Pengalaman Mengikuti Tes Pertamina, BUMN Bergengsi di Indonesia

By | Maret 21, 2020

Memiliki pekerjaan di tempat terbaik merupakan impian banyak orang. Karena bekerja di tempat terbaik akan memberikan prestige yang tinggi sekaligus menjamin kesejahteraan diri sendiri serta keluarga nantinya. Terlebih dengan bekerja di tempat tersebut akan menjamin karir pekerjaan sehingga tidak perlu menjadi bajing loncat dengan pindah-pindah tempat kerja.

Baca Juga : Cek Gaji Pegawai SPBU Terbaru 2020 Seluruh Daerah, Lumayan!

Para jobseeker tentu memiliki beberapa target tempat kerja dan salah satu yang paling sering di incar adalah BUMN terutama Pertamina. Karena BUMN satu ini memiliki peran penting dalam penyediaan bahan bakar dalam negeri. Terlebih dengan bekerja di Pertamina akan memberikan berbagai manfaat yang sangat besar.

Pada kesempatan kali ini saya akan memaparkan bagaimana pengalaman saya ketika mengikuti proses rekrutmen dari pertamina serta bagaiamana tes yang dilakukan di setiap tahapnya. Untuk informasinya dapat teman-teman lihat di http://recruitment.pertamina.com. Pada web tersebut tertera lowongan apa saja yang buka, kualifikasi yang dibutuhkan, bata waktu pendaftaran dan lain sebagainya. Oleh karena itu sering-seringlah buka web tersebut.

Proses rekrutmen Pertamina

Seleksi Berkas

Setelah melihat lowongan yang tersedia di web tersebut saya pun segera membuat akun dengan mendaftarkan email serta password. Setelah itu segera login dan isilah semua informasi yang dibutuhkan. Kemudian, saya harus mempersiapkan berbagai scan berkas lainnya beserta foto dan sertifikat TOEFL. Perlu diketahui, untuk teman-teman yang D3 membutuhkan toefl dengan skor 450 dan untuk S1 skor yang dibutuhkan 500. Jadi, persiapkan diri untuk memperoleh skor toefl terbaik.

Selain itu terdapat beberapa berkas yang perlu di scan seperti ijazah, transkip, KTP, NPWP, sertifikat pendukung dan lainnya. Kemudian upload berkas tersebut pada kolom yang disediakan. Jangan lupa untuk memeriksa kembali jika ternyata terdapat salah input.

Initial Interview

Proses tahap berikutnya biasanya dikirim melalui email ataupun telepon langsung. Karena itu saya selalu memeriksa inbox email ketika hari pengumuman seleksi berkas tiba. Untungnya saya masuk tahap berikutnya yaitu initial interview. Proses ini dilaksanakan di Jakarta, jadi bagi teman-teman yang di luar jabodetabek harus memperkirakan hal ini dengan seksama.

Saya yang sudah survei lokasi wawancara memutuskan untuk menginap di kosan teman yang dekat dari tempat wawancara tersebut. Selain itu, saya juga membawa print konfirmasi tes (jangan lupa untuk membalas email bahwa teman-teman bersedia tes di tanggal yang telah ditentukan). Lalu, bawa berkas foto copy dan asli ijazah, transkip, ktp, sertifikat toefl dan berkas penting lainnya.

Baca Juga : Penasaran Gaji Pegawai Pertamina Lulusan S1 Berapa? Gede Banget!

Wawancara awal yang saya jalani cukup menegangkan karena diwawancarai oleh dua orang, dan satu di antaranya adalah pihak yang berkaitan dengan pilihan pekerjaan saya. Kedua orang ini kemudian melakukan wawancara dalam bahasa inggris ataupun indonesia dan saya harus menyesuaikan dengan pertanyaan mereka. Tentunya dengan menguasai bahasa inggris aktif akan mempermudah tahapan ini.

Isi wawancara seperti pengenalan diri, pertanyaan seputar prestasi, kegiatan kampus dan lain sebagainya. Jawablah dengan jujur dan percaya diri dan jangan lupa untuk berpakaian rapi dan memakai sepatu pantoefl. Hal lainnya yang penting adalah sopan santun sehingga teman-teman bisa meninggalkan impresi yang baik kepada pewawancara.

Tes Psikotes dan Wawancara dengan Psikolog

Setelah melewati tahapan ini, pihak Pertamina menghubungi saya melalui telepon serta email untuk tes berikutnya yaitu tes psikolog plus wawancara kembali dengan psikolog dengan lokasinya di PPM Manajemen. Saya telah memperkirakan bahwa tes ini akan berlangsung cukup lama sehingga saya sarapan terlebih dahulu plus membawa roti dan minuman untuk jaga-jaga.

Baca Juga : Wow! Gaji Management Trainee Per Bulan 2020 Sebesar Ini!

Selain itu jangan lupa mempersiapkan pulpen, pensil HB dan 2B, penghapus, tipe ex, papan ujian, serta undangan tes dari email. Kalaupun teman-teman lupa nanti akan banyak pedagang alat tulis di lokasi. Namun, lebih baik melakukan persiapan dengan baik bukan?.

Tes psikolog ini cukup panjang karena dilakukan dari jam 8 sampai 13.00. Rangkaian tes terdiri dari DISC personality, wartegg test, tes koran, menggambar pohon, orang dan lainnya. Setiap sesi tes diberikan sedikit waktu istirahat untuk minum ataupun ke kamar kecil. Jadi, manfaatkanlah waktu tersebut sebaik mungkin. Hasil tes ini akan muncul setelah tes berlangsung dan bagi yang lulus harus mengikuti wawancara dengan psikolog yang berfungsi untuk mengecek kesesuaian jawaban dengan personaliti masing-masing. Karenanya, isilah DISC personality dengan jujur.

User Interview

 

Untungnya saya melewati bagian ini dengan baik dan memperoleh undangan untuk mengikuti tes berikutnya yaitu interview user. Saya tidak lupa untuk mencetak undangan, SKCK, SKBN  dan mempersiapkan pakaian serta sepatu formal untuk wawancara tersebut. Selain itu saya mencari tahu tentang Pertamina dari berita, isu terbaru saat ini serta memperkirakan pertanyaan serta jawabannya nanti.

Keesokan harinya saya datang ke Kantor Pertamina di Jakarta dan memulai wawancara pada jam 9.15. Saya terkejut karena yang mewawancarai ada 3 orang yang terdiri dari petinggi-petinggi Pertamina. Namun, proses wawancara justru lebih santai dari initial interview dan pertanyaan banyak diberikan terkait pribadi seperti kesukaan, kegiatan kuliah, organisasi dan rencana di masa depan. Akan tetapi, beberapa pertanyaan bersifat analisis serta pendapat terhadap suatu kasus sehingga saya harus memikirkannya dengan matang.

Tes Kebugaran dan Kesehatan

Namun, setelah melewati proses ini dan menunggu sampai satu bulanan saya memperoleh notifikasi bahwa saya tidak lolos untuk mengikuti tahapan selanjutnya. Sedih sih, tapi mau bagaimana lagi. Namun, teman-teman perlu tahu setelah tahapan wawancara masih ada tes fisik dan kebugaran yang cukup menguras waktu.

Informasi ini saya peroleh dari teman yang lolos sampai tahap terakhir. Sebelum tes teman-teman harus puasa minimal 10 jam sebelumnya. Kemudian ketika tes kesehatan di salah satu lab di kota domisili masing-masing akan dilakukan pemeriksaan (medical check-up) seperti tekanan darah, kolesterol dan lainnya. Selain itu akan dilakukan rontgen untuk memeriksa organ dalam apakah normal atau tidak. Setelah itu masih ada tes kebugaran berupa mengelilingi lapangan sebanyak 6 kali dalam waktu kurang dari 12 menit.

Jika telah melewati tahapan ini dan teman-teman dinyatakan lulus, maka SELAMAT. Teman-teman telah resmi menjadi pegawai Pertamina. Itulah rangkaian proses rekrutmen Pertamina yang saya alami walaupun tidak lolos pada wawancara user. Namun, hal ini justru membuat saya menjadi lebih bersemangat untuk mengikuti tesnya lagi di tahun yang akan datang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *