5 Cara Melamar Kerja Lewat WA dan Etika Melamar + Contoh Chat

Cara melamar kerja lewat WA memang cukup terdengar aneh, karena selama ini masyarakat hanya menggunakan WA untuk komunikasi jarak jauh, seperti keperluan chatting. Akan tetapi siapa sangka, belakangan ini cukup banyak HRD perusahaan yang memanfaatkan aplikasi WA untuk proses rekrutmen karyawan baru.

Jika Anda mendapatkan informasi rekrutmen karyawan baru dan dalam deskripsi lowongan kerja mengarahkan Anda untuk mengirim berkas lamaran lewat WA, Anda bisa memaksimalkan fitur-fitur multifungsi WA, seperti audio, foto, video, doc, bahkan pdf untuk mengirim berkas lamaran pekerjaan. Prosesnya juga tidak rumit, layaknya  cara melamar kerja lewat email.

Di artikel ini kami akan memberikan ulasan lengkap mengenai cara melamar kerja lewat WA yang perlu Anda tahu! Lengkap dengan etika yang harus Anda patuhi saat mengirim lamaran lewat WA. Simak artikel ini hingga tuntas ya?

Cara Melamar Kerja Lewat WA

cara melamar kerja lewat wa

Meskipun cara  melamar kerja lewat WA dan email ini sama-sama online, tetapi dari segi teknis tentu berbeda. Terutama pada langkah-langkah pengirimannya. Di bawah ini ada 5 cara melamar kerja lewat WA yang harus Anda tahu.

1. Cari Lowongan Pekerjaan yang Sesuai dengan Kualifikasi Anda

Banyak lowongan kerja yang tersedia di media online maupun portal lowongan kerja. Tugas pertama Anda adalah menemukan lowongan kerja yang sesuai dengan kualifikasi Anda.

Sebab, masih banyak pelamar yang melamar kerja tanpa memperhatikan kualifikasi persyaratan minimal secara seksama. Alih-alih diterima, justru beberapa di antaranya mendapat respon yang kurang menyenangkan dari pihak HRD.

Hal ini memang tidak bisa ditampik, bahwa HRD membutuhkan pelamar kerja dan pelamar kerja membutuhkan lowongan kerja. Akan tetapi, lebih baik jika keduanya saling menghargai, baik saat mendaftar kerja maupun saat memberi respon.

Baca juga:  12 Prospek Kerja Administrasi Bisnis dan Gajinya

2. Cari Informasi tentang Perusahaan yang Bersangkutan

Setelah dirasa kualifikasi lowongan kerja tersebut sesuai dengan Anda, maka Anda bisa mencari informasi selengkap mungkin tentang perusahaan yang bersangkutan. Mulai dari informasi alamat perusahaan, nomor WhatsApp, atau review perusahaan.

Anda bisa menemukan informasi tersebut di Google, Google Maps, situs resmi perusahaan, maupun informasi dari teman. Hal ini bertujuan untuk menghindari penipuan lowongan kerja.

3. Sipakan Berkas-Berkas yang Dibutuhkan untuk Melamar Kerja

Salah satu bagian yang paling penting terkait cara melamar kerja lewat WA adalah mempersiapkan berkas-berkas yang dibutuhkan untuk melamar kerja. Sebagai gerbang masuk di dunia kerja, perusahaan membutuhkan beberapa berkas dari para pelamar, untuk kemudian dilakukan proses seleksi. Beberapa berkas tersebut antara lain:

  • Surat lamaran kerja atau teks melamar kerja lewat WA
  • Scan transkrip nilai
  • Curriculum Vitae (CV)
  • Scan SKCK
  • Scan ijazah pendidikan terakhir
  • Scan pas foto
  • Berkas pendukung (Scan SIM, scan setifikat, scan surat pengalaman kerja, dan lain-lain, tergantung kebutuhan perusahaan yang dijelaskan di deskripsi pekerjaan).

Pada poin ini, Anda juga harus memperhatikan format berkas yang dibutuhkan untuk melamar kerja.

  • Berkas harus dikirim dalam format PDF, JPG/ JPEG, doc, maupun format lainnya.
  • Selain itu, perhatikan berapa ukuran maksimal dari berkas-berkas tersebut. Sebab, jika ukurannya terlampau besar, Anda juga akan mengalami kesulitan saat mengirimkan lamaran.

4. Kirim Lamaran Kerja Lewat WA di Waktu yang Tepat

Langkah selanjutnya dari cara melamar kerja lewat WA adalah mengirim berkas-berkas sekaligus mengirim teks pengantar sesuai kebutuhan. Isi teks pengantar ini lebih singkat dan hampir mirip dengan surat lamaran kerja Anda. Kirimlah di waktu yang tepat, yaitu di jam kerja.

Baca juga:  2 Cara Menonaktifkan Shopee Paylater dengan Mudah

Sebelum Anda mengirim berkas dan teks pengantar melamar kerja, ada dua ketentuan yang harus Anda perhatikan:

  • Jika memang dalam deskripsi lowongan kerja sudah memberikan informasi secara jelas mengenai deadline pengiriman lamaran kerja, Anda bisa langsung mengirim berkas dan teks pengantar untuk mengajukan lamaran.
  • Sebaliknya, jika memang dalam deskripsi lowongan kerja tidak ada informasi secara jelas mengenai deadline pengiriman lamaran kerja, Anda bisa menanyakan terlebih dahulu mengenai “masih dibutuhkan atau tidak posisi lowongan kerja yang tersedia tadi”. Tentunya dengan bahasa dan etika yang sopan ya.

Jika masih dibutuhkan, Anda bisa segera menyiapkan berkas-berkas lamaran dan mengajukan lamaran. Namun, jika posisi yang dibutuhkan sudah terisi, Anda bisa segera mencari lowongan pekerjaan lain dan tidak perlu melanjutkan prosesnya.

5. Sabar, Jangan Spam, dan Jangan Hanya Mengandalkan Satu Lamaran

Seefektif-efektifnya cara melamar kerja lewat WA, pasti persaingannya juga tinggi. Besar kemungkinan chat Anda saling bertumpuk dengan pelamar lain.

Anda harus lebih bersabar untuk mendapat respon dari pihak HRD (recruiter) tempat Anda melamar kerja. Jangan pernah melakukan spam, apalagi mengawali chat dengan mengirim huruf “P”, karena hal tersebut sangatlah tidak sopan.

Jika setelah satu minggu Anda menunggu dan ingin memastikan apakah lamaran Anda diterima atau tidak, Anda bisa menanyakan kepada pihak HRD dengan bahasa yang sopan. Namun, memang lebih baik Anda jangan hanya mengandalkan dari satu lamaran.

Sembari menunggu informasi lolos administrasi atau tidak, lebih baik Anda juga mencari lowongan kerja lain dan segera melamarnya. Semakin sering Anda melamar, semakin besar peluang Anda untuk segera mendapatkan pekerjaan.

Gimana? Cukup mudah, bukan, cara melamar kerja lewat WA? Meskipun secara teknis langkah-langkah mengirim lamaran kerja lewat WA berbeda dengan langkah-langkah mengirim lamaran kerja lewat email, tetapi isi, format, maupun berkas-berkas yang harus Anda kirim mayoritas sama.

Baca juga:  5 Contoh Surat Lamaran Pekerjaan Berdasarkan Iklan

Etika dalam Melamar Kerja Lewat WA

Meskipun cara melamar kerja lewat WA terlihatnya lebih santai, tetapi Anda tetap harus memperhatikan etika dalam mengirim pesan. Simak yuk apa saja etika yang harus Anda patuhi?

  1. Pasang foto profil WA dengan foto profesional dan memperlihatkan wajah Anda dengan jelas.
  2. Jangan menyembunyikan status WA, latest seen, atau menghilangkan centang biru.
  3. Kirim lamaran di jam kerja, yakni antara jam 08.00 hingga 17.00.
  4. Jangan menggunakan singkatan yang tidak perlu atau bahasa gaul dan alay.
  5. Gunakan bahasa Indonesia formal, sopan, dan berdasar pada PUEBI.
  6. Ucapkan salam pembuka sekaligus perkenalkan diri.
  7. Sampaikan maksud lamaran dengan kalimat yang singkat, padat, dan jelas, tidak bertele-tele.
  8. Ucapkan salam penutup dan terima kasih.

Pastikan Anda mematuhi etika dalam mengirim lamaran kerja ya. Buatlah diri Anda seolah-olah sedang berhadapan dengan pihak recruiter dari perusahaan tersebut secara langsung.

Contoh Teks Lamaran Kerja Lewat WA

Selamat Pagi,

 

Berdasarkan informasi yang saya dapat dari portal lowongan kerja tipkerja.com tertanggal 10 Januari 2021, PT Tipkerja Media membuka lowongan pekerjaan untuk divisi Marketing dan Pemasaran.

Perkenalkan, saya:

Nama: Ria Irawati, S.E


Alamat: Jl. Sarangan, 008, Magetan


Pendidikan: S1 Ekonomi Universitas Magetan

Ingin menanyakan detail lowongan pekerjaan tersebut. Mohon kiranya agar Bapak/Ibu dapat memberikan penjelasan terkait lowongan pekerjaan divisi Marketing dan Pemasaran, sekaligus persyaratan yang dibutuhkan untuk melamar pekerjaan tersebut. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

Penutup

Itulah 5 cara melamar kerja lewat WA yang perlu Anda tahu, lengkap dengan etika yang harus Anda patuhi saat mengirim pesan dan contoh teks lamaran kerja lewat WA. Untuk teks lamaran kerja, ini menyesuaikan sesuai kebutuhan. Bisa langsung to the point untuk melamar kerja, bisa juga menanyakan informasi lebih lanjut terkait lowongan yang tersedia sebelum Anda mengirimkan melamar. Yang jelas harus tetap sopan ya? Good luck!

Bagikan:

Tinggalkan komentar