Pengalaman Jadi Kurir Lazada, Penuh Suka atau Duka?

Kurir adalah seseorang yang melakukan aktivitas pengiriman barang secara langsung kepada pelanggannya. Pekerjaan menjadi kurir sering dianggap remeh oleh sebagian orang. Namun, coba lihat di zaman digitalisasi yang semakin berkembang, khususnya di dunia e-commerce seperti Lazada, peluang untuk menjadi kurir menjadi incaran banyak orang. Nah, untuk itu izinkan kami untuk mengulas beberapa suka dukanya menjadi kurir, sekaligus seperti apa sih pengalaman jadi kurir Lazada yang patut Anda tiru kedepannya?

Suka Duka Menjadi Kurir

Berbicara mengenai suka duka menjalani suatu profesi, termasuk kurir, kurir ekspedisi apapun itu termasuk Lazada, pasti akan lebih banyak sukanya daripada dukanya, betul? Nah, dari duka itulah biasanya menjadi pelajaran yang bisa Anda petik hikmahnya dan kemudian Anda aplikasikan dengan pembenahan.

7 Duka Menjadi Kurir

  1. Pada musim penghujan, kurir sering merasa khawatir. Khawatir jika barang-barang yang harus diantarkan kepada pelanggannya rusak, basah. Terlebih ketika daerah yang menjadi tujuan pengantaran paket tersebut banjir.
  2. Pada musim panas, kurir pun sering mengeluhkan cuaca yang begitu menyengat demi mengantarkan barang kepada pelanggan.
  3. Ketika alamat yang dituju kurir tidak sesuai. Terkadang bukan karena kurir tidak hafal rute perjalanan, melainkan si pengirimlah yang memang tidak menuliskan alamat lengkap nan sesuai. Misalnya, dalam menuliskan RT atau RW suka terbalik, nomor HP yang tercantum tidak bisa dihubungi, nomor rumah salah, dan lain sebagainya.
  4. Ketika terjadi razia Polantas. Razia Polantas seolah-olah menjadi hantu jalan raya apabila si kurir tidak memiliki atau lupa membawa surat-surat kendaraan secara lengkap. Sehingga, si kurir harus mencari jalan lain yang bisa jadi itu akan semakin jauh untuk menuju alamat tujuan.
  5. Berisiko mengalami kecelakaan lalu-lintas. Ya, hantu jalan raya kedua setelah razia Polantas adalah risiko terjadinya kecelakaan. Karena ngejar target, fisik yang lelah saking padatnya paketan yang harus diantar, dan alasan lainnya bisa memicu terjadinya kecelakaan. Tapi, semoga semua kurir selalu selamat ya.
  6. Kena omel pelanggan. Tidak ada yang bisa paham sepenuhnya dengan karakter orang. Terlebih bagi kurir, pelanggan-pelanggannya adalah orang baru. Ada yang memang memiliki karakter pemaaf, ada juga yang tidak ketika ternyata pengirimannya lambat, barangnya rusak, dan hal-hal lainnya yang tidak diinginkan terjadi.
  7. Harus lembur sampai malam disaat konsumerisme masyarakat meningkat. Hal ini sering terjadi karena pelaku e-commerce mengadakan promo besar-besaran pada waktu tertentu. Sehingga, antusiasme masyarakat untuk berbelanja akan semakin tinggi.

7 Suka Menjadi Kurir

  1. Jam kerja bisa fleksibel dan santai. Ya, pasalnya beberapa jasa layanan ekspedisi memberikan penawaran jam kerja yang fleksibel bagi kurir, Anda tidak harus bekerja dari pagi sampai sore setiap harinya. Anda bisa bekerja sejak siang sampai sore saja asalkan target kiriman terpenuhi. Jadi, merasa santai, kan?
  2. Gajinya lumayan tinggi. Kebanyakan jasa layanan ekspedisi sudah memberikan gaji sesuai UMR atau bahkan lebih.
  3. Mendapat insentif dan bonus. Secara khusus jika Anda menjadi kurir di sebuah e-commerce dengan skala bisnisnya yang sudah termasuk besar, seperti Lazada peluang untuk Anda mendapat insentif sekaligus bonus juga akan semakin besar. Melalui event-event yang diadakan oleh kantor, Anda pun akan kecripatan untung.
  4. Bertemu dengan pelanggan yang baik hati. Baik hati tidak harus sering memberi tip. Cukup menerima jasanya dengan baik, ramah, itupun sudah membuat hati kurir senang. Apalagi mendapat tip, dipersilakan untuk makan dan minum. Di sini kurir bukan meminta-minta ya dan alangkah lebih baiknya seorang pelanggan memang seperti itu. Karena itulah salah sau wujud memanusiakan manusia.
  5. Bisa memiliki lebih dari satu sumber penghasilan. Nah, karena jam kerjanya bisa fleksibel, kurir yang memang pekerja keras bisa mencari tambahan penghasilan lain di luar pekerjaannya sebagai kurir. Otomatis, sumber penghasilannya akan bertambah.
  6. Sarana Dengan sering menyusuri tempat-tempat baru, pikiran bisa lebih fresh. Work and refresh.
  7. Memperluas pengalaman dan wawasan tentang dunia luar.

Baca Juga :

Pengalaman Jadi Kurir Lazada yang Penuh Suka

Ada salah satu kurir Lazada Express yang patut Anda jadikan teladan, yaitu Rahmat Suprianto. Berkat kegigihannya menjadi kurir Lazada Express selama dua tahun, ia berhasil melaksanakan umroh bersama ibunya.

Awalnya ia menjadi orang yang merasa gagal. Untuk mencapai mimpinya, ia sering gagal. Untuk memiliki kendaraan bermotor, ia pun gagal. Terlebih suatu hal yang mustahil apabila suatu saat ia bisa pergi ke Tanah Suci untuk melaksanakan umroh.

Namun, ia tidak patah arang. Melalui profesinya sebagai kurir Lazada Express, ia gigih. Setiap hari selalu menyisihkan uang untuk ditabung, hingga satu per satu mimpinya terwujud.

Melalui profesinya menjadi kurir Lazada Express, ia berhasil memiliki motor pribadi. Ia bisa membantu perekonomian keluarga. Serta, hal inspiratif lainnya, yaitu ia bisa melaksanakan umroh bersama ibunya.

Banyak hikmah yang bisa ia dapat melalui profesinya tersebut. Misalnya, bisa mengenal banyak orang, bisa belajar banyak hal dari banyak orang yang semakin manambah pengalaman, dan tentunya menjadi tulang punggung keluarga yang ia jalani dengan penuh suka.

Nah, apakah Anda semakin mendapat insight setelah membaca ulasan di atas tentang suka duka menjadi kurir dan pengalaman jadi kurir Lazada yang penuh inspiratif? Dan tertarikkah untuk menjadi bagian dari kurir Lazada? Baik ingin menjadi bagian dari kurir Lazada atau kurir di perusahaan lain kedepannya tidaklah masalah, yang utama yaitu Anda harus gigih, memiliki perasaan senang, dan niatkan sebagai ibadah ketika bekerja. Terlebih pekerjaan kurir ini menjadi pekerjaan mulia, loh! Karena bisa membantu banyak orang melalui jasanya.

Tinggalkan komentar