Pengalaman ikut Yoga dan Pilates, Ini Kesan Pertamaku!

Pertama kali ikut yoga dan pilates, kesannya gimana?

Beneran deh, bagi yang tidak terbiasa olahraga rutin seperti saya sebaiknya hati-hati yaa..Berdasarkan pengalaman saya, waktu itu ambil kelas yoga dan pilates karena diajak teman. Setelah cari info sana sini di internet mengenai yoga dan pilates, sayapun setuju.

Kelihatannya gampang banget, dan saya pikir tidak akan terlalu capek. Dibandingkan dengan jogging atau olahraga lainnya, dan saya juga orangnya males olahraga, jadi saya pikir okelah ikut.

Nah, berangkatlah saya ke salah satu pusat gym di Yogyakarta, karena baru pertama kali datang sama mbaknya di sana ditawarin buat member. Pas banget waktu itu ada promo harga member Rp 180.000 untuk dua bulan.

Pengalaman ikut Yoga dan Pilates, Ini Kesan Pertamaku!

Pengalaman ikut Yoga dan Pilates, Ini Kesan Pertamaku!

Baca Juga : Pengalaman 5 Cara Ampuh Meninggikan Badan, Tinggi itu Keren!

Lumayan kaan..kalau mau ikut kelas yoga & pilates, khusus member bayarnya Rp 15.000, kalau bukan member Rp 30.000. Di sana kelas yoga dna pilatesnya dua kali seminggu. Kelas sore di hari Selasa (17.00-18.00wib) dan pagi hari di Rabu (08.00-09.00).

Pertama kali ikut yang kelas sore, nah sama mbaknya diarahkan buat pemanasan dulu pake treadmill dan lain-lain. Soalnya ruangannya masih dipake buat aero fun yang belom selesai kelasnya.

Sama mbaknya diarahin juga, kalau yoga dan pilates pakai baju yang nyaman, jangan terlalu ketat juga biar bisa nafas katanya. Nanti sepatu di lepas soalnya pake matras yoga. Nah, matras yoga nggak bawa nggak apa-apa, soalnya udah disediakan di sana.

Pelaksanaan yoga dan pilates, sama seperti kelas olahraga lainnya. Ada pemanasan, inti dan pendinginan. Nah, yang menarik bagi saya adalah semua pergerakannya seputar peregangan.

Jadi bagi yang tidak terbiasa, awalnya memang agak susah. Tapi nggak usah khawatir, soalnya dibantuin sama instrukturnya. Awal dulu rasanya sakit banget, soalnya semua anggota tubuh bener-bener ditarik. Jadi rasanya luar biasa sekali..hehheee..

Baca Juga : Bagiaman Rasanya Melahirkan Anak Pertama Secara Normal? Ini Pengalamanku

 

1. Pemanasan Yoga & Pilates

Saat pemanasan, dimulai dengan meregangkan tangan dan separuh badan kita ke depan. Gerakannya pelan tapi pasti, pasti berasa sakitnya di badan, heheee…

Pemanasan ini sekitar 15menit, tapi beneran deh, menurut saya itu lama rasanya. Nah, kalau yang tidak terbiasa, di 15menit pertama sudah mulai pusing-pusing. Seperti yang saya alami, saya atasi dengan minum air putih waktu itu. Soalnya saya pikir itu akibat dehidrasi.

2. Inti Yoga & Pilates

Saat inti, nggak ada gerakan yang super cepat seperti misalnya di aerobik atau zumba dan sejenisnya. Gerakannya tetap pelan, dan semakin banyak bagian tubuh kita dilatih buat nahan beratnya tubuh kita sendiri.

Sebenernya tubuh kita itu elastis banget, soalnya mampu melakukan gerakan apa saja. Jadi jangan heran yaa kalau lihat ada penari badannya lentur banget. Kita juga bisa melakukannya,kalau mau pastinya.

Nah, pas fokus gerakan inti, saya yang tadinya pusing-pusing sudah mulai mual-mual. Rasanya tubuh dipaksa gerak, dan karena tidak terbiasa, maka keluarlah racun-racun di tubuh, makanya berasa pusing dan mual. Bahkan ada yang sampai muntah loh waktu itu, parah kan yaa kalau tidak pernah olahraga. Olahraga dikit langsung muntah-muntah..heheee..

Baca Juga : Pengalaman Melahirkan Normal dengan BPJS, Baca Ceritaku!

Nah, ada sedikit tips dari instruktur kelas yoga dan pilates waktu itu. Jadi kalau kita mulai pusing-pusing, apalagi sudag mulai mual, sebaiknya berhenti sejenak.

Biarkan tubuh kita bereaksi mengeluarkan semua racun yang ada. Kurang lima menit untuk menetralkan tubuh kita. Tarik nafas panjang, dan keluarkan secara perlahan-lahan agar otak merespon dengan baik.

3. Pendinginan Yoga & Pilates

Saat pendinginan, keadaan tubuh saya sudah mulai bisa beradaptasi dengan yoga dan pilates. Terbukti setiap gerakan yang diinstruksikan lebih nyaman dilakukan.

Di sesi terakhir ini, ada sesi seperti perenungan koreksi diri. Kata-kata positif dipatenkan dalam kepala dan dalam hati. Kita mengucapkan terima kasih kepada tubuh kita, terima kasih karena masih mampu mendampingi keinginan-keinginan menghadapi dunia.

Kemudian, kita juga diberi waktu sekitar sepuluh menit untu berdiam sejenak. Memikirkan kembali hal-hal positif yang terjadi hari ini. Selain itu juga menanamkan ke benak kita untuk menghindari hal-hal negatif. Dan yang paling penting, perasaan bersyukur, dan menerima diri kita apa adanya.

Setelah dinyatakan selesai, perasaan yang dirasakan memang berbeda. Capek? Iya, sudah pasti. Karena ternyata yoga dan pilates ini memakan lebih banyak energi dibanding olahraga lainnya.

Tetapi energi positif yang didapatkan setelahnya, membuat kita lebih nyaman berinteraksi dengan tubuh kita. Terkadang, bagi sebagian orang yang belum mampu menerima bentuk fisiknya sendiri menjadikan beban mental tertentu. Nah, yoga dan pilates ini membantu kita menerima tubuh kita apa adanya.

Di dalam tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang sehat. Semboyan terkenal ini memang benar adanya. Kenyataannya, apabila kita merasakan sakit di tubuh kita, kemampuan jiwa kita juga melemah.

Nah, bagi yang ingin fisik dan jiwanya tetap sehat dan seimbang, tidak ada salahnya mencoba ikut kelas yoga dan pilates. Selain menjadikan fisik dan jiwa kita lebih sehat, kita juga mampu membangun relasi baru di antara teman-teman di kelas tersebut.

Nah, begitulah pengalaman pertama saya mengikuti kelas yoga dan pilates. Walaupun capek, tapi bikin nagih looh.. ada yang tertarik mulai olahraga juga? Mulai dari sekarang yuuk…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *