Gaji UMR Tulungagung dan UMK Tulungagung 2021

Gaji UMR Tulungagung 2021 – Tulungagung adalah sebuah wilayah yang berbatasan dengan Kediri, Kabupaten Blitar, dan Kabupaten Trenggalek. Walau menurut sejarahnya termasuk wilayah kecil, namun memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan, termasuk potensi alam Tulungagung yang begitu melimpah.

Tulungagung terkenal sebagai penghasil marmer terbesar di Indonesia. Selain itu juga tengah berkembang banyak industri kecil dan menengah, mulai dari batik, alat-alat perkakas rumah tangga, peralatan tentara, dan masih banyak lainnya.

Sebagai wilayah yang berpotensi menyerap banyak tenaga kerja, sudahkah pengusaha memberikan gaji yang layak kepada karyawannya sesuai standar gaji UMR Tulungagung 2021 dan gaji UMK Tulungagung 2021? Lalu, berapakah besaran standar gaji UMR Tulungagung 2021 dan gaji UMK Tulungagung 2021?

Definisi UMR, UMP, dan UMK

Ketiga istilah tersebut tentu terdengar sangat familiar di telinga masyarakat. Namun apakah Anda benar-benar sudah memahami perbedaannya, karena definisi ketiga kata itu ternyata sedikit berbeda. Berikut penjabaran singkat mengenai definisi UMR, UMK, dan UMP sebelum masuk pada pembahasan gaji UMR Tulungagung 2021 dan gaji UMK Tulungagung 2021.

  1. UMR (Upah Minimum Regional)

Merupakan standar minimum yang digunakan untuk menggaji pekerja di suatu wilayah tertentu. Hal ini bertujuan untuk menjamin kelayakan penghasilan atas pekerjaan yang dilakukan oleh karyawan. Tentu saja besarnya UMR akan berbeda di tiap wilayah dikarenakan faktor ekonomi pada setiap daerah juga berbeda.

Perubahan peraturan yang terjadi dikarenakan mengikuti perkembangan jaman agar sistem pemerintahan terus berjalan secara efektif, hal tersebut menjadi salah satu alasan terjadinya suatu perombakan. Dalam Kepmenaker No. 226 tahun 2000 makna gaji UMR tidak lagi difungsikan, yang awalnya UMR terbagi menjadi dua tingkatan, kini dinamakan dengan istilah baru yaitu UMP dan UMK.

  1. UMP (Upah Minimum Provinsi)

Adalah istilah baru yang sebelumnya telah dikenal dengan sebutan UMR tingkat 1 yaitu besarnya upah minimum pada tingkat provinsi. Hal ini mencakup seluruh area wilayah kota dan kabupaten yang tergabung dalam provinsi terkait.

  1. UMK (Upah Minimum Kota/Kabupaten)

Jika UMP adalah UMR tingkat 1, maka UMK adalah UMR tingkat 2 yaitu besarnya upah minimum pada tingkat kota/kabupaten. Besarnya upah minimum yang hendak diberikan untuk menggaji pekerja di suatu daerah kota/kabupaten dapat memilih menggunakan pedoman standar UMK dari kota/kabupaten itu sendiri atau menggunakan standar UMP dari naungan pemerintah provinsi.

Perbedaan UMR, UMP dan UMK

Perihal besarnya gaji UMR Tulungagung 2021 dan gaji UMK Tulungagung 2021 yang masih belum dibahas tuntas, ada baiknya membaca beberapa perbedaan terkait UMR, UMP, dan UMK yang sebelumnya sudah dijabarkan definisi dari masing-masing istilah tersebut. Berikut perbedaannya :

  1. Pihak yang Menetapkan

Menurut Undang Undang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003, dijelaskan bahwasanya UMR ditentukan oleh Menteri namun atas surat rekomendasi dari Komisi Penelitian Pengupahan dan Jaminan Sosial Dewan Daerah. Berbeda dengan UMP dan UMK yang ditetapkan oleh Gubernur dengan memperhatikan faktor kebutuhan hidup layak.

  1. Jangka Waktu Peninjauan

Dilihat dari sisi jangka waktu peninjauan, berdasarkan Undang-Undang Menteri Tenaga Kerja Nomor 226 Tahun 2000 yang merombak beberapa pasal dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 01. Kebijakan tersebut menyatakan bahwa ada perbedaan lamanya waktu peninjauan. Penetapan besaran gaji UMP paling lama sekitar 60 hari, sedangkan UMK harus disahkan sekurang-kurangnya 40 x 24 jam, walau keduanya sama-sama dilakukan setahun sekali.

  1. Masa Pemberlakukan Ketentuan

Dikarenakan UMR, UMP dan UMK memiliki jangka waktu pengesahan yang berbeda. Maka secara otomatis ketiga istilah gaji tersebut memiliki masa berlaku yang berbeda pula menurut undang-undang yang mengesahkan. Secara umum UMP mulai direalisasikan bersamaan instruksi dari pemerintah Provinsi tertanggal 1 November. Sedangkan UMK yang ditetapkan serta disosialisasikan paling akhir tanggal 21 bulan November.

  1. Perhitungan Jumlah Kenaikan

Perbedaan dalam hal jumlah besaran nominal kenaikan dibuat dengan mempertimbangkan beberapa aspek penting diantaranya, kebutuhan hidup layak,  produktivitas dan pertumbuhan ekonomi. Menurut Ketetapan Ketenagakerjaan menyebutkan gaji UMP dan gaji UMK selalu mengalami kenaikan setiap tahunnya. Perhitungan ini mengacu pada besaranya inflasi ditambah dengan tingkat nilai tumbuhnya Produk Domestik Bruto (PDB) dari Badan Pusat Statistik (BPS).

  1. Besaran Nominalnya

Ditinjau dari besaran nominal yang berlaku di suatu wilayah tersebut, tiap-tiap daerah memiliki standar minimal yang berbeda. Besaran gaji UMK biasanya lebih tinggi dari gaji UMP. Hal tersebut dikarenakan faktor yang dipakai dalam rumusan perhitungannya.

Penetapan Gaji UMR Tulungagung 2021 dan Gaji UMK Tulungagung 2021

Besaran UMR dan UMK di beberapa wilayah telah mengalami perubahan. Hal ini dikarenakan adanya Surat Edaran Nomor M/1/HK.04/2020 yang diterbitkan oleh Menteri Ketenagakerjaan kepada Gubernur di Indonesia.

Intinya dalam surat tersebut adalah harus ada upaya dari pemerintah setempat untuk memberi perlindungan dan keberlangsungan kerja bagi pekerja dan buruh. Maka, menindaklanjuti hal tersebut, beberapa gubernur termasuk Gubernur Jawa Timur melakukan penyesuaian penetapan Upah Minimum tahun 2021.

Gaji UMR Tulungagung 2021

Berdasarkan SK Gubernur Jawa Timur No 188/538/KPTS/2020 tentang UMK 2021, penetapan UMR Surabaya sebesar Rp 4.300.479. Jika mengacu besaran UMR, maka Kabupaten Tulungagung  menggunakan besaran yang sama. Namun, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa selain mengatur UMR, juga mengatur UMK (pengupahan 37 daerah lain setingkat kabupaten/kota di Jawa Timur), termasuk UMK Tulungagung.

Gaji UMK Tulungagung 2021

UMK Kabupaten Tulungagung pada 2021 sebesar Rp 2.010.000. Angka ini mengalami rasionalisasi kenaikan dibanding tahun lalu, layaknya UMK Kota Probolinggo dan UMK Kabupaten Madiun. Hanya saja, rasionalisasi kenaikan UMK Kabupaten Tulungagung 2021 sebesar Rp 51.000.

Sanksi Perusahaan Membayar Upah di Bawah Gaji UMR Tulungagung 2021

Ternyata, dari ratusan perusahaan yang ada di Tulungagung, masih banyak yang belum membayar gaji karyawan sesuai standar UMK atau orang biasa menyebut dengan standar gaji UMR Tulungagung 2021. Menurut data, setidaknya dari 500 perusahaan, hanya 250 yang sudah membayar. Itu berarti jika dipersentasekan ada sekitar 50% perusahaan masih membayar di bawah UMK.

Kabid Hubungan Industri, Disnakertrans Kabupaten Tulungagung menjelaskan agar perusahaan yang belum mampu membayar sesuai standar UMK mengajukan penangguhan. Jika memang tidak mampu membayar berdasar UMK, perusahaan harus membuat perjanjian dengan pekerja.

Karena, jika tidak ada perjanjian dan saat mendapat peninjauan dari tim yang bertugas, maka perusahaan yang mampu membayar namun enggan membayar, akan dikenakan sanksi berdasarkan UU Ketenagakerjaan No 13 Tahun 2003. Sanksi berupa pidana, yaitu kurungan penjara dengan periode tahanan 12 bulan dan maksimum 4 tahun atau denda sedikitnya sebesar Rp 100.000.000 hingga Rp 400.000.000.

Tiga Bagian Gaji UMR Tulungagung 2021

Berdasarkan ketetapan pemerintah No 07 tahun 1990, gaji UMR termasuk gaji UMR Tulungagung 2021 ada tiga bagian. Pertama, gaji pokok yang didapat dari aspek tingkatan atau tipe profesi yang disepakati antara perusahaan dan karyawan. Kedua, tunjangan awal perusahaan yang umumnya diperuntukkan bagi karyawan yang sudah berkeluarga (istri, anak, ongkos kendaraan untuk kerja di luar kantor). Ketiga, subsidi diluar gaji pokok yang berbentuk layaknya biaya makan karyawan.

Itulah sekilas pembahasan mengenai gaji UMR Tulungagung 2021 yang akan diterima karyawan. Semoga perusahaan disana komitmen untuk memberi gaji karyawan berdasarkan ketentuan pemerintah. Dengan begitu, potensi yang ada di Tulungagung bisa dikelola oleh penduduk setempat dan kesejahteraan pun terjadi, tanpa merantau ke wilayah lain.

Tinggalkan komentar