Cara Kerja ke Australia Secara Legal, Pahami Syaratnya

Bekerja di luar negeri seringkali dianggap sebagai peluang menjanjikan untuk mendapat penghasilan yang lebih layak.

Tidak heran jika beberapa orang mungkin tertarik untuk mengetahui cara kerja ke Australia secara legal mengingat gaji yang ditawarkan di Negeri Kanguru tersebut terbilang menggiurkan.

Sandar gaji kerja di Australia terbilang cukup tinggi dimana upah minimum nasional per 1 Juli 2023 sebesar AUD 23,23  per jam atau AUD 882,80 per minggunya.

Nominal ini jika nilai tukarnya setara Rp 10.159, maka bisa diasumsikan upah tenaga kerja di Australia berada di kisaran Rp 235.993 per jam atau Rp 8.968.365 per minggu.

Dengan standar pengupahan tersebut, tentunya sangat lumrah jika banyak orang ingin bekerja di Australia secara legal.

Jika Anda juga merasa tertarik, simak pembahasan mengenai cara kerja ke Australia secara legal, syarat, dan cara melamarnya berikut ini.

Persiapan Awal Kerja ke Australia Secara Legal

Sebelum memutuskan untuk melamar kerja legal di Australia, penting bagi Anda untuk melakukan persiapan terlebih dahulu.

Berikut ini beberapa persiapan awal kerja ke Australia secara legal yang wajib diketahui dan dilakukan.

1. Menentukan Jenis Pekerjaan 

Sebelum mencari tahu cara menjadi TKI legal di Australia, ada baiknya untuk menentukan jenis pekerjaan yang ingin dilakukan terlebih dahulu.

Pasalnya, cukup banyak para pencari kerja di luar negeri, termasuk Australia yang belum memahami betul pekerjaan yang diinginkan dan hanya asal datang.

Beberapa orang mungkin langsung tertarik dengan standar pengupahan yang tergolong tinggi hingga ingin mencoba peruntungan bekerja di Australia.

Jadi, alangkah lebih bijak jika Anda memahami jenis pekerjaan yang ingin dilakukan dengan melakukan riset pada beberapa pekerjaan yang potensial.

Pastikan juga untuk menyesuaikan pilihan pekerjaan dengan passion dan skill yang dimiliki dengan memanfaatkan informasi dari situs pencari kerja online yang kredibel.

Cara ini akan memudahkan tujuan Anda untuk melamar pekerjaan sebelum datang ke Australia dan kebingungan ingin bekerja dimana.

2. Menyiapkan Surat Lamaran Kerja

Saat Anda sudah mengetahui peluang pekerjaan apa yang bisa dilakukan saat berada di Australia, persiapan selanjutnya adalah membuat surat lamaran kerja.

Persiapan ini menjadi penting mengingat perusahaan akan menggali informasi tentang Anda melalui CV dan portofolio yang dikirim dalam surat lamaran kerja.

Selain skill, tambahkan juga informasi berupa surat rekomendasi pekerjaan sebelumnya agar perusahaan mengetahui apa saja pengalaman Anda di dunia kerja.

Baca juga:  Gaji Perawat Lansia di Australia 2024, Sangat Menjanjikan!

Selain itu, biasanya untuk bisa kerja ke Australia secara legal, Anda juga harus mengantongi skor minimum IELTS dan TOEIC.

Nantinya, jika lamaran Anda diterima, perusahaan akan mengirimkan acceptance letter sebagai syarat visa oleh Pemerintah Australia bagi calon pekerja luar negeri.

Tanpa keberadaan surat ini, kemungkinan besar Anda akan kesulitan mendapatkan peluang kerja legal di Australia.

Baca juga: Agen Kerja ke Australia Sistem Potong Gaji

3. Persiapkan Visa Kerja 

Kepastian diterima kerja yang diberikan perusahaan di Australia perlu ditindaklanjuti dengan pembuatan visa yang jangka waktunya akan berkaitan dengan lama tinggal dan jenis pekerjaan nantinya.

Hal ini dikarenakan visa kerja sebagai izin legal bekerja di luar negeri sendiri cukup beragam sesuai aturan yang diberlakukan masing-masing negara.

Meski ada banyak cara kerja ke Australia ilegal, tetapi akan jauh lebih aman jika Anda mengurus legalitas pekerjaan di luar negeri dengan mengajukan visa kerja resmi.

Untuk Australia, ada beberapa tahapan yang harus dilalui jika Anda ingin mendapatkan visa kerja permanen dan legal. 

Pertama, Anda harus membuat permohonan visa kerja temporary untuk kesempatan bekerja full time selama 2 sampai 6 tahun di Australia.

Setelahnya, Anda baru bisa mengajukan visa kerja permanen setelah 2 sampai 5 tahun bekerja di Australia secara legal.

Namun, jika Anda mencoba mendapat peluang kerja di Australia saat sedang liburan, pemerintah setempat menyediakan visa Working Holiday.

Jenis visa ini dirancang khusus bagi mereka dalam rentang usia 18 sampai 31 tahun yang ingin liburan sambil bekerja di Australia dengan jangka waktu 12 bulan.

Jika sudah habis dan masih ingin melanjutkan liburan sambil bekerja, Anda bisa mengajukan visa Second Working Holiday yang berlaku selama 6 bulan.

4. Cari Tahu Standar Pengupahan yang Berlaku

Beberapa orang mungkin langsung tergiur untuk bekerja di luar negeri, termasuk di Australia karena informasi nominal gaji yang besar.

Namun, penting bagi Anda untuk mengetahui aturan standar pemerintah Australia mengenai berapa tepatnya upah minimum yang ditawarkan kepada para pekerjanya.

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, standar upah di Australia per 1 Juli 2023 dengan nilai tukar rupiah setara Rp 10.159 sekitar Rp 235.993 per jam atau Rp 8.968.365 per minggu.

Namun, berdasar informasi terbaru 2024, rata-rata penghasilan full time worker per tahun berada di kisaran AUD 74.084 per tahun atau AUD 37,99 per jam. 

Nominal ini setara dengan Rp 752.619.356 per tahun atau jika dihitung per jam maka upah yang didapat senilai Rp 385.940.

Baca juga:  15 Game yang Bisa Menghasilkan Uang Terbukti Membayar

Sedangkan untuk posisi entry-level, gaji yang didapat  mulai dari AUD 59.647 per tahun atau setara Rp 605.953.873 dan pekerja berpengalaman bisa menghasilkan hingga AUD 117.671 per tahun atau sekitar Rp 1,1 Milyar.

Dengan mengetahui standar ini, Anda bisa mengira jumlah penghasilan yang didapatkan nantinya andai bekerja di perusahaan di Australia secara legal. 

Syarat Kerja ke Australia Legal

visa australia

Hampir semua perusahaan menerapkan syarat-syarat tertentu untuk bekerja, tak terkecuali untuk kerja di luar negeri seperti ke Australia.

Setidaknya Anda harus memenuhi beberapa syarat kerja ke Australia legal secara umum yang antara lain sebagai berikut.

Memiliki Visa Kerja Resmi

Visa kerja menjadi syarat wajib yang harus dimiliki oleh calon pekerja yang ingin mendapatkan penghasilan di Australia. Beberapa jenis visa sebenarnya bisa digunakan untuk bekerja, yaitu:

Student Visa

Pemegang visa ini yang umumnya adalah pelajar diizinkan untuk melakukan pekerjaan paruh waktu selama masa studinya. Namun, masa kerja yang diperbolehkan hanya 20 jam per minggu pada musim liburan.

Musim liburan bagi para mahasiswa yang berkuliah di Australia ini biasanya berlangsung pada rentang waktu 3 sampai 4 bulan dalam setahun. Umumnya, jenis pekerjaan yang bisa diambil adalah waitress, penjaga toko, tukang masak, atau kasir.

Temporary Graduate Visa

Jenis visa temporary graduate biasanya hanya diperuntukkan bagi para pelajar internasional yang baru lulus kuliah di Australia dan ingin mencari pengalaman kerja di Australia.

Masa berlakunya hanya 18 bulan dan umumnya dimanfaatkan oleh fresh graduate untuk bekerja sambil meningkatkan level Bahasa Inggris agar bisa mendapat peluang pekerjaan yang lebih terjamin.

Skilled Visa

Pemilik temporary graduate visa akan berpeluang mendapat skilled visa jika ada perusahaan di Australia yang mau memberikan sponsor kerja.

Selain itu, jenis visa ini juga bisa diajukan saat Anda sudah memiliki cukup poin atau nilai untuk mendaftar secara mandiri agar bisa bekerja secara permanen.

Memenuhi Syarat Poin atau Memiliki Sponsor

Syarat untuk bekerja ke Australia secara legal berikutnya juga bisa dipenuhi melalui kepemilikan poin tertentu atau sponsor.

Syarat ini akan memungkinkan Anda bekerja di Australia lewat jalur legal sekaligus dimudahkan dalam pengajuan visa kerja resmi.

Memiliki Kemampuan Bahasa Inggris Aktif

Untuk bisa bekerja di Australia secara legal, Anda juga wajib memiliki kemampuan Bahasa Inggris aktif sebagai syarat utama yang banyak diberlakukan di hampir semua perusahaan. Kemampuan ini biasanya dibuktikan dengan skor IELTS dan TOEIC.

Pastikan skor tes IELTS Anda berada di skor 6 sampai 8 untuk masing-masing sub kelas, sedangkan skor TOEIC minimal 900 jika perusahaan mewajibkan Anda fasih dalam berbahasa Inggris.

Baca juga:  Rasanya Jadi Konsultan di Oriflame: Menjalin Relasi dan Silaturahmi

Namun, jika tidak tercantum syarat penggunaan bahasa Inggris, skor TOEIC di bawah 900 masih memungkinkan untuk melamar kerja di Australia.

Cara Melamar Kerja Legal di Australia 

Jika Anda ingin mengetahui cara kerja ke Australia resmi, ada hal-hal yang bisa dilakukan untuk melamar kerja secara legal. Berikut ini beberapa cara melamar kerja legal di Australia yang bisa Anda ikuti.

Melalui Situs Lowongan Kerja Online

Kemajuan teknologi memungkinkan Anda yang berada di luar Australia untuk melamar pekerjaan tanpa harus datang langsung. Anda bisa menemukan daftar pekerjaan di Australia untuk orang Indonesia melalui situs tersebut.

Anda bisa memanfaatkan situs pencari kerja internasional yang populer untuk mencari lowongan pekerjaan yang sesuai, seperti Seek dan Indeed.

Langsung Menemui Pemberi Kerja

Cara konvensional seperti langsung menemui pemberi kerja juga masih cukup efektif untuk melamar pekerjaan legal di Australia. Biasanya, bidang hospitality kerap menjadi sasaran utama mengingat peluang pekerjaan ini cukup terbuka lebar.

Anda bisa datang langsung ke hotel-hotel, restoran, atau bar yang banyak memberikan kesempatan bagi para pekerja asing.

Jika ingin bekerja sebagai barista, ada aturan yang menyebutkan jika Anda harus mengikuti pelatihan dan mendapat sertifikat Responsible Service of Alcohol (RSA) sebagai izin untuk menyajikan alkohol.

Mendaftar ke Lembaga Rekrutmen

Cara melamar kerja di Australia secara legal berikutnya adalah dengan mendaftar ke lembaga rekrutmen atau headhunter.

Lembaga rekrutmen ini akan membantu Anda mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan skill yang dimiliki.

Salah satunya, The Kingsman yang khusus bergerak pada penyaluran pekerja di bidang pelayanan tamu dan konstruksi. Lembaga ini juga banyak diminati oleh working holiday maker, istilah untuk mereka yang ingin mencari penghasilan saat sedang liburan.

Dengan mengetahui cara kerja ke Australia legal, syarat dan cara melamarnya tadi, Anda akan lebih mudah memahami skema kerja yang diberlakukan pemerintah Australia.

Selain itu, Anda juga bisa mempersiapkan hal-hal terkait persyaratan untuk bisa bekerja secara legal di Australia.

Mengikuti aturan bekerja di Australia secara legal mungkin membutuhkan banyak langkah yang harus ditempuh. Namun, dibanding cara ilegal, tentunya Anda akan tetap diuntungkan karena dapat terhindar dari risiko denda andai berstatus pekerja ilegal.

Bagikan:

Tinggalkan komentar