Pengalaman Kerja Di Kapal Pesiar, Enak? Ini Rasanya!

Pengalaman kerja di kapal pesiar selalu menyimpan daya tarik sendiri. Bekerja di kapal pesiar dengan gaji puluhan juta, bisa berkunjung di berbagai negara sangat pantas disimak ceritanya. Walaupun harus melalui proses yang berliku. Peminat bekerja di kapal pesiar dari tahun ke tahun bukan berkurang malah terus bertambah. Agar tidak salah kaprah atau malah terjebak dalam lingkaran agen penyalur abal-abal. Berikut adalah cerita tentang pengalaman saya bekerja selama satu musim di kapal pesiar.

Awal Mula Tertarik Bekerja di Kapal Pesiar

Pertama kali mendengar tentang lowongan kerja di kapal pesiar saat melanjutkan studi di Perancis. Kala itu saat liburan musim panas, salah seorang teman saya bersama keluarga besarnya berlibur mengarungi Laut Mediterania dengan kapal pesiar. Dia bercerita bahwa banyak orang Asia seperti Indonesia dan Filipina yang bekerja disana. Mulailah saya browsing karena penasaran ingin mengetahui persyaratan bekerja di kapal pesiar. Niat hati bekerja di kapal semakin besar, saat membaca begitu banyak keuntungan yang bisa diperoleh saat bekerja di kapal. Kebetulan saya sedang mengumpulkan biaya untuk melanjutkan studi lagi setelah lulus nanti. Apalah daya mahasiswi biasa yang sekolah tanpa beasiswa.

Baca juga : Pengalaman Bekerja di Perusahaan Game, Seruu!!

Menjadi Pencari Kerja yang Cerdas

Setelah kurang lebih seminggu mengumpulkan informasi. Saya membuat kesimpulan bahwa mencari lowongan bekerja di kapal pesiar cukup mudah. Tetapi agen penyalur yang tipu-tipu juga banyak. Ternyata visa yang saya punya tidak bisa digunakan untuk bekerja di kapal pesiar.

Cara gampang mengidentifikasi agen yan menipu. Cukup kantongi nama kapal pesiar yang mereka salurkan. Lantas periksa langsung di website resmi kapal pesiar. Pada bagian rekutmen akan dicantumkan nama-nama agen penyalur tenaga kerja di berbagai negara yang bekerja sama. Bila tertarik bisa langsung menghubungi link yang tercantum pada website. Butuh pekerjaan tetapi jadilah pencari kerja yang pintar dan kritis.

Hal tersebut saya lakukan, saya membrowsing salah satu nama kapal pesiar yang merupakan perusahaan dari Amerika dan Perancis. Dari situ saya diarahkan menghubungi agen penyalur tenaga kerja bagi pekerja dari Indonesia. Karena posisinya saya sedang di Perancis, pihak agen bilang bahwa sebagian besar proses bisa dilakukan secara online. Sejauh ini belum ada uang yang diminta kepada saya.

Tingkatkan Keahlian di Bidang Hospitality

Bekerja di kapal pesiar akan bekerjasama dengan orang-orang dari seluruh dunia. Jangan kaget apabila menemukan kebiasaan atau cara bicara yang tidak sesuai latar belakang kita selama ini. Kemampuan bahasa minimal bahasa Inggris menjadi faktor utama. Saya tidak ambil kursus bahasa lagi, tetapi tempat saya mendaftar menyediakan kelas online Hospitality Conversation gratis jika tidak mengambil ujian.

Wajib bagi kamu memiliki keahlian dibidang perhotelan. Karena pada dasarnya bekerja di kapal pesiar berhubungan dengan pekerjaan seperti di hotel pada umumnya. Saya tidak memiliki keahlian dan riwayat bekerja di hotel. Karena itu saya mengajukan posisi sebagai resepsionis. Berhubung kuliah saya di bidang ilmu komunikasi, hitung-hitung menerapkan apa yang saya pelajari di bidang pekerjaan yang berbeda. Calon pekerja seperti saya yang tidak memiliki pengalaman di bidang perhotelan. Bisa mengikuti kelas persiapan bekerja di kapal pesiar. Agen penyalur resmi yang ditunjuk salah satu kapal pesiar, biasanya menyediakan kelas persiapan bagi calon pekerja. Tentunya mereka tidak mau pekerja yang dikirimkan berkualitas buruk. Setelah semua persiapan keahlian rampung. Maka proses akan berlanjut ke bagian administrasi. Seperti medical check-up, pengajuan aplikasi visa.

Pengalaman Kerja di Korea buat Pria dan Wanita

Proses Panjang dan Melelahkan

Karena tuntutan bekerja di kapal sangat berat maka wajib bagi calon pekerja melakukan pemeriksaan kesehatan. Pemeriksaan kesehatan harus menyeluruh sekaligus vaksin hepatitis. Agen akan menunjuk satu tempat yang selalu dijadikan tempat medikal check up perusahaan. Hasil pemeriksaan akan dikirimkan tepat seminggu setelah saya menjalani pemeriksaan. Karena dinyatakan sehat, maka proses selanjutnya yakni pembuatan visa bisa dilaksanakan.

Sebagai informasi, kita tidak bisa merubah status visa dari pelajar menjadi pekerja dengan mudahnya. Kalau perpanjangan visa memang bisa tetapi dengan catatan menggunakan kategori visa yang sama. Sedikit rumit untuk dijelaskan. Akhirnya saya putuskan pulang kampung untuk mengurus perkara visa. Kebetulan seminggu lagi visa saya sudah harus diperpanjang.

Baca juga : Pengalaman Kerja di Korea buat Pria dan Wanita

Sebelum mengajukan membuat visa. Persyaratan wajib yang harus saya miliki adalah buku pelaut. Cara membuat buku ini bisa langsung di kota asal. Pengurusan visa dan buku pelaut serta pemeriksaan kesehatan membutuhkan budget yang berbeda setiap waktunya. Selain itu sabar adalah kunci bila menginginkan bekerja di sektor ini.

Satu lagi, tidak sedikit peserta yang gugur ditengah jalan lantaran tidak sanggup menunggu proses panjang dan rumit. Bagi saya ikuti saja satu persatu langkahnya. Tidak terasa posisi sebagai resepsionis disandang oleh saya selama 8 bulan. Rencananya uang yang dikumpulkan untuk membiayai sekolah nanti di Belanda. Asalkan bisa mengatur keuangan dijamin bekerja di kapal pesiar bisa mewujudkan impianmu.

Tinggalkan komentar