3 Cara Gestun Traveloka Paylater ke Rekening atau DANA

Belakangan, jasa gestun atau gesek tunai untuk akun Paylater semakin marak ditawarkan. Bukan hanya limit kartu kredit, beberapa orang juga mulai menyiasati akun belanja dan pinjaman online untuk ditarik tunai.

Mulai dari gestun Shopee Paylater, AkuLaku, Kredivo, sampai gestun Traveloka Paylater juga menjadi ‘sasaran’ pemilik akun yang bekerja sama dengan jasa gestun.

Umumnya, beberapa jasa gestun menawarkan upaya pencairan limit Paylater dengan menerapkan sistem komisi. Dalam nominal minimal gestun tertentu yang ditetapkan, ada fee sekitar 1-10% yang dibebankan pemilik akun Paylater sebagai bentuk pembayaran jasa tersebut.

Namun, untuk nominal yang cukup besar, biasanya pemilik jasa akan meminta fee yang lebih sedikit tergantung hasil negosiasi.

Apa itu Gestun Traveloka Paylater?

Sebelum membahas tentang gestun dan jasa gestun yang banyak ditawarkan secara online, ada baiknya jika Anda mengetahui apa itu Paylater Traveloka lebih dulu.

Hampir sama dengan produk pinjaman pada umumnya, Traveloka yang dikenal sebagai situs yang menyediakan jasa pembelian tiket hingga booking hotel ini juga memiliki layanan Paylater.

Singkatnya, Traveloka Paylater adalah pinjaman online yang diberikan untuk memudahkan Anda saat akan membeli produk dari Traveloka, mulai dari tiket pesawat, tiket kereta api, booking hotel, dan produk wisata atau travel lainnya dengan pembayaran secara kredit.

Limit yang ditawarkan juga terbilang cukup menggiurkan, dimana Anda bisa mendapat pinjaman hingga Rp 50 juta untuk membeli produk Traveloka. Seperti aturan dalam sistem kredit, ada tenor yang bisa Anda pilih dengan bunga rendah, yaitu 1 sampai 12 bulan.

Beralih ke gesek tunai atau lebih populer dikenal dengan istilah gestun, aktivitas ini berkaitan dengan upaya pencairan limit kredit menjadi uang tunai.

Cara kerjanya sendiri terbilang penuh siasat karena pemilik pinjaman dibuat seolah melakukan pembelian barang atau jasa tetapi justru menerima uang tunai dengan membayar fee dalam jumlah tertentu kepada penyedia jasa gestun.

Jika diterapkan pada Paylater, proses gestun dilakukan sebagai upaya mencairkan limit dana Paylater menjadi uang tunai dengan mengatasnamakan pembelian produk tertentu. Umumnya, pencairan tersebut nantinya akan masuk ke saldo rekening atau e-wallet hingga dapat diuangkan.

Apakah Bisa Melakukan Gestun Traveloka Paylater Sendiri?

Jika Anda penasaran dengan legalitas gestun dan gestun Paylater, maka jawabannya tidak ada. Dalam hal ini, pihak OJK atau Otoritas Jasa Keuangan sudah melarang dan mengklaim jika upaya pencairan limit pinjaman online dianggap sebagai tindakan ilegal.

Baca juga:  Cara Top Up DANA Pakai Akulaku Paylater di Bukalapak

Bahkan pihak Traveloka sendiri juga tidak menyarankan gestun Traveloka Paylater karena esensinya pinjaman ini hanya diberikan untuk melakukan pembelian produk di Traveloka.

Namun, langkah untuk menyiasati pencairan limit Paylater justru semakin banyak terjadi. Hingga saat ini, penawaran jasa gestun banyak muncul melalui platform online dan akun media sosial, termasuk untuk gestun Traveloka Paylater.

Baca juga: Cara Menaikkan Limit Traveloka Paylater

Cara Gestun Traveloka Paylater lewat Voucher

Untuk melakukan pencairan limit Traveloka Paylater, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Selain melalui Traveloka, bantuan dari aplikasi lain seperti Blibli, Shopee, OVO, dan Gojek, cara gestun lewat voucher bisa Anda coba. Berikut langkah-langkah yang bisa Anda ikuti dengan aman, 

Gestun Traveloka Paylater
  1. Buka aplikasi Traveloka dan akses menu Paylater, kemudian klik limit belanja di luar Traveloka.
  2. Masuk ke opsi virtual number dan ajukan verifikasi dengan mengirimkan kode verifikasi via SMS ke nomor yang terdaftar di Traveloka.
  3. Setelah verifikasi berhasil, catat informasi kartu yang muncul, seperti nomor virtual, CVV, dan tanggal valid kartu yang hanya berlaku selama 15 menit.
  4. Buka aplikasi Blibli dan cari “Ultra Voucher”, pilih produk “Ultra Voucher Digital Code”.
  5. Sesuaikan nominal voucher dengan limit Paylater yang ingin Anda cairkan.
  6. Pilih metode pembayaran Kartu Debit/Kredit, lalu tambahkan kartu baru dengan memasukkan nomor virtual, nama, tanggal, dan CVV.
  7. Lakukan pembayaran dan periksa notifikasi pembelian. Cek status voucher di “Daftar Pembelian” di aplikasi UltraVoucher.
  8. Buka aplikasi UltraVoucher dan cek saldo di menu Ultra Value setelah mendapat notifikasi saldo masuk.
  9. Pilih opsi “E-Money” dan masuk ke halaman top up E-Money. Masukkan nominal saldo yang ingin dicairkan, konfirmasi pembelian, dan pilih pembayaran “Ultra Value”.
  10. Setelah pembelian berhasil, cek saldo di aplikasi DANA, lalu buka aplikasi DANA, login, dan transfer saldo ke rekening bank Anda menggunakan opsi transfer yang tersedia.

Cara Gestun Traveloka Paylater dengan Jual Beli Tiket

Dibanding cara sebelumnya yang cukup panjang, cara ini terbilang lebih aman dan legal, yaitu gestun Traveloka Paylater melalui pembelian produk Traveloka.

Anda bisa memanfaatkan cara jual beli tiket melalui Traveloka kepada orang lain. Meski tidak bisa cepat laku, tetapi cara ini dijamin legalitasnya. 

  1. Tawarkan jasa penjualan tiket Traveloka kepada orang lain, seperti teman, rekan, atau keluarga. Tarifnya bisa Anda sesuaikan dengan harga di aplikasi tanpa harus membuat selisih untuk mencari keuntungan
  2. Saat proses negosiasi jual beli terlaksana, Anda bisa langsung memesan tiket dengan limit Traveloka Paylater
  3. Transaksi selesai dan Anda akan mendapatkan uang, baik tunai maupun transfer, dari pemesan tiket.
Baca juga:  Cara Gestun Home Credit Sendiri ke Rekening Tanpa Jasa

Cara Gestun Traveloka Paylater melalui Jasa Gestun

Jika tidak ingin kesulitan atau merasa repot untuk mengikuti langkah-langkah pencairan limit Traveloka Paylater dengan dua cara diatas, maka Anda bisa menggunakan jasa gestun.

Anda bisa mencari penyedia jasa gestun Paylater di website atau media sosial dengan kata kunci pencarian “Jasa Gestun Paylater”.

Namun, langkah mudah ini bukannya tanpa risiko sebab cukup banyak juga modus penipuan berkedok penyedia jasa gestun.

Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengetahui ciri-ciri penyedia jasa gestun terpercaya untuk menghindari jebakan penipuan dengan mewaspadai hal-hal berikut ini.

  • Hindari penawaran jasa gestun yang cepat
  • Abaikan penyedia jasa gestun online yang meminta data pribadi
  • Jangan tergiur dengan cashback
  • Waspadai fee yang rendah untuk pencairan limit Paylater dengan nominal besar
  • Pastikan untuk mengecek testimoni.

Dengan mengetahui informasi lengkap tentang gestun Traveloka Paylater di atas, Anda akan semakin paham dengan seluk beluk pencairan limit Paylater.

Mulai dari pemahaman arti, risiko, sampai cara pencairan yang bisa dilakukan secara mandiri lewat voucher dan jual beli tiket, maupun lewat penyedia jasa gestun.

Risiko Gestun Traveloka Paylater

Larangan untuk melakukan gestun Traveloka Paylater bukan hanya berkaitan dengan tidak adanya legalitas dari OJK, tetapi juga adanya risiko negatif yang mungkin akan diterima apabila melakukan upaya gestun.

Berikut ini beberapa risiko dari gesek tunai, termasuk risiko gestun Traveloka Paylater yang mengintai pemilik akun Paylater.

1. Terjerat Kasus Pelanggaran Hukum 

Seperti yang sempat disinggung sebelumnya, upaya gestun merupakan bentuk pelanggaran hukum karena tidak sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.11/11/PBI/2009 yang telah diubah menjadi PBI No.14/2/2012 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK).

Praktik menggesek tunai akun Paylater adalah bentuk upaya pencairan dana tunai tanpa izin tertulis dengan lembaga keuangan atau penyedia kredit.

Tentu saja hal ini membuat transaksi yang berkaitan dengan gestun, baik secara mandiri maupun melalui penyedia jasa gestun, sebagai tindakan ilegal.

Dampaknya, Anda mungkin saja akan tersandung masalah hukum yang serius karena terbukti telah melakukan tindakan ilegal dan melanggar hukum berdasar peraturan perbankan yang diterbitkan bank Indonesia tadi.

2. Potensi Data Pribadi Disalahgunakan

Bukan hanya terjebak pelanggaran hukum, ada risiko berupa potensi penyalahgunaan data pribadi milik Anda akibat menggunakan jasa gestun.

Baca juga:  Daftar Leasing Tanpa BI Checking

Pasalnya, penyedia jasa gestun memang akan meminta sejumlah data untuk mencairkan limit Paylater Anda.

Meski beberapa penyedia jasa gestun mengklaim jika usahanya aman dan bukan upaya penipuan, tetapi risiko penyalahgunaan data pribadi tetap ada. Dalam hal ini ada kemungkinan Anda akan menghadapi masalah privasi yang cukup serius.

3. Limit Paylater Diblokir

Saat terlibat upaya pencairan limit dana Paylater, kemungkinan besar Anda akan mendapat tindakan tegas dari penyedia layanan Paylater.

Langkah ilegal yang dilakukan tersebut bisa berakibat pada pembatasan atau bahkan pemblokiran limit Paylater milik Anda. Imbasnya, Anda mungkin tidak akan bisa memanfaatkan keuntungan dari layanan Paylater.

4. Tagihan Membengkak

Tidak menutup kemungkinan jika tagihan Paylater Anda akan membengkak jika terus melakukan gestun. Anda memang akan mendapat dana segar setelah pencairan limit Paylater berhasil dilakukan. Namun, bukan berarti tagihan Paylater Anda menjadi lunas begitu saja.

Pencairan dana tunai tidak serta merta menutup tagihan Anda. Bahkan bisa saja tagihan Paylater Anda malah semakin membengkak saat pencairan tunai tidak dibarengi dengan pembayaran tagihan secara rutin. 

Belum lagi jika anda telat bayar Traveloka Paylater lengkap dengan bunga yang dibebankan berpotensi menimbulkan denda.

Bukannya untung karena bisa menarik uang tunai dari akun Paylater, Anda justru akan terbebani dengan tagihan yang menumpuk akibat keterlambatan pembayaran.

5. Skor Kredit Buruk

Permohonan pinjaman, baik secara konvensional di bank maupun pembuatan akun Paylater yang semakin populer, akan berdampak pada skor kredit Anda. Jika berhasil mendapat pinjaman dan melakukan pembayaran tanpa keterlambatan, skor kredit Anda akan terus positif.

Sebaliknya, jika Anda mendapat denda akibat terlambat membayar tagihan, skor kredit akan memburuk, termasuk saat gagal membayar tagihan Paylater pasca melakukan gestun.

Dampak dari memburuknya skor kredit ini akan membuat kredibilitas Anda menurun dan berpotensi mendapat kesulitan saat pengajuan kredit atau pinjaman di masa depan.

Sebagai tambahan, penting untuk tetap mempertimbangkan baik buruknya penggunaan gestun Traveloka Paylater terlebih dahulu sebelum melakukan pencairan limit.

Jangan sampai Anda hanya tergiur dengan uang tunai yang bisa dicairkan tanpa memperhatikan pembayaran tagihan yang menjadi kewajiban rutin Anda.

Bagikan:

Tinggalkan komentar