Pengalaman Tidur Diemperan Ketika Pertama Kali ke Singapore

Bagaimanapun, pengalaman selalu diistilahkan sebagai guru yang paling berharga bukan? Sama halnya seperti Saya yang saat itu ceroboh, terutama pada saat tour pertama kali ke Luar Negeri. Pengalaman tidur diemperan ketika pertama kali ke Singapore, sesungguhnya sangat memalukan. Akan tetapi, mau bagaimanapun kejadian itu amat mengesankan.

Kali Pertama Kunjungan Ke Singapore dan Saya Jatuh Cinta

Icon negara dengan julukan Singa Putih ini telah menjadi ciri khas tersendiri. Siapa saja yang berkunjung kesana, pasti akan langsung dibuat jatuh cinta. Sebab, begitu banyak keindahan panorama alam dan juga keunikannya.

Saya Pribadi, pertama kali menapakkan kaki di Singapore sebab memenuhi pertemuan. Tidak tanggung-tanggung, yakni dengan salah satu fotografer terkenal. Dia menawarkan sejumlah job guna untuk endors sebuah batik khas negara Singa Putih tersebut.

Begitu mendarat di bandara, betapa tercengangnya saat melihat suasana berbeda. Ketika driver penjemput sudah menghubungi, berangkatlah Saya menuju hotel yang sebelumnya sudah dipesan. Sepanjang perjalanan, mata ini bahkan tak sanggup berkedip. Fix! I am Fall In Love!

Baca Juga : Bekerja Di Perusahaan Multinasional Wilmar, Harus Tahan Banting!

Jangan Ceroboh Bila Tidak Ingin Malu dan Tidur Terlantas di Emperan Hotel

Sesampainya dilokasi hotel yang telah Saya booking, ternyata bagian resepsionis mengatakan bahwa jadwal kedatangan saya terlalu cepat satu hari. Perasaan bingung bercampur aduk, teringat di negeri orang tidak memiliki sanak saudara.

Merasa tidak terima, keputusan untuk kembali mengecek salah satu aplikasi tempat memesan hotel Saya lakukan. Dan ternyata benar, saat itu tiga rekan Kami mengatakan bahwa ini akibat terlalu antusias, terburu dan ceroboh.

Akhirnya, demi mengulur waktu Saya dan tiga rekan memutuskan untuk berkeliling area sekitar sembari melepas penat. Saat malam telah tiba, Kami pun dengan sangat terpaksa tidur di emperan hotel, berbekal alas seadanya. Memalukan itu pasti, tapi mau bagaimana lagi?

Baca Juga : Pengalaman Kerja Offshore, Gaji Sampai Sejuta Perhari!

Tips Pergi ke Luar Negeri Agar Tetap Sesuai Jadwal

Berangkat dari pengalaman tidur diemperan ketika pertama kali ke Singapore tersebut, membuat Saya ingin memberikan beberapa tips kepada Anda. Hal-hal dibawah ini perlu diperhatikan dan dicatat baik-baik bagi yang masih “newbie” berpergian ke Luar Negeri. Di antaranya sebagai berikut:

Buat Memo Kecil Mengenai Schedule Anda

Apabila niat utama kunjungan ke Luar Negeri hanya untuk sekedar liburan, pastikan Anda telah memperhitungkan waktu sampai dengan jadwal booking hotel. Namun, jika hendak ada kepentingan lain seperti Saya, lakukan konfirmasi terlebih dahulu. Keberadaan memo kecil akan sangat membantu.

Baca Juga : Pengalaman Kerja Sambil Kuliah, Penting Bagi Waktu!

Teliti Dalam Memperhitungkan Waktu

Selalu ingat bahwa di negara lain Anda tidak mengenal siapapun untuk singgah. Maka kemudian, perhatikan dengan seksama dan lakukan secara teliti dalam memperhitungkan waktu. Sebab, pihak hotel tidak akan memberikan pengunjung asing menginap tanpa sesuai hari yang telah ditentukan.

Datang ke Bandara Pemberangkatan Satu Jam Sebelum Check In

Tahukah Anda bagaimana rasanya tertinggal transportasi umum dengan tiket yang telah dipesan jauh-jauh hari?

Sakit itu pasti. Akan tetapi, biasanya para pemula yang baru saja akan berpergian ke luar negeri seperti Saya cenderung menggampangkan suatu hal. Pastikan Anda membuang pemikiran tersebuh jauh-jauh, apabila tidak ingin tertinggal pesawat dan akhirnya gagal terbang.

Lingkari Kalender dan Berikan Keterangan

Pastikan satu bulan sebelum keberangkatan, Anda benar-benar telah menyusun perencanaan tanggal. Hal tersebut bisa dilakukan dengan cara melingkari setiap angka di kalender. Jangan lupa cantumkan keterangan. Misalnya, “Berangkat dari Bandara Soekarno Hatta”, “Sampai di Singapore” dan lain-lain.

Jalin Komunikasi Seinstens Mungkin dengan Rekan Keberangkatan

Bersama siapakah Anda pergi ke Singapore atau Negara lain? Jika ingin lebih aman, minimal melakukannya dengan dua orang. Ini untuk mengatasi saat kebingungan dan bisa berkonsultasi bersama.

Jika sendirian, selain berpotensi buruk juga akan menyebabkan Anda sulit menjalin komunikasi dengan masyarakat sekitar, kecuali memang sudah sekian kali berkunjung. Bangun hubungan perbincangan seintens mungkin mengenai persoalan keberangkatan. Agar semakin mudah mengingat schedulenya.

Dari adanya sebuah pengalaman tidur diemperan ketika pertama kali ke Singapore, membuat Saya merasa malu waktu itu. Sebab, hampir diusir oleh security. Akan tetapi, dari hal tersebut, semoga bisa menjadikan inspirasi bagi Anda dalam melakukan kunjungan ke berbagai Negara.

Tinggalkan komentar