5 Bocoran IT Gojek 2023 agar Akun Tidak Anyep

Semakin banyak orderan, tentu semakin baik bagi driver mitra Gojek. Namun, tidak sedikit yang mendapatkan masalah sepi penumpang maupun permintaan pengiriman barang dan makanan. Intip bocoran IT Gojek ini untuk mengetahui penyebab dan cara mengatasi orderan yang anyep

Adapun driver seringkali mengklasifikasikan akun aktif yang sepi orderan sebagai akun gagu. Tidak hanya jarang, akun gagu bahkan bisa mendapatkan hanya satu orderan dalam seminggu! Cukup parah, bukan?

Sejatinya, minimnya order masuk pada aplikasi dapat dipengaruhi oleh banyak faktor. Termasuk sepinya peminat atau pengguna layanan pesan antar. Meski demikian, terdapat persoalan lain yang mungkin menjadi pemicu aplikasi Gojek milik Anda kurang gacor.  

Bocoran IT Gojek 2023

bocoran IT Gojek

Sebelum mengikuti bocoran IT Gojek mengatasi orderan anyep, terlebih dahulu Anda perlu mengenali akun milik Anda. Identifikasi performa Anda beberapa waktu ke belakang, apakah sering membatalkan atau menolak pesanan masuk?

Pun jika Anda tidak yakin dengan riwayat Anda, Anda dapat melakukan evaluasi akun. Apakah akun Anda sepi saat di lokasi ramai atau di semua lokasi? Dengan nongkrong di tempat ramai, Anda bisa mengamati seberapa sering akun orang lain mendapat orderan dibanding Anda. 

Jika sudah, ikuti paparan dan bocoran IT Gojek berikut. Tips dan trik terapi akun Gojek ini bisa Anda tiru. Harapannya, tentu akun gojek menjadi gacor dan orderan kembali ramai dan mengatasi akun Gojek gagu.

1. Menjaga konsistensi on bid

Server melakukan penilaian dan seleksi pada masing-masing akun driver Gojek. Agar review sistem kembali baik, mulai terapi dengan konsisten saat nge-bid. Contohnya, memulai kerja pada waktu yang serupa setiap harinya. Anda dapat memulai mengaktifkan aplikasi di jam sibuk seperti 7-9 pagi secara rutin. 

Baca juga:  6 Keuntungan Driver Go Car Menggiurkan, Selamat Buat Driver!

2. Hindari membatalkan atau cancel orderan 

Salah satu sebab aplikasi Gojek tidak sehat adalah riwayat cancel orderan. Untuk mengatasinya, pastikan tidak membatalkan jika ada orderan masuk. Hal ini berguna untuk meningkatkan kepercayaan sistem pada akun Anda. Pun pertahankan performa dengan menyelesaikan pesanan secara cepat.

3. Menerima seluruh orderan yang masuk

Serupa dengan poin sebelumnya, melewatkan orderan yang masuk juga dapat menurunkan kinerja akun Gojek Anda. Server akan membandingkan persentase seberapa sering driver menerima atau menolak order layanan jenis tertentu yang diberikan. Untuk terapi agar akun gacor, hindari pilih-pilih orderan yang masuk. 

4. Perhatikan kondisi device

Gunakan ponsel dengan baterai memadai saat sedang bekerja. Pastikan untuk membuka aplikasi Gojek driver setidaknya sehari sekali dan setiap sampai lokasi menunggu order. Jika tidak sedang ingin nge-bid, aktifkan mode mati pada aplikasi. Meski terdengar sepele, ini dapat menjadi terapi akun yang efektif. 

5. Hindari mengadu akun dengan driver lain

Sederhananya, jauhi tempat mangkal yang ramai driver. Jika telah mengetahui kesehatan akun Gojek kurang baik, maka cari orderan di tempat dengan persaingan rendah. Bocoran IT Gojek menyebutkan agar menyisir daerah sepi driver; seperti kosan, perumahan dan tidak mangkal di satu tempat.

Baca juga: Cara Refresh Akun Gojek Biar Gacor

Kenapa Akun Gojek Tidak Masuk Orderan?

bocoran IT Gojek

Sebagaimana disinggung sebelumnya, terbatasnya jumlah konsumen dapat menjadi salah satu penyebab orderan sedikit. Namun, tidak menutup kemungkinan terdapat alasan lain akun Gojek tidak menerima orderan. Berikut kemungkinan penyebab sepinya orderan sebagaimana bocoran IT Gojek berdasar sistem kerja aplikasi Gojek.

1. Riwayat kinerja kurang baik 

Kemungkinan pertama penyebab akun Gojek anyep adalah riwayat kinerja yang kurang baik. Sering membatalkan orderan, menolak permintaan layanan yang masuk, hingga adanya aplikasi pihak ketiga yang dilarang oleh perusahaan. Ketiga sebab tersebut menjadi alasan paling umum kenapa akun Gojek anyep.

Baca juga:  Cek Syarat Tahun Mobil Go Car Terbaru sebelum Mendaftar!

Riwayat kinerja ini menyebabkan akun ditandai kurang baik pula oleh sistem. Ibarat rating, akun Anda mendapatkan rating kurang dibanding driver lain yang performanya baik. Kondisi akun ‘sakit’ ini menyebabkan server secara otomatis mendahulukan akun lain yang lebih prima.

2. Lokasi mangkal terlalu ramai

Penyebab kedua ini berkaitan erat dengan poin sebelumnya. Saat kondisi akun driver Gojek kurang prima karena riwayat kinerja tersebut, maka sistem Gojek mendahulukan driver lain dengan riwayat kerja lebih baik. Semakin banyak driver sehat, semakin sulit pula persaingan akun sakit mendapatkan orderan. 

Bocoran IT Gojek mengibaratkan jika terdapat empat driver berbeda dengan dua akun sehat dan dua akun sakit, maka yang didahulukan adalah dua akun sehat. Baru akun sakit pertama bisa mendapat orderan. 

Apabila dua akun sehat kembali mangkal di tempat semula, maka kemungkinan kembali mendapatkan order akan lebih besar dibanding akun sakit. Dengan demikian, akun sehat bisa 2x mendapat order sedangkan akun sakit tidak sama sekali. 

3. Faktor device dan aplikasi

Tidak jarang driver menggunakan ponsel seadanya yang tidak memenuhi standar minimal perusahaan. Juga jarang melakukan pembaharuan aplikasi Gojek yang terpasang pada device. Sebabnya, menganggap versi terbaru tidak memiliki perubahan berarti daripada versi sebelumnya.

Padahal, dua faktor ini dapat mempengaruhi intensitas orderan yang masuk. Memperbarui aplikasi secara rutin dapat menutup kemungkinan adanya bug dan memaksimalkan performa driver.

Strategi mengatasi akun driver Gojek yang anyep ini memang cukup sulit. Selain butuh waktu, memperbaiki kinerja berdasar bocoran IT Gojek ini juga membutuhkan konsistensi. Meski demikian, besar kemungkinan menghasilkan akun driver semakin gacor. 

Bagikan:

Tinggalkan komentar