5 Syarat, Keuntungan, & Cara Menyewakan Tanah ke Alfamart

Bisnis, siapa yang tidak menginginkannya? Sebagian besar masyarakat Indonesia memiliki impian untuk menjadi pebisnis. Pun tidak hanya para senior, melainkan juga para junior yang belum lulus sekolah. Khusus bisnis waralaba ritel, sejak 2018 memang mengalami animo perkembangan yang menggembirakan. Salah satunya dirasakan oleh Alfamart, minimarket dengan khas merahnya.

Banyak di antara calon franchisor dan juga calon franchisee Alfamart ingin mengembangkan asetnya melalui kerjasama ini. Tak terkecuali jika hanya memiliki aset tanah dan ingin turut serta memberdayakan tanah serta menikmati hasilnya. Jangan khawatir. Artikel cara menyewakan tanah ke Alfamart ini sebagai wujud memberdayakan tanah bisa Anda coba aplikasikan, loh.

Konsep Alfamart Sebagai Bisnis Waralaba Ritel

cara menyewakan tanah ke alfamart

Konsep Alfamart sebagai salah satu pebisnis waralaba ritel, mirip dengan minimarket lainnya. Pada dasarnya ritel (pengecer) adalah aktivitas perdagangan (jual beli barang atau jasa) yang penyalurannya dilakukan secara langsung kepada konsumen akhir. Baik, olehnya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari rumah tangga atau kebutuhan pribadi. Asalkan tidak untuk dijual kembali.

Umumnya, bisnis ritel banyak yang berbentuk barang, bukan jasa. Dalam memperoleh barang, pelaku ritel ini tentunya mendapat pasokan dari distributor besar sebelum dipasarkan kepada konsumen akhir. Serta, semua ritel sejenis atau cabang dari brand besar tersebut, walau usahanya ada di lokasi berbeda, pasti mendapat pasokan barang yang hampir sama. Tergantung luas tokonya.

Sementara, waralaba sendiri adalah hubungan kontrak kerja (kerjasama) antara franchisor (pemilik waralaba) dan franchisee (penerima waralaba). Satu pihak mendapat hak dalam memanfaatkan HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual), termasuk menjual produk (barang atau jasa) sekaligus memberi imbalan untuk pihak lainnya berdasar pada perjanjian tertentu.

Jadi, konsep yang dilakukan oleh Alfamart sebagai pebisnis waralaba ritel ini adalah dengan melakukan kerjasama antara franchisor dan juga franchisee guna mengekspansi usahanya hingga mencapai banyak unit ritel, ribuan ritel di banyak daerah. Dimana, ritel-ritel ini akan memasarkan produknya secara langsung kepada konsumen akhir dalam unit atau jumlah yang cukup kecil.

Melalui konsep tersebut, Alfamart memberikan dukungan pada 6 aspek:

  • Merek Alfamart
  • Kemampuan pemasaran sekaligus merchandising
  • Tata kelola usaha ritel, di antaranya operasional, pengadaan karyawan, perpajakan & pelaopran keuangan (tahunan atau bulanan)
  • Barang pengadaan dan asuransi gedung
  • Sistem TI (Teknologi Informasi) Alfamart secara komprehensif
  • Sistem logistik, manajemen persediaan, serta bisnis pelanggan dari para anggota (membership)

Baca Juga :

Aktif, Cara Menyewakan Tanah ke Alfamart

cara menyewakan tanah ke alfamart

Tidak dapat dipungkiri, banyak masyarakat yang memiliki lahan kosong dan berada di daerah strategis menginginkan tambahan penghasilan melalui pemberdayaan lahan. Salah satunya adalah dengan cara menyewakan kepada pemilik bisnis dengan skala yang lebih besar, misalnya Alfamart. Selain memang lokasinya potensial, pihak Alfamart akan terbantu dalam hal pemasaran produknya.

Biasanya, gerai toko Alfamart yang dibutuhkan adalah berupa rumah tinggal atau tanah kosong, berada di kawasan strategis juga ramai lalu lintas masyarakat. Dengan ukuran kurang lebih 200M – 300M tampak depan (lebar muka) minimal 10M untuk toko yang sudah memiliki parkiran dengan ukuran 9×15. Serta, jarak antara Alfamart satu dengan lainnya minimal berkisar jarak 1KM.

3 Cara Menyewakan Tanah ke Alfamart

di bawah ini bisa Anda coba aplikasikan secara mandiri (menjemput bola) sembari menunggu pelaku bisnis survei langsung.

  • Jika kenal dengan orang dalam, cobalah untuk bertanya sekaligus menawarkan perihal keinginan Anda menyewakan tanah kosong agar diberdayakan oleh pihak Alfamart
  • Langsung tanya kepada ownernya atau kepala kepala cabang atau pihak locationnya dengan perantara kasir
  • Mencari informasi sekaligus mengisi formulir pendaftaran usulan lokasi di web berikut ini : disini

Mengingat konsepnya waralaba ritel, biasanya bukan Anda yang aktif menawarkan, melainkan franchisee-lah yang akan mengajukan lokasi usaha kepada Alfamart. Kemudian, pihak Alfa akan mensurvei lokasi tersebut. Apakah type-nya cocok, nilai investasinya berapa, forecast profit-nya berapa, seberapa banyak potensi pembelinya,  serta pertimbangan lainnya.

Nah, biasanya sewa kontrak lahan ini akan berlangsung lama, tidak hanya satu dua tahun, melainkan minimal 5 tahun masa sewa. Dengan penghasilan yang bisa Anda dapat selama 5 tahun  bisa mencapai 250 juta. Sewa ini bisa saja diperpanjang sebelum masa sewa berakhir. Apabila masa sewa tidak diperpanjang setelah masa sewa, toko bisa saja menjadi pemilik tanah. Untung banget.

Ingat, Alfamart buka cabang tidak hanya di daerah perumahan. Tetapi juga di daerah perkantoran, kampus, apartemen, stasiun, bandara, pusat perbelanjaan, hotel, rest area tol, SPBU, rumah sakit, serta lokasi potensial lainnya. Jadi, yuk ditengok lagi apakah ada lahan kosong atau tidak, sekaligus mulai lah berinvestasi dalam usaha seperti ini sejak muda.

Pos Terkait:

Tipe Kerjasama Waralaba Ritel Alfamart

Sumber Alfaria Trijaya Tbk memberikan 3 jenis tipe pilihan kerjasama. Berikut daftarnya.

  1. Franchise Dengan Gerai Baru

Luas area penjualan diperkirakan 30M2 sampai 100M2. Khusus lokasi perkantoran, apartemen, SPBU, rumah sakit, kampus/ sekolah, stasiun, bandara, dan tempat wisata, luasnya di bawah 80M2.

NoTipe GeraiProdukArea PenjualanInvestasi
19 rak120030M2Rp 300.000.000
218 rak160060M2Rp 350.000.000
336 rak380080M2Rp 450.000.000
445 rak4500100M2Rp 500.000.000

 

Tabel tersebut tidak termasuk bangunan dan harga tanah ya. Tetapi, mencakup:

  • Franchise Rp 45.000.000 selama 5 tahun
  • Instalasi kelistrikan
  • Peralatan toko
  • Sistem informasi toko
  • Sign pole dan shop sign
  • Perijinan gerai
  • Promosi dan persiapan opening

Serta, bisa berubah sesuai kondisi. Bangunan harus disiapkan terlebih dahulu oleh Anda,  calon pemilik gerai.

Tahapan kerjasamanya adalah presentasi awal > evaluasi lokasi beserta persetujuannya > presentasi proposal > perjanjian kerjasama > pembukaan toko.

  1. Franchise Dengan Gerai Konversi

Gerai konversi adalah pengembangan toko kelontong menjadi toko Alfa. Ada dua kemudahan bagi pemiliknya mengikuti program ini:

  • Pengakuan barang dagangan sebelumnya untuk stok pembukaan gerai Alfa
  • Rak milik sebelumnya akan diakui dan bisa digunakan untuk pengurangan biaya investasi

Tahapan kerjasamanya adalah presentasi awal > stock opname 1 > perjanjian kerjasama > stock opname 2 > pembukaan gerai konversi.

  1. Franchise Dengan Take Over Toko

Take over (paket ambil alih), ya Anda bisa mengambil alih Alfa yang sudah beroperasi. Biaya investasinya mencakup:

  • Franchise Rp 45.000.000 selama 5 tahun
  • Sewa lokasi 5 tahun
  • Peralatan gerai
  • Sistem informasi dan cash register
  • Pole sign dan shop sign
  • Perjanjian gerai
  • Goodwill

Tahapan kerjasamanya, presentasi awal >kesepakatan pembelian > pemindahan izin > perjanjian kerjasama > take over.

4 Langkah Mudah Untuk Memiliki Alfamart

Seperti pembahasan di atas, lebih baik jika memiliki modal lebih, segera saja daftarkan diri sebagai pemilik Alfa. 4 langkah mudah ini bisa Anda coba aplikasikan.

  1. Mengusulkan Lokasi

Pendaftaran lokasi bisa melalui www.alfamart.com. Isilah formulirnya dengan lengkap, baik denah maupun foto tampak depan (khusus rumah).

 

  1. Ajukan Proposal Sekaligus Persetujuan

Dalam proposal harus mencakup gambar kerja, kajian potensi lokasi yang diusulkan, RAB sekaligus proyeksi keuangan. Tunggu proposal tersebut disetujui dan lanjut ke tahap selanjutnya.

 

  1. Perjanjian Waralaba

Perjanjian waralaba mencakup banyak aspek, baik hak dan juga kewajiban para pihak. Dan perjanjian ini harus sudah disetujui oleh kedua belah pihak sebelum grand opening.

 

  1. Grand Opening

Setelah proses satu sampai tiga selesai, grand opening bisa dilakukan. Tentunya gerai sudah selesai direnovasi dan diurus perizinan pendirian usahanya, ya!

Keuntungan Berbisnis Waralaba Ritel Alfamart

  1. Manajemen bisnis Alfa tergolong stabil. Mengingat, Alfa sudah berdiri sejak 1999. Jadi, pengalaman bisnisnya sudah terbukti. Semua ide, sistem pemasaran, sekaligus manajemennya sudah siap digunakan.
  2. Melalui branding usahanya yang sudah dikenal masyarakat luas, otomatis proses pemasaran dan manajemen finansialnya akan lebih mudah.
  3. Didukung oleh ke-2 poin di atas, calon investor pun akan lebih mudah dalam menyuntikkan modalnya kepada bisnis yang sudah stabil. Anda pun akan diuntungkan sebab sistem manajemennya sudah diaplikasikan oleh pemilik waralaba.
  4. Pasokan barang terjaga kualitasnya.
  5. Mendapat pemasukan tambahan dari menyewakan teras Alfa untuk tenant usaha lain.

Syarat Menjadi Franchisee Alfamart

Serius ingin menjadi franchisee? Jangan lupa lengkapi persyaratan berikut ini:

  1. Sudah Berbadan Usaha

Badan usaha adalah kesatuan hukum atau yuridis, teknis dan ekonomis, dan bertujuan untuk mencari laba. Banyak yang mendefinisikan badan usaha seperti perusahaan, padahal sebenarnya berbeda.

 

  1. Warga Negara Indonesia

Owner-nya harus WNI asli. Karena, lokasinya di Indonesia dan ini menjadi prosedur bisnis di Indonesia.

 

  1. Lokasi Usaha

Usahakan agar lokasinya minimal 800m2. Luas ini tidak termasuk gudang ruang administrasi. Serta, strategis.

 

  1. Memenuhi Izin

Ada beberapa izin yang harus dipenuhi. Antara lain: izin tetangga, SIUP, domisili, NPWP, serta lainnya.

 

  1. Patuh Pada Prosedur dan Sistem

Berbisnis di bidang A, harus mengikuti aturan bisnis A. Maka, jika serius ingin menjadi franchisee Alfa, ya harus mengikuti aturan Alfa.

Nah, gimana semakin tertarik untuk memanfaatkan lahan kosong tidak? Sayang sekali jika cara menyewakan tanah ke Alfamart hanya cukup sampai disini. Harapannya, lahan kosong bisa diberdayakan dengan baik. Lagi-lagi, dampak baiknya tidak hanya untuk franchisor dan franchisee, tapi UMKM semakin bisa bersaing dengan sehat dalam mengembangkan usahanya dan masyarakat terbantu. Toh, bisnis waralaba ritel Alfa ini tidak hanya untuk tanah kosong, ada 3 tipe pilihannya.

7 pemikiran pada “5 Syarat, Keuntungan, & Cara Menyewakan Tanah ke Alfamart”

  1. aku punya lahan kosong depan rumah ukuran panjang 15 meter lebar 30 meter. siap kerja sama

    Balas
  2. Saya punya lahan kosong, di tepi jalan raya utama, ukuran 10 x 51 meter persegi. Boleh di kontrak atau di beli. Nomor WA/HP saya, 085751800628. Alamat Lokasi lahan, di Jalan Propinsi KM. 13, Lawe-Lawe, kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara Propinsi Kalimantan Timur. 76143. Lokasi Calon IBUKOTA NEGARA yang Baru.

    Balas
  3. Saya punya ruko untuk di sewakan alfaramart.tempat saya strategi.jln raya lintas barat sumatra bengkulu lampung.jgsimpang pabrik sawit ada perumahan.di sini sudah ada 2 lokasih indomaret.

    Balas
  4. Punya lahan kosong jalan poros trans sulawesi Barat ukuran
    Panjang 50 m2
    Lebar 25 m2
    Berminat menyewakan lahan tersebut

    Balas
  5. Mohon maaf saya ada lahan luas 140m di daerah Jl. Mini 3 Kel. Bambu Apus area lingkungan sekitar warga sekolahan SD, SMP, Kelurahan, RSUD, Puskesmas, Prumahan taman mini, kantor/panti sosial.
    Barang kali dari pihak yang bersangkutan Alfa ada keinginan mengembangkan/buka cabang baru.
    Terimakasih atas waktunya dan perhatianya.

    Balas
    • Mohon maaf saya punya lahan ukuran 150m lokasi strategis pinggir jalan di kelilingi 3 perumahan, warga setempat,pemancingan,puskesmas,sekolah SD,SMP dan blm ada indomaret/alfamart di sekitar tmpt. Siap kerjasama

      Balas
  6. Saya punya toko jualan jalan Pelabuhan Bajo’e sekitar 100 meter dari palang pintu masuk pelabuhan (penyebrangan Ke Sulawesi Tenggara) Ukuran luas 8 meter, panjang 23,5 inim ke belakang
    Berminat menyewakan ke Alfamart . Lokasi strategis

    Balas

Tinggalkan komentar