Sikap Yang Dibutuhkan Jadi Wirausaha Sukses

Dari berbagai alasan yang sudah disebutkan dan penjelasan perbedaan wirausaha dan wiraswasta, tampaknya menjalani hidup sebagai wirausaha sangat menyenangkan. Hanya saja untuk bisa berstatus sebagai wirausaha, ada banyak sekali sikap yang dibutuhkan. Bukan hanya mental jadi wiraswasta, inilah beberapa sikap yang wajib Anda kuasai:

  1. Percaya Diri

Ketika Anda sudah memutuskan jadi wirausaha, rasa percaya diri haruslah menjadi amunisi utama. Anda harus percaya pada diri sendiri dan ide pada bisnis yang tengah dikelola. Jangan pedulikan omongan orang lain sekalipun ada yang mengatakan Anda gila. Dengan rasa percaya diri yang kuat, Anda tidak akan takut gagal atau tidak sukses karena Anda tahu semua butuh proses.

  1. Cintai Bisnis Yang Dikelola

Menjadi wirausaha tidaklah cukup jika punya mental sebagai wiraswasta saja. Anda harus mencintai betul bisnis yang tengah dikelola. Dengan begitu setiap hari Anda akan bersemangat untuk menjual produk dan menjalankan bisnis. Orang bijak pernah berkata bahwa jika karyawan bisa mencintai pekerjaannya, maka pengusaha menjadikan pekerjaan sebagai karya seumur hidupnya.

wirausaha vs wiraswasta

  1. Berpikir Bijak

Salah satu perbedaan wirausaha dan wiraswasta adalah adanya sikap bijak yang kuat. Jangan tunggu usia 40 tahun untuk menjadi pribadi yang bijaksana, karena jika Anda memulai bisnis di usia 20-an juga harus memiliki pemikiran yang bijak. Akuilah kesalahan yang dilakukan dan terima kegagalan tanpa menyalahkan diri. Jadikan kegagalan itu sebagai pengalaman dan dasar baru untuk berusaha lagi.

  1. Sabar dan Tidak Malas

Masih suka menunda pekerjaan? Seharusnya kalau ingin jadi pengusaha hal tersebut harus dihapuskan. Hapus sikap malas dengan giat bekerja dan perbanyak motivasi diri. Ciptakan tujuan-tujuan dan mimpi baru sehingga Anda selalu punya alasan untuk bekerja. Jika rasa malas sudah hilang, hal berikutnya adalah tinggal menunggu dengan sabar seluruh usaha itu berhasil.

  1. Selalu Belajar

Sikap lain yang harus dimiliki kalau ingin jadi pengusaha sukses adalah selalu belajar. Anda bisa belajar dari apapun entah lewat kegagalan atau cerita sukses pengusaha lain. Belajar tidak harus di institusi pendidikan tinggi, tapi lingkungan bisa memberikan pengetahuan yang berharga. Untuk itulah perbedaan wirausaha dan wiraswasta ada pada letak sikap tak pernah puas belajar.

Nah bagaimana? Sudah sangat jelas bukan perihal perbedaan wirausaha dan wiraswasta? Jika sudah, maka kini Anda sudah bisa menentukan mau jadi wirausaha atau wiraswasta. Apapun yang Anda pilih, lakukan dengan sebaik mungkin agar kesuksesan bisa datang secepatnya. Semangat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *